BLITAR - Persaingan memperebutkan takhta tertinggi sepak bola tanah air semakin memanas memasuki pekan ke-25. Berdasarkan hasil pertandingan terbaru yang berlangsung pada Minggu (15/3), perubahan signifikan terjadi pada tabel Klasemen Liga 1 Super League 2026. Persib Bandung sukses mempertahankan posisi puncak setelah melakoni laga sengit melawan rival terdekatnya.
Laga super big match antara Borneo FC Samarinda menjamu Persib Bandung berakhir dengan skor imbang 1-1. Hasil ini membuat Maung Bandung tetap bertengger di posisi pertama Klasemen Liga 1 Super League 2026 dengan koleksi 58 poin. Sementara itu, Borneo FC terus membayangi di urutan kedua dengan raihan 54 poin, terpaut empat angka dari sang pemuncak.
Di pertandingan lain, Persija Jakarta juga harus puas berbagi angka setelah ditahan imbang Dewa United FC dengan skor 1-1. Tambahan satu poin ini membuat Macan Kemayoran tertahan di peringkat ketiga dalam Klasemen Liga 1 Super League 2026 dengan total 52 poin. Persaingan di posisi tiga besar kian ketat mengingat selisih poin yang sangat tipis antar tim papan atas.
Dominasi Teja Paku Alam dan David Da Silva
Keberhasilan Persib Bandung memuncaki klasemen tidak lepas dari performa gemilang kiper mereka, Teja Paku Alam. Hingga saat ini, Teja tercatat sebagai pemilik clean sheet terbanyak dengan 15 kali pertandingan tanpa kebobolan dan persentase penyelamatan mencapai 70%. Di posisi kedua penjaga gawang terbaik, ada Mike Hopmer Mayer dari Bali United dengan 9 clean sheet.
Dari sisi produktivitas gol, bomber Malut United FC, David Da Silva, masih memimpin daftar top skor sementara dengan torehan 15 gol. Ia ditempel ketat oleh Maxwille Sauza (Persija Jakarta) dan Luanberto (Arema FC) yang masing-masing telah mengemas 14 gol. Ketajaman para striker ini menjadi ancaman serius bagi tim-tim yang sedang berjuang memperbaiki posisi di klasemen.
Ancaman Degradasi dan Persaingan Papan Bawah
Berbanding terbalik dengan papan atas, zona merah kini dihuni oleh tim-tim besar yang sedang dalam tren negatif. Madura United FC dan Semen Padang FC saat ini berada di posisi 16 dan 17 dengan poin yang sama, yakni 20 poin. Sementara itu, PSBS Biak masih terdampar di dasar klasemen sebagai juru kunci dengan koleksi 18 poin. Ketiga tim ini terancam turun kasta ke Liga 2 musim depan jika tidak segera meraih kemenangan di laga-laga sisa.
Papan tengah juga menunjukkan persaingan yang tidak kalah seru. Persebaya Surabaya berada di posisi ketujuh dengan 39 poin, disusul PSIM Yogyakarta di posisi kedelapan dengan 38 poin. PSIM bahkan mencatatkan pemain dengan operan terbanyak melalui Zalente yang membukukan 1.378 kali passing.
Jadwal Pekan ke-26: Duel Hidup Mati
Setelah berakhirnya pekan ke-25, Liga 1 Super League akan berlanjut ke pekan ke-26 yang dijadwalkan bergulir pada awal April mendatang. Laga pembuka akan menyuguhkan duel antara Arema FC melawan Malut United FC di Stadion Kanjuruhan pada Jumat (3/4).
Salah satu pertandingan yang paling dinanti adalah laga big match antara Semen Padang FC menjamu sang pemuncak klasemen, Persib Bandung, pada Minggu (5/4). Laga ini akan menjadi ujian berat bagi Persib untuk memperlebar jarak poin, sekaligus menjadi kesempatan bagi Semen Padang untuk keluar dari zona degradasi. Dengan tensi yang semakin tinggi, setiap poin di pekan mendatang akan sangat menentukan nasib tim-tim di klasemen akhir nanti.
Editor : Saifullah Muhammad Jafar