BLITAR - Motor listrik Indomobil Adora 2025 resmi hadir sebagai pendatang baru di pasar kendaraan listrik Tanah Air. Mengusung desain modern dan fitur unik, motor listrik Indomobil Adora langsung menarik perhatian karena menawarkan teknologi yang tidak biasa di kelas harga Rp24 jutaan.
Sejak awal kemunculannya, motor listrik Indomobil Adora 2025 disebut membawa “gimmick” yang berbeda dibanding motor listrik lain. Salah satu daya tarik utamanya adalah panel instrumen canggih yang bisa menampilkan YouTube hingga navigasi Google Maps melalui fitur screen mirroring.
Dengan harga kisaran Rp24,5 juta, motor listrik Indomobil Adora 2025 mencoba memikat konsumen yang menginginkan kendaraan hemat energi, namun tetap modern dan praktis untuk penggunaan harian.
Desain Stylish, Tidak “Terlalu China”
Secara tampilan, motor listrik Indomobil Adora hadir dengan desain yang lebih membulat dan elegan. Gaya ini dinilai lebih mudah diterima konsumen Indonesia karena tidak terlalu futuristis ekstrem seperti beberapa motor listrik lain.
Bagian depan dilengkapi lampu LED proyektor dengan DRL memanjang, serta aksen krom yang memberi kesan premium. Ukuran ban 90/90 ring 14 juga tergolong umum, sehingga memudahkan dalam penggantian.
Dimensinya mirip skutik kompak seperti Yamaha Fazzio atau Honda BeAT, dengan tinggi jok sekitar 754 mm. Posisi berkendara pun terasa cukup nyaman untuk penggunaan dalam kota.
Fitur Unik: Bisa Nonton YouTube di Dashboard
Salah satu keunggulan utama motor listrik Indomobil Adora 2025 terletak pada panel instrumen TFT full color. Layar ini mendukung koneksi smartphone dan memungkinkan pengguna melakukan screen mirroring.
Artinya, pengendara bisa membuka aplikasi seperti YouTube atau Google Maps langsung di dashboard. Audio dari konten tersebut bahkan bisa diputar melalui speaker bawaan yang terletak di bagian depan motor.
Meski begitu, fitur ini memiliki batasan. Saat motor berjalan, kontrol layar akan otomatis terkunci demi keamanan, sehingga tidak bisa digunakan untuk mengoperasikan aplikasi.
Selain itu, tersedia juga fitur modern lainnya seperti:
- Traction Control System (TCS)
- Hill Start Assist (HSA)
- Regenerative braking dengan 3 level
- Mode berkendara (Eco, Normal, Sport)
- Walking assist (mode dorong otomatis)
Performa Motor dan Jarak Tempuh
Motor listrik Indomobil Adora dibekali motor listrik bertenaga 3 kW atau setara sekitar 4 PS, dengan torsi mencapai 140 Nm. Angka ini cukup besar untuk motor di kelasnya, terutama untuk akselerasi awal.
Tersedia tiga mode kecepatan:
- Mode 1: maksimal 33 km/jam
- Mode 2: maksimal 55 km/jam
- Mode 3: maksimal 75 km/jam
Dalam kondisi tertentu, kecepatan bahkan bisa menyentuh 80 km/jam.
Untuk baterai, kapasitasnya 2,45 kWh dengan teknologi lithium-ion. Jarak tempuh diklaim mencapai 110 km, namun penggunaan realistis berada di kisaran 90–100 km tergantung gaya berkendara.
Kenyamanan dan Handling
Dari sisi kenyamanan, motor listrik Indomobil Adora menawarkan posisi duduk yang cukup ergonomis. Dek kaki tidak terlalu tinggi seperti kebanyakan motor listrik, sehingga lebih nyaman untuk pengendara.
Suspensi depan terasa agak kaku, namun suspensi belakang mampu meredam getaran dengan baik. Hal ini membuat motor tetap nyaman saat melewati jalan tidak rata seperti paving.
Bobot motor sekitar 150 kg, namun tidak terasa berat saat dikendarai. Handling tergolong lincah untuk penggunaan di area perkotaan.
Biaya Operasional dan Baterai
Salah satu keunggulan utama motor listrik ini adalah biaya operasional yang sangat rendah. Pengisian daya diperkirakan hanya memakan biaya Rp2.000 hingga Rp3.000 per sekali charge.
Menariknya, Indomobil juga menawarkan program trade-in baterai setelah tiga tahun pemakaian. Skema ini memungkinkan pengguna mengganti baterai dengan biaya yang lebih terjangkau.
Motor listrik Indomobil Adora 2025 menjadi pilihan menarik di segmen motor listrik entry-level. Dengan harga Rp24 jutaan, motor ini menawarkan kombinasi desain menarik, fitur canggih, dan efisiensi biaya.
Meski masih memiliki beberapa kekurangan seperti kualitas tombol yang kurang solid dan layar yang reflektif di siang hari, secara keseluruhan motor ini layak dipertimbangkan.
Motor ini paling cocok digunakan sebagai kendaraan komuter harian, terutama bagi pengguna yang ingin beralih ke kendaraan listrik dengan biaya operasional lebih hemat.
Editor : Axsha Zazhika