Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Update panas kabar Persebaya: Francisco Rivera & Bruno Moreira jadi pemain termahal, total nilai skuad elit tembus miliaran rupiah. Klik detailnya!

Oksania Difa Ilmada • Selasa, 17 Maret 2026 | 13:50 WIB
Update panas kabar Persebaya: Bernardo Tavares evaluasi total bek tengah, spekulasi pemain yang bakal dibuang mulai mencuat. Simak detailnya di sini!
Update panas kabar Persebaya: Bernardo Tavares evaluasi total bek tengah, spekulasi pemain yang bakal dibuang mulai mencuat. Simak detailnya di sini!

BLITAR - Awan mendung sedang menyelimuti tim kebanggaan warga Kota Pahlawan. Kekalahan telak 1-5 dari Borneo FC Samarinda di Stadion Segiri pekan lalu menjadi tamparan keras yang memicu gelombang evaluasi besar-besaran. Kabar Persebaya hari ini didominasi oleh sorotan tajam publik terhadap rapuhnya koordinasi lini pertahanan Bajul Ijo yang dianggap kehilangan kendali permainan, terutama setelah insiden bek tengah yang terpeleset hingga berujung gol keempat bagi lawan.

Pelatih Bernardo Tavares, meski terpukul dengan hasil tersebut, memilih untuk pasang badan bagi anak asuhnya. Arsitek asal Portugal itu menegaskan bahwa kekalahan memalukan di Super League tersebut adalah tanggung jawab kolektif. "Gol keempat memang terjadi karena kesalahan individu bek tengah kami terjatuh, tetapi kami kalah sebagai tim. Itu bukan hanya kesalahan satu pemain," tegas Tavares. Ia kini fokus menjaga mentalitas ruang ganti agar tetap positif menjelang laga krusial melawan Persita Tangerang di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT).

Kekalahan lima gol tersebut menjadi cermin retaknya komunikasi di sektor belakang yang dijaga Ernando Ari. Selama jeda kompetisi sekitar tiga minggu ini, tim pelatih Persebaya Surabaya bekerja ekstra keras untuk memperbaiki sinkronisasi antar pemain bertahan. Strategi perbaikan mencakup peningkatan koordinasi dan penyesuaian pola bertahan, terutama saat tim tetap memilih bermain ofensif sesuai karakter asli Green Force.

 

Baca Juga: Kisah Masa Kecil Marc Marquez yang Jarang Diketahui, Berawal dari Kota Kecil Cervera hingga Jadi Legenda MotoGP Dunia

Daftar Pemain Terancam Dibuang dan Spekulasi Bursa Transfer

Di tengah upaya bangkit dari keterpurukan, kabar Persebaya juga diramaikan dengan isu perombakan skuad menjelang berakhirnya kompetisi BRI Super League musim 2025-2026. Sejumlah nama kini mulai masuk dalam daftar evaluasi tim pelatih akibat minimnya kontribusi dan menit bermain. Statistik menunjukkan beberapa pemain hanya menjadi penghangat bangku cadangan hingga pekan ke-25, yang memicu spekulasi bahwa mereka akan segera didepak saat bursa transfer kembali dibuka.

Salah satu nama yang paling santer dibicarakan adalah pemain sayap berpengalaman, Octavianus Fernando. Pemain senior ini tercatat hampir selalu masuk daftar susunan pemain namun sangat jarang mendapatkan kesempatan merumput di lapangan hijau. Ketatnya persaingan di sektor sayap membuat kontribusinya musim ini dianggap tidak maksimal. Selain pemain senior, beberapa talenta muda juga terancam dipinjamkan atau dilepas demi penyegaran komposisi tim yang lebih efektif dan produktif.

Baca Juga: Marc Marquez Menggila di MotoGP 2025! Rentetan Kemenangan Beruntun Bikin Pembalap Ducati Ini Selangkah Lagi Raih Gelar Juara Dunia Ketujuh

Pagar Betis untuk Ernando Ari dan Comeback Rian Irianto

Isu yang tak kalah panas dalam kabar Persebaya adalah mengenai masa depan penjaga gawang utama, Ernando Ari. Meski gawangnya baru saja diberondong lima gol, Ernando tetap menjadi pilar tak tergantikan dengan catatan 82 penyelamatan dari 23 penampilan musim ini. Namun, kekhawatiran melanda Bonek Mania karena kontrak Ernando akan segera berakhir pada 31 Mei 2026. Jika manajemen tidak segera bergerak cepat "memagari" sang kiper, Persebaya berisiko kehilangan aset berharga yang kini kembali dipanggil memperkuat Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026.

Selain Ernando, kiper pelapis Andhika Ramadani juga akan habis kontrak pada Juni 2026. Kondisi ini menuntut manajemen untuk segera melakukan negosiasi kontrak baru agar kedalaman skuad di sektor vital tidak keropos. Kabar baiknya, Persebaya akan mendapatkan tambahan amunisi segar pada latihan perdana 23 Maret mendatang. Rachmat Irianto dipastikan comeback setelah menyelesaikan sanksi larangan bertanding. Kehadiran Rian diharapkan mampu menjadi solusi instan untuk menambal kebocoran di posisi bek tengah maupun gelandang bertahan.

Baca Juga: Feda Ega Pratama Siap Menggebrak Moto3 Brasil 2026, Usai Debut Sensasional di Thailand Pembalap Indonesia Ini Dijuluki “Roket Moto3”

Rapor Merah Bulan Ramadan dan Misi Bangkit di GBT

Persebaya Surabaya menjalani periode yang sangat sulit sepanjang bulan Ramadan ini. Dari empat laga yang dilakoni, Bajul Ijo hanya mampu mengais empat poin hasil dari satu kemenangan, satu hasil imbang, dan dua kekalahan menyakitkan. Rapor merah ini menjadi bahan diskusi hangat di kalangan pengamat sepak bola nasional, mengingat Persebaya seharusnya bisa bersaing di papan atas klasemen jika tampil konsisten.

Laga kontra Persita Tangerang nanti akan menjadi panggung pembuktian bagi skuad asuhan Bernardo Tavares. Dengan kembalinya pemain pilar dan evaluasi taktik yang mendalam, publik menanti apakah "kalkulator" denda dan kekalahan akan segera berhenti. Kemenangan di kandang sendiri menjadi harga mati bagi Green Force untuk mengembalikan kepercayaan diri pemain dan memuaskan dahaga kemenangan para suporter yang merindukan performa sangar sang juara di lapangan hijau. (*)

Editor : Oksania Difa Ilmada
#rachmat irianto #Super League #Bernando Tavares #persebaya #persebaya surabaya