Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

THR via QRIS dan Silaturahmi Digital: Apakah Esensi Salaman Mulai Luntur?

M. Subchan Abdullah • Senin, 23 Maret 2026 | 19:12 WIB
Ilustrasi Gemini AI
Ilustrasi Gemini AI

 

BLITAR KAWENTAR – Tradisi Lebaran di era digital kini mulai bergeser ke arah yang serba praktis. Mulai dari silaturahmi via video call hingga bagi-bagi THR melalui e-wallet atau QRIS. 

Lantas, apakah hilangnya prosesi salaman fisik dan amplop kertas mengurangi nilai penghormatan?

Anita Reta Kusumawijayanti, Pengamat Komunikasi UNISBA Blitar, menilai bahwa teknologi hanya mengubah medium, bukan nilai dasarnya.

Baca Juga: Veda Ega Pratama Cetak Sejarah di Moto3 Brazil 2026, Pembalap Indonesia Ini Raih Podium Perdana dan Dijuluki Ovedinha !

"Pemberian THR digital tidak serta-merta menghilangkan rasa hormat. Nilai tersebut tetap bisa ditunjukkan melalui ucapan yang hangat dan komunikasi yang jujur," jelasnya.

Meski demikian, Anita mengakui bahwa teknologi tidak akan pernah bisa menggantikan "rasa" atau kedalaman emosional dari pertemuan tatap muka.

Tradisi seperti sungkeman atau ater-ater mungkin berkurang intensitasnya, namun nilai kebersamaannya tetap bertahan melalui reuni keluarga.

Baca Juga: Profil Veda Ega Pratama, Pembalap Muda Indonesia Dijuluki Marc Marquez Kecil, Aksi di ATC Bikin Asia Tercengang !

"Idealnya, teknologi mempermudah komunikasi jarak jauh, sementara pertemuan langsung tetap dilakukan untuk menjaga kehangatan. Jangan sampai teknologi menjadi sekat, melainkan harus menjadi jembatan untuk melengkapi tradisi yang sudah ada," tuturnya.(*)

Editor : M. Subchan Abdullah
#video call #e-wallet #lebaran #era digital #digital #Gen Z #qris #thr #silaturahmi #tradisi