BLITAR - Review BYD Atto 1 harga Rp195 juta menjadi sorotan setelah mobil listrik ini diuji langsung di jalan. Kendaraan listrik entry level dari BYD tersebut menawarkan kombinasi harga terjangkau, fitur melimpah, serta sensasi berkendara yang cukup impresif di kelasnya.
Review BYD Atto 1 harga Rp195 juta menunjukkan bahwa mobil ini bukan sekadar kendaraan murah, tetapi juga punya kualitas yang layak disebut “proper car”. Dengan banderol mulai Rp195 juta, mobil ini langsung menarik perhatian karena menawarkan spesifikasi yang di atas rata-rata rivalnya.
Dalam review BYD Atto 1 harga Rp195 juta, mobil ini diketahui merupakan versi lain dari BYD Seagull di pasar global. Di Indonesia, mobil ini diposisikan sebagai city car bergaya crossover dengan ground clearance cukup tinggi, sehingga lebih fleksibel digunakan di berbagai kondisi jalan.
Baca Juga: Arema FC Tolak Pinangan Marcos Santos dari Brazil, Dedik Setiawan Jadi Harapan di Lini Depan
Performa dan Akselerasi Jadi Sorotan
Dari sisi performa, BYD Atto 1 dibekali tenaga sebesar 74 HP, lebih besar dibandingkan kompetitor seperti Wuling Air EV maupun VinFast VF3 yang rata-rata hanya di kisaran 40 HP.
Saat diuji, akselerasi 0–100 km/jam mencatat waktu sekitar 16 detik, sedikit lebih lambat dari klaim pabrikan yang menyebut 13 detik. Namun, untuk penggunaan harian, performa ini dinilai sudah cukup.
Menariknya, akselerasi awal 0–50 km/jam terasa responsif, hanya sekitar 4,9 detik. Hal ini membuat mobil terasa lincah saat digunakan di dalam kota, terutama saat stop and go.
Meski tenaga di kecepatan atas terasa biasa saja, mobil tetap mampu melaju stabil hingga di atas 100 km/jam.
Handling Lincah, Kenyamanan Cukup Baik
Dalam hal pengendalian, BYD Atto 1 menawarkan handling yang cukup lincah. Suspensi terasa seimbang, tidak terlalu empuk maupun keras, terutama saat digunakan sendirian.
Kenyamanan akan meningkat saat mobil diisi lebih banyak penumpang. Hal ini wajar mengingat karakter suspensi city car yang harus menyesuaikan berbagai kondisi penggunaan.
Posisi berkendara juga ergonomis dengan setir yang sudah tilt dan telescopic. Material interior bahkan terasa cukup premium dengan adanya soft touch di beberapa bagian.
Jarak Tempuh dan Biaya Operasional Murah
Salah satu keunggulan utama mobil ini adalah efisiensi. Varian tertinggi dibekali baterai 38,8 kWh dengan jarak tempuh hingga 380 km.
Jika dihitung, konsumsi energi sekitar 10 km per kWh. Dengan biaya listrik rumah tangga sekitar Rp1.600 per kWh, maka biaya operasional hanya sekitar Rp160 per km.
Angka ini jauh lebih hemat dibandingkan mobil berbahan bakar bensin, menjadikan BYD Atto 1 sebagai pilihan menarik untuk mobilitas harian.
Fitur Lengkap, Masih Ada Tombol Fisik
Berbeda dari banyak mobil modern, BYD Atto 1 masih mempertahankan tombol fisik untuk berbagai fungsi penting seperti AC dan pengaturan kendaraan.
Baca Juga: Jadwal Sisa BRI Super League 2025-2026: Duel Penentuan Persib vs Persija, Siapa Kunci Gelar Juara?
Hal ini membuat pengoperasian lebih mudah dan tidak sepenuhnya bergantung pada layar sentuh. Selain itu, mobil ini juga sudah dilengkapi cruise control, meskipun belum adaptif.
Kabin juga cukup senyap untuk ukuran mobil listrik kecil, memberikan kenyamanan ekstra saat berkendara di kecepatan menengah.
Aksesori Tambahan Bikin Naik Kelas
Menariknya, unit yang diuji telah dilengkapi berbagai aksesori tambahan yang membuat mobil terasa lebih premium.
Mulai dari electric tailgate, spion elektrik retractable, hingga dashcam dan kamera belakang terintegrasi. Bahkan, terdapat tambahan seperti mini refrigerator di kabin belakang yang mampu mendinginkan hingga 5 derajat Celsius.
Ada juga berbagai organizer, cup holder tambahan, hingga pelindung interior yang membuat mobil lebih fungsional dan rapi.
Sistem hiburan pun ditingkatkan dengan Android box yang memungkinkan pengguna mengakses YouTube, Netflix, hingga Prime Video langsung dari head unit.
Cocok untuk Harian, Bukan Perjalanan Jauh
Meski menawarkan banyak keunggulan, mobil ini dinilai lebih cocok untuk penggunaan dalam kota. Jarak tempuh 300–380 km masih tergolong cukup, namun belum ideal untuk perjalanan jarak jauh tanpa perencanaan pengisian daya.
Namun, sebagai kendaraan harian, BYD Atto 1 sudah lebih dari cukup, baik dari sisi performa, efisiensi, maupun fitur.
Review BYD Atto 1 harga Rp195 juta membuktikan bahwa mobil listrik murah kini tidak lagi identik dengan fitur minim. Dengan performa yang cukup, biaya operasional rendah, dan fitur yang lengkap, mobil ini menjadi salah satu opsi terbaik di kelas entry level EV.
Kehadirannya berpotensi mengubah peta persaingan mobil listrik di Indonesia, terutama di segmen harga terjangkau.
Editor : Axsha Zazhika