Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Hasil Pertandingan Borneo FC vs Persib: Duel Super Big Match Berakhir Antiklimaks, Drama VAR dan Blunder Lini Tengah Jadi Sorotan!

Saifullah Muhammad Jafar • Selasa, 17 Maret 2026 | 13:15 WIB
Hasil Pertandingan Borneo FC vs Persib berakhir imbang 1-1. Gol Adam Alis dibalas penalti Peralta. Simak ulasan drama VAR dan save krusial Teja di sini!
Hasil Pertandingan Borneo FC vs Persib berakhir imbang 1-1. Gol Adam Alis dibalas penalti Peralta. Simak ulasan drama VAR dan save krusial Teja di sini!

BLITAR – Laga tunda pekan ke-21 Liga 1 2026 yang mempertemukan dua raksasa papan atas berakhir tanpa pemenang. Hasil Pertandingan Borneo FC vs Persib yang berlangsung sengit di Stadion Segiri ini ditutup dengan skor imbang 1-1. Meski berbagi angka, laga yang dijuluki duel Super Big Match ini menyisakan beragam kontroversi, mulai dari kepemimpinan wasit asing hingga drama teknologi VAR yang memicu perdebatan panjang di kalangan suporter.

Persib Bandung sebenarnya sempat unggul lebih dulu lewat gol emosional Adam Alis pada menit ke-13. Uniknya, gol perdana Adam Alis di kasta tertinggi musim ini justru dilesakkan ke gawang mantan timnya sendiri. Namun, keunggulan Maung Bandung sirna di babak kedua setelah tekanan bertubi-tubi dari tim tuan rumah membuahkan hasil. Hasil Pertandingan Borneo FC vs Persib akhirnya dipastikan lewat eksekusi penalti Mariano Peralta pada menit ke-80 setelah terjadi pelanggaran handsball di kotak terlarang.

Hasil imbang ini menjadi yang keempat bagi Persib musim ini dan ketiga bagi Borneo FC. Secara posisi, Hasil Pertandingan Borneo FC vs Persib tidak mengubah tatanan papan atas klasemen sementara. Pangeran Biru tetap kokoh di puncak dengan 58 poin, disusul Borneo FC di peringkat kedua dengan 54 poin. Kendati demikian, performa lini tengah Persib di babak kedua menjadi catatan merah bagi tim pelatih sebelum memasuki jeda libur Idul Fitri.

Baca Juga: Kabar Persebaya: Krisis Lini Belakang Memuncak Usai Dibantai Borneo FC, Nasib Ernando Ari di Ujung Tanduk?

Sorotan Tajam Kepemimpinan Wasit dan VAR

Laga ini dipimpin oleh wasit asal Malaysia, Razlan Zofri bin Ali. Meski merupakan penampilan perdananya di Liga Indonesia, Razlan dikenal sebagai wasit yang royal mengeluarkan kartu. Keputusannya di lapangan beberapa kali mengundang reaksi keras, terutama terkait insiden injakan kaki antara pemain di tengah lapangan yang luput dari tinjauan VAR secara mendalam.

Kritik pedas juga mengalir ke arah operator VAR. Muncul kejanggalan ketika kamera mampu menyorot sangat dekat (zoom) saat insiden handsball pemain Persib, namun gagal memberikan tayangan ulang yang jelas saat insiden pemain Borneo FC menarik baju lawan di kotak penalti. Ketimpangan sudut pandang kamera ini dianggap merugikan salah satu pihak dan menjadi bahan evaluasi serius bagi penyelenggara liga.

Baca Juga: Kisah Comeback Marc Marquez yang Menggetarkan Dunia: Dari Cedera Parah, Hampir Pensiun, hingga Juara MotoGP 2025

Teja Paku Alam vs Nadeo Argawinata

Sektor penjaga gawang menjadi panggung pembuktian bagi Teja Paku Alam. Kiper Persib ini melakukan serangkaian penyelamatan krusial, termasuk menghalau bola deflektif yang sangat sulit diantisipasi. Puncaknya, Teja melakukan penyelamatan one-on-one dengan Mariano Peralta di menit ke-93 yang menghindarkan Persib dari kekalahan.

Di sisi lain, Nadeo Argawinata tampil cukup stabil meski gagal mengantisipasi tendangan Adam Alis. Statistik menunjukkan Teja melakukan empat penyelamatan penting, sedangkan Nadeo mencatatkan tiga penyelamatan. Performa apik Teja di bawah mistar gawang ini kembali memicu diskusi hangat di kalangan pencinta bola mengenai layak tidaknya sang kiper kembali dipanggil memperkuat Timnas Indonesia.

Baca Juga: Marc Marquez Menggila di MotoGP 2025! Rentetan Kemenangan Beruntun Bikin Pembalap Ducati Ini Selangkah Lagi Raih Gelar Juara Dunia Ketujuh

Evaluasi Lini Tengah dan Pergantian Pemain

Pelatih Bojan Hodak tampak kesulitan mengubah alur permainan di babak kedua. Masuknya Marc Klok menggantikan pemain di lini tengah justru dinilai membuat keseimbangan permainan Persib sedikit goyah. Lini tengah Borneo FC yang dikomandoi Kei Hirose sukses mendominasi penguasaan bola dan mengurung pertahanan lawan hingga menit-menit akhir pertandingan.

Persib sebenarnya memiliki peluang emas di masa injury time melalui Beckham Putra, namun eksekusi yang telat membuat peluang tersebut sirna. Dengan libur kompetisi selama satu bulan kedepan, kedua tim diharapkan mampu melakukan evaluasi total. Persib perlu mematangkan efektivitas pergantian pemain, sementara Borneo FC harus mengasah ketajaman penyelesaian akhir agar peluang emas tidak terbuang sia-sia di laga-laga berikutnya.

Editor : Saifullah Muhammad Jafar
#Hasil Pertandingan Borneo FC vs Persib #teja paku alam #Klasemen Liga 1 2026 #borneo fc #persib bandung