Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Harga Mobil Listrik Bekas Turun Drastis! Wooling & Merek Lain Bisa Dibeli Lebih Murah Tahun 2025

Axsha Zazhika • 2026-03-18 20:45:50
Harga Mobil Listrik Bekas Turun Drastis! Wooling & Merek Lain Bisa Dibeli Lebih Murah Tahun 2025
Harga Mobil Listrik Bekas Turun Drastis! Wooling & Merek Lain Bisa Dibeli Lebih Murah Tahun 2025

 

BLITAR - Tren penurunan harga jual mobil listrik bekas kini menjadi sorotan di pasar otomotif Indonesia. Fenomena ini tidak hanya terjadi pada merek Woling, tetapi hampir merata di semua merek yang bermain di pasar lokal. Penurunan harga dipicu oleh perang harga antar pabrikan mobil listrik, terutama di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025.

Menurut Daniel Libianto dari Victory 88, yang berlokasi di MGK Kemayoran, Jakarta Pusat, depresiasi harga mobil listrik cukup signifikan.

“Harga jual kembali mobil listrik turun drastis dalam waktu singkat, dan hampir semua merek merasakannya,” ujar Daniel. Kondisi ini membuatnya enggan melakukan stok mobil listrik baru dalam waktu dekat karena risiko kerugian yang tinggi.

Baca Juga: Jadwal Lengkap MotoGP 2026 Resmi Dirilis! Seri Indonesia Oktober, Marc Marquez Kembali Jadi Sorotan

Hal serupa diungkapkan Andi, pemilik showroom mobil bekas Jordi Motor. Ia menjelaskan bahwa persaingan ketat di pasar mobil listrik, terutama dari pabrikan Cina, membuat seluruh merek mengalami penurunan harga.

“Tren ini membuat pembeli mobil listrik bekas bisa mendapatkan harga lebih terjangkau. Namun, risiko kerugian saat menjual kembali juga lebih besar apabila tren penurunan harga terus berlanjut,” kata Andi.

Penurunan Harga Mobil Listrik Bekas Wooling

Salah satu merek yang terdampak signifikan adalah Wooling. Sebelum perang diskon, pedagang mobil bekas masih membeli Wooling RV dengan harga sekitar Rp135 jutaan. Namun, setelah adanya diskon besar di pameran GIIAS 2025, harga jual Wooling RV untuk tipe tertinggi kini hanya berkisar Rp100 juta, sedangkan tipe rendah tahun 2022 bisa didapatkan di harga Rp70 jutaan.

Baca Juga: Mark Marquez Bela Francesco Bagnaya, Pecah Kontroversi MotoGP dan Duel Sengit dengan Pedro Acosta

Diskon besar ini juga diinformasikan oleh tenaga penjual Wooling. Mereka menyebut harga baru Wooling RV turun menjadi Rp160 jutaan, padahal sebelumnya jauh lebih tinggi. Strategi diskon ini memengaruhi pasar mobil bekas secara langsung, sehingga para pedagang harus menyesuaikan harga jual mereka agar tetap kompetitif.

Dampak Perang Harga Pabrikan

Perang harga antar pabrikan mobil listrik, terutama dari Cina, membuat seluruh pasar otomotif mobil listrik semakin dinamis. Hal ini membuka peluang bagi konsumen untuk membeli mobil listrik second dengan harga lebih murah, tetapi di sisi lain menimbulkan risiko depresiasi cepat bagi para penjual dan pedagang mobil bekas.

“Keputusan terbaik tetap harus didasarkan pada data, bukan tebakan. Tren ini sangat jelas terlihat sejak GIIAS 2025, di mana diskon besar untuk mobil listrik baru membuat harga bekas ikut terpengaruh,” tambah Daniel.

Baca Juga: Ranking FIFA Timnas Indonesia Bisa Naik Karena Sanksi WO Malaysia, Plus Talenta Muda Floris Van Bronhors Siap Bela Merah Putih

Dengan kondisi seperti ini, calon pembeli bisa memanfaatkan momentum untuk mendapatkan mobil listrik bekas yang lebih hemat, sementara pedagang harus berhati-hati dalam menentukan harga jual kembali.

Peluang dan Tantangan Pasar Mobil Listrik Bekas

Meskipun harga mobil listrik bekas turun, fenomena ini menunjukkan bahwa pasar mobil listrik di Indonesia masih berkembang pesat. Konsumen mendapat keuntungan dari harga terjangkau, sedangkan pedagang menghadapi tantangan baru dalam menyesuaikan strategi bisnis mereka.

Andi menyarankan agar calon pembeli selalu memantau tren harga pasar dan diskon yang diberikan pabrikan. Dengan strategi yang tepat, membeli mobil listrik second bisa menjadi pilihan cerdas untuk jangka panjang. Namun, pembeli juga perlu mempertimbangkan kemungkinan penurunan harga lebih lanjut agar tidak rugi saat menjual kembali mobil listrik mereka.

Baca Juga: Kehebatan Pemain Indonesia di Eropa 2026: Marten, Jay, Kevin, dan Emil Buat Timnas Garuda Makin Perkasa

Secara keseluruhan, tren harga mobil listrik bekas yang menurun drastis menjadi momentum bagi pembeli untuk mendapatkan kendaraan ramah lingkungan dengan harga terjangkau. Sementara bagi pedagang dan pedagang showroom, fenomena ini menjadi tantangan baru dalam mengatur stok dan strategi penjualan mereka.

Editor : Axsha Zazhika
#Mobil Listrik Bekas #Harga Wooling RV #Pasar Mobil Bekas #Depresiasi Mobil Listrik #GIIAS 2025