Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Persija Jakarta Disorot! Mauricio Souza Tegaskan Tetap Kompetitif Meski Hasil Imbang, Jakmania Mulai Beri Ultimatum

Izahra Nurrafidah • Selasa, 17 Maret 2026 | 14:30 WIB
Persija Jakarta Disorot! Mauricio Souza Tegaskan Tetap Kompetitif Meski Hasil Imbang, Jakmania Mulai Beri Ultimatum
Persija Jakarta Disorot! Mauricio Souza Tegaskan Tetap Kompetitif Meski Hasil Imbang, Jakmania Mulai Beri Ultimatum

BLITAR - Persija Jakarta kembali menjadi sorotan usai rentetan hasil imbang yang diraih dalam beberapa pertandingan terakhir di BRI Super League 2025/2026. Meski begitu, pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, menegaskan bahwa timnya tetap tampil kompetitif dan tidak kalah dari lawan secara permainan.

Pernyataan Mauricio Souza ini muncul setelah Persija Jakarta hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Dewa United. Hasil tersebut menambah daftar hasil kurang memuaskan setelah sebelumnya Macan Kemayoran juga ditahan 2-2 oleh Borneo FC pada awal Maret.

Meski hasil tidak sesuai harapan, Mauricio Souza menilai performa Persija Jakarta di lapangan justru menunjukkan hal yang berbeda. Ia menekankan bahwa penilaian tim tidak boleh hanya didasarkan pada skor akhir, melainkan juga dari jalannya pertandingan secara keseluruhan.

Baca Juga: Kisah Comeback Marc Marquez yang Menggetarkan Dunia: Dari Cedera Parah, Hampir Pensiun, hingga Juara MotoGP 2025

Mauricio Souza: Persija Jakarta Tetap Unggul Secara Permainan

Menurut pelatih asal Brasil tersebut, Persija Jakarta selalu mampu mendominasi permainan dalam setiap laga yang dijalani. Ia bahkan mengklaim tidak ada satu pun lawan yang tampil lebih baik dibandingkan tim asuhannya.

“Saya tidak menganalisis pertandingan dari hasil. Saya melihat bagaimana permainan itu berlangsung,” ujar Mauricio Souza.

Souza juga menegaskan bahwa dirinya fokus pada hal-hal yang bisa ia kendalikan, yakni performa tim di lapangan. Ia tidak ingin terpengaruh oleh kritik yang berkembang di luar, baik dari pengamat maupun suporter.

Bahkan, ia secara terbuka menantang pihak-pihak yang meragukan performa Persija Jakarta untuk menunjukkan bukti jika memang ada pertandingan di mana timnya tampil lebih buruk dari lawan.

Pendekatan ini menunjukkan filosofi kepelatihan Souza yang lebih mengutamakan proses dibandingkan hasil akhir. Namun, dalam kompetisi seperti BRI Super League, hasil tetap menjadi faktor utama dalam menentukan posisi di klasemen.

Baca Juga: Marc Marquez Menggila di MotoGP 2025! Rentetan Kemenangan Beruntun Bikin Pembalap Ducati Ini Selangkah Lagi Raih Gelar Juara Dunia Ketujuh

Hasil Imbang Picu Kekecewaan Jakmania

Di sisi lain, hasil imbang yang terus berulang membuat suporter Persija Jakarta, Jakmania, mulai menunjukkan kekecewaan. Terlebih, dua hasil imbang tersebut terjadi di kandang sendiri, yang seharusnya menjadi momentum meraih poin penuh.

Ketua Umum Jakmania, Dicky Sumarno, secara terbuka menyampaikan sindiran kepada tim melalui media sosial. Ia menyoroti dukungan luar biasa yang telah diberikan suporter, terutama saat laga kandang di Jakarta International Stadium (JIS) selama bulan Ramadan.

Dicky mengungkapkan bahwa tiket pertandingan selalu habis terjual, menandakan dukungan penuh dari Jakmania kepada Persija Jakarta tidak pernah surut.

Namun, ia berharap dukungan tersebut bisa dibalas dengan hasil yang lebih memuaskan. Ia bahkan memberikan ultimatum kepada tim untuk memaksimalkan sisa laga kandang musim ini.

“Sisa empat kandang lagi, bisa dong bahagiain Jakmania,” tulis Dicky dalam unggahannya.

Persija Jakarta Dituntut Sapu Bersih Sisa Laga

Situasi ini membuat tekanan terhadap Persija Jakarta semakin besar. Dengan kompetisi yang semakin ketat, setiap poin menjadi sangat krusial dalam perburuan gelar juara BRI Super League 2025/2026.

Persija Jakarta masih memiliki sejumlah pertandingan tersisa, dan peluang untuk bersaing di papan atas masih terbuka. Namun, hasil imbang tidak lagi cukup jika Macan Kemayoran ingin tetap berada dalam jalur perebutan gelar.

Para suporter berharap tim kesayangan mereka bisa segera bangkit dan mengubah dominasi permainan menjadi kemenangan nyata di papan skor.

Mauricio Souza pun dihadapkan pada tantangan besar untuk membuktikan bahwa filosofi permainannya mampu menghasilkan hasil konkret. Konsistensi performa harus diiringi dengan efektivitas dalam mencetak gol dan menjaga keunggulan.

Jika tidak, bukan tidak mungkin tekanan dari suporter akan semakin besar di sisa musim ini.

Dengan empat laga kandang tersisa, Persija Jakarta memiliki kesempatan emas untuk membayar kepercayaan Jakmania. Kini, semua mata tertuju pada bagaimana Macan Kemayoran menjawab tantangan tersebut di lapangan.

 

Editor : Izahra Nurrafidah
#persija jakarta #mauricio souza #dewa united #BRI Super League #jakmania