JAKARTA – Era baru MotoGP 2027 semakin dekat dan mulai memicu pergerakan besar di bursa pembalap. Sejumlah tim pabrikan sudah mulai menyiapkan strategi menghadapi perubahan regulasi yang akan mengubah wajah persaingan di kelas premier.
Musim MotoGP 2027 diprediksi menjadi salah satu periode paling revolusioner dalam sejarah kejuaraan dunia balap motor tersebut. Selain perubahan teknis besar, hampir seluruh kursi pembalap juga belum terkunci sehingga memicu persaingan sengit dalam perekrutan rider.
Salah satu nama yang paling banyak dibicarakan adalah Pedro Acosta. Pembalap muda berbakat dari KTM itu disebut menjadi target hampir semua tim pabrikan menjelang era baru MotoGP.
Regulasi Baru MotoGP 2027
Perubahan paling signifikan pada MotoGP 2027 adalah penurunan kapasitas mesin dari 1000 cc menjadi 850 cc. Regulasi ini diharapkan mampu menciptakan balapan yang lebih kompetitif sekaligus meningkatkan keamanan para pembalap.
Selain itu, regulasi baru juga melarang penggunaan suspensi yang dapat disesuaikan secara elektronik. Perangkat aerodinamika pada motor juga akan disederhanakan.
Perubahan tersebut diyakini akan memengaruhi strategi teknis tim sekaligus komposisi pembalap yang dipilih oleh setiap pabrikan.
Dengan teknologi yang berbeda dari era sebelumnya, banyak tim ingin merekrut pembalap yang dinilai mampu beradaptasi dengan cepat terhadap karakter motor baru.
Hanya Dua Pembalap Sudah Punya Kontrak
Hingga saat ini, hanya dua pembalap yang sudah dipastikan memiliki kontrak untuk MotoGP 2027.
Yang pertama adalah Toprak Razgatlioglu, juara dunia World Superbike yang akan melakukan debut di MotoGP bersama Yamaha.
Kehadiran pembalap asal Turki tersebut dipandang sebagai bagian penting dari strategi Yamaha dalam menghadapi era mesin 850 cc.
Sementara itu, Johann Zarco juga dipastikan tetap bersama Honda hingga musim 2027. Pembalap asal Prancis tersebut dianggap sebagai sosok berpengalaman yang mampu memberikan stabilitas bagi tim di tengah perubahan besar yang terjadi.
Selain dua nama tersebut, sekitar 20 pembalap lain masih harus menegosiasikan kontrak baru mereka untuk musim mendatang.
Pedro Acosta Jadi Rebutan
Di tengah ketidakpastian tersebut, nama Pedro Acosta muncul sebagai salah satu pembalap paling diminati dalam bursa pembalap MotoGP.
Pembalap Red Bull KTM tersebut tampil impresif di MotoGP dan saat ini berada di posisi lima klasemen sementara musim 2025.
Acosta bahkan hanya terpaut beberapa poin dari para pembalap papan atas seperti Francesco Bagnaia dan Marco Bezzecchi.
Dengan sisa dua seri pada musim tersebut, Acosta masih memiliki peluang secara matematis untuk menembus posisi tiga besar klasemen.
Performa inilah yang membuat banyak tim pabrikan tertarik untuk merekrutnya.
VR46 Ingin Rekrut Acosta
Ketertarikan terhadap Acosta juga datang dari tim VR46 Racing. Direktur tim, Uccio Salucci, secara terbuka mengakui bahwa pihaknya ingin mendatangkan pembalap muda asal Spanyol tersebut.
“Tentu saja kami menginginkannya, tapi itu tidak akan mudah. Kami punya satu kursi kosong untuk 2027 dan akan melakukan segala cara untuk mendapatkannya,” ujar Salucci.
Namun ia juga menyadari bahwa persaingan mendapatkan Acosta akan sangat ketat karena hampir semua tim pabrikan juga tertarik merekrutnya.
Menurut Salucci, Ducati maupun Aprilia bisa saja memberikan tawaran kepada Acosta.
Evolusi Tim VR46
Tim VR46 awalnya dikenal sebagai tim yang memberi kesempatan kepada pembalap muda Italia dari akademi milik Valentino Rossi.
Namun seiring waktu, tim tersebut berkembang menjadi salah satu kekuatan kompetitif di MotoGP.
Salucci menjelaskan bahwa strategi tim kini semakin terbuka terhadap pembalap dari luar akademi.
“Saat ini kami hanya memiliki sedikit pembalap muda di akademi. Jadi wajar jika sebagai tim kami juga melihat pembalap dari luar,” jelasnya.
Ia juga mencontohkan Fabio Di Giannantonio yang bukan berasal dari VR46 Academy namun tetap mampu berkontribusi besar bagi tim.
Bursa Pembalap Diprediksi Semakin Panas
Dengan banyaknya kursi pembalap yang masih terbuka, MotoGP 2027 diprediksi akan menghadirkan salah satu bursa transfer paling menarik dalam sejarah MotoGP.
Perubahan regulasi teknis serta munculnya talenta muda seperti Pedro Acosta membuat banyak tim berlomba-lomba menyusun line-up terbaik mereka.
Dalam beberapa bulan ke depan, pengumuman kontrak pembalap diperkirakan akan terus bermunculan dan berpotensi mengubah peta kekuatan MotoGP di era baru 850 cc.
Baca Juga: Puluhan Dapur MBG di Kabupaten Blitar Berhenti Operasi Sementara, Satgas Ungkap Penyebabnya
Editor : Anggi Septian A.P.