Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Kabar Persebaya: Mengkhayal Dream Team Bajul Ijo! Formasi Ngeri Andai Rizky Ridho hingga David da Silva Masih Berseragam Hijau

Oksania Difa Ilmada • Senin, 16 Maret 2026 | 12:00 WIB
Ngeri! Simak kabar Persebaya tentang formasi Dream Team andai David da Silva, Marselino, hingga Rizky Ridho tetap di Bajul Ijo. Skuad juara!
Ngeri! Simak kabar Persebaya tentang formasi Dream Team andai David da Silva, Marselino, hingga Rizky Ridho tetap di Bajul Ijo. Skuad juara!

BLITAR – Sebuah kalimat belakangan ini sering muncul dan memicu diskusi hangat di kalangan pecinta sepak bola nasional, terutama bagi para pendukung setia Persebaya Surabaya: "Dream Team Bajul Ijo". Kabar Persebaya kali ini membawa kita pada sebuah skenario imajiner yang cukup menggetarkan. Pernahkah Anda membayangkan bagaimana jadinya jika semua pemain terbaik yang pernah bersinar bersama Persebaya tidak pernah meninggalkan klub dan tetap berkembang bersama hingga saat ini?

Jika skenario itu benar-benar terjadi, Persebaya Surabaya dipastikan akan memiliki salah satu tim paling menakutkan di Liga Indonesia. Sebuah tim yang tidak hanya kuat secara individu, tetapi benar-benar komplit dari lini belakang hingga ujung tombak. Visual formasi yang beredar di media sosial belakangan ini menjadi bukti bahwa perpaduan pengalaman, kreativitas, dan ketajaman para mantan pilar Persebaya adalah komposisi maut yang bisa membuat lawan tertekan bahkan sebelum peluit kick-off dibunyikan.

Baca Juga: Rumor Pelatih Liga 1 Memanas! Joel Cornelli Masuk Radar Madura United FC, Aremania Malah Minta Kembali ke Arema FC

Fondasi Kokoh di Bawah Mistar Gawang

Setiap tim besar selalu dimulai dari penjaga gawang yang tangguh. Dalam formasi Dream Team Bajul Ijo ini, posisi penjaga gawang jelas menjadi milik Ernando Ari. Nama Ernando bukan hanya menjadi andalan Persebaya, tetapi juga pilar utama Timnas Indonesia.

 Dengan refleks yang sangat cepat dan keberanian dalam duel satu lawan satu, kehadiran Ernando di bawah mistar memberikan rasa aman yang luar biasa bagi lini belakang. Ia bukan sekadar kiper, melainkan sosok yang mampu memberikan kepercayaan diri bagi seluruh rekan setimnya.

Baca Juga: Rumor Transfer Liga 1 Memanas! Berlian Persebaya Surabaya Kirim Dua Kode ke Persib Bandung, Bonek Ikhlas atau Malah Kaget?

Duet Tembok Kokoh: Rizky Ridho dan Hansamu Yama

Di depan Ernando Ari, terdapat dua bek tengah yang kualitasnya sudah tidak perlu diragukan lagi. Bayangkan duet antara Rizky Ridho dan Hansamu Yama berdiri kokoh menjaga jantung pertahanan. Rizky Ridho dikenal sebagai bek muda terbaik dengan kemampuan membaca permainan yang sangat klinis dan distribusi bola yang rapi.

Sementara itu, Hansamu Yama membawa kekuatan fisik dan keunggulan duel udara yang luar biasa. Kombinasi ketenangan Ridho dan kedisiplinan Hansamu akan menciptakan tembok pertahanan yang hampir mustahil untuk ditembus oleh penyerang mana pun di liga.

Baca Juga: Gerbong Mutasi Kantor Pertanahan Kabupaten Blitar Bergerak, Sosok Berdedikasi Pamit Pindah Tugas Demi Amanah Baru

Bek Sayap Modern yang Agresif

Sepak bola modern menuntut peran bek sayap yang aktif, dan formasi impian ini memiliki Alta Ballah serta Arif Catur Pamungkas di sisi kanan dan kiri. Alta Ballah dikenal dengan stamina luar biasa yang mampu membantu serangan tanpa melupakan tugas bertahan.

 Di sisi lain, Arif Catur yang dikenal disiplin dan solid memberikan keseimbangan transisi yang sempurna. Kehadiran kedua pemain ini membuat sisi lapangan Persebaya selalu hidup dan penuh opsi serangan overlapping yang mematikan.

Baca Juga: Masyarakat Ringinrejo Bersiap! Skema Reforma Agraria Bank Tanah Blitar Mulai Disosialisasikan, Targetkan Keadilan Akses Lahan

Lini Tengah: Energi Ricky Kambuaya dan Visi Ze Valente

Kekuatan berikutnya datang dari lini tengah yang mengendalikan ritme permainan. Ricky Kambuaya hadir sebagai gelandang box-to-box dengan energi melimpah yang mampu memutus serangan lawan sekaligus menjadi ancaman lewat tendangan jarak jauhnya. Untuk urusan kreativitas, sosok Ze Valente menjadi dirigen yang sempurna.

Gelandang asal Portugal ini memiliki visi bermain tajam dan umpan-umpan akurat yang mampu membuka ruang sempit, menjadikannya sangat berbahaya terutama dalam situasi bola mati.

Baca Juga: Gebrakan Baru! Reforma Agraria Kabupaten Blitar Sasar Lahan Bank Tanah, Begini Skema Redistribusi untuk Kesejahteraan Warga

Motor Kreativitas Marselino Ferdinan dan Sayap Mematikan

Di depan para gelandang, ada satu talenta muda terbaik yang menjadi motor serangan: Marselino Ferdinan. Kreativitas tinggi dan kemampuannya mencetak gol dari lini kedua membuat serangan Persebaya jauh lebih variatif.

Ancaman ini semakin nyata dengan kehadiran Bruno Moreira di sayap kanan yang lincah, serta Taisei Marukawa di sayap kiri dalam performa terbaiknya. Kombinasi Bruno dan Marukawa akan menciptakan tekanan konstan yang menjadi mimpi buruk bagi bek lawan.

Baca Juga: Gandeng Kejari, Kantor Pertanahan Kabupaten Blitar Perkuat Benteng Hukum Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara

David da Silva: Sang Predator di Kotak Penalti

Semua peluang yang tercipta tentu membutuhkan eksekutor yang mematikan, dan posisi itu mutlak milik David da Silva. Sebagai striker yang sudah terbukti menjadi predator paling haus gol di Liga Indonesia, David memiliki insting posisi yang luar biasa.

Dengan dukungan pelayan sekelas Marukawa, Bruno, dan Marselino, bukan hal yang mustahil bagi David da Silva untuk mencetak lebih dari 30 gol dalam satu musim kompetisi.

Baca Juga: Veda Ega Pratama Cetak Sejarah di Mugello! Pembalap Muda Indonesia Menang Race Red Bull Rookies Cup 2025 di Italia

Kabar Persebaya mengenai skuad impian ini memang masih sebatas gambaran di atas kertas. Dalam dunia sepak bola modern, perpindahan pemain adalah hal yang tidak bisa dihindari. Namun, bayangan tentang Dream Team ini menjadi pengingat bagi Bonek dan Bonita bahwa Persebaya adalah kawah candradimuka bagi pemain-pemain hebat. Jika pilar-pilar ini masih bersatu, mungkin Bajul Ijo benar-benar akan menjadi kekuatan yang tak tergoyahkan di tanah air. (*)

Persebaya Surabaya, David da Silva, Marselino Ferdinan, Rizky Ridho, Bonek.

Editor : Oksania Difa Ilmada
#david da silva #bonek #Marselino Ferdinan #persebaya #persebaya surabaya