Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Motor Listrik Harga HP di PEVS 2024, Mulai Rp2 Jutaan! Ini Spesifikasi, Kelebihan, dan Fakta Mengejutkannya

Dyah Wulandari • Selasa, 24 Maret 2026 | 17:25 WIB
Motor listrik harga HP mulai Rp2 jutaan di PEVS 2024 bikin heboh. Simak spesifikasi, kelebihan, dan fakta menariknya di sini!
Motor listrik harga HP mulai Rp2 jutaan di PEVS 2024 bikin heboh. Simak spesifikasi, kelebihan, dan fakta menariknya di sini!

JAKARTA - Motor listrik harga HP menjadi sorotan utama dalam gelaran Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2024 di JIExpo Kemayoran. Pameran otomotif ini menghadirkan berbagai merek dengan model dan harga beragam, namun yang paling mencuri perhatian adalah motor listrik dengan banderol mulai Rp2 jutaan.

Fenomena motor listrik harga HP ini menarik minat pengunjung karena menawarkan solusi transportasi murah di tengah tren elektrifikasi kendaraan. Bahkan, beberapa unit dibanderol tak jauh dari harga smartphone entry-level, membuatnya terasa “enggak ngotak” bagi sebagian orang.

Salah satu brand yang menyita perhatian adalah ZPT dengan produk andalannya, Nimbus. Motor listrik harga HP ini dijual dengan harga sekitar Rp2.999.000 setelah subsidi pemerintah. Harga tersebut menjadikannya salah satu motor listrik termurah di pameran.

Baca Juga: Destinasi WiBaca Juga: Libur Lebaran, Destinasi Wisata Pantai Serang Blitar Masih Bebas Tiket Masuksata Buatan di Blitar Ini Jadi Jujukan Wisatawan dari Berbagai Daerah, Pemkab Tingkatkan Keamanan

Spesifikasi Motor Listrik Rp2 Jutaan

ZPT Nimbus dibekali dinamo 1.200 watt dan baterai 48 volt. Kecepatan maksimalnya mencapai sekitar 45–50 km/jam, cukup untuk kebutuhan harian seperti ke kantor, sekolah, atau sekadar belanja ke minimarket.

Untuk jarak tempuh, motor ini mampu melaju sejauh 60–70 km dalam sekali pengisian daya. Kapasitas angkutnya juga cukup mumpuni hingga 200 kg, sehingga bisa digunakan oleh dua orang dewasa.

Baca Juga: Awas! Polres Blitar Kota Imbau Warga Pastikan Rumah Terkunci Rapat Sebelum Ditinggal Pergi Mudik Silaturahmi

Namun, ada catatan penting. Motor ini masih menggunakan baterai non-litium, dengan garansi hanya enam bulan. Meski begitu, pihak produsen menyebutkan bahwa sistem baterainya masih bisa di-upgrade di masa depan.

Pengalaman Berkendara: Murah Tapi Layak?

Dalam pengujian singkat di area pameran, motor listrik harga HP ini memiliki respons gas yang sedikit delay. Namun, keunggulannya terletak pada kenyamanan saat digunakan.

Baca Juga: Dua Warga BInaan Lapas Kelas II B Blitar Hirup Udara Bebas usai Terima Remisi Hari Raya Idulfitri

Saat melewati polisi tidur dan berbelok, motor terasa stabil tanpa kendala berarti. Selain itu, bagasinya cukup luas dibandingkan motor di kelas harga serupa.

ZPT juga menghadirkan varian lain, yakni ZPT NX, dengan spesifikasi yang hampir sama. Motor ini menawarkan alternatif desain dengan performa serupa, tetap di kisaran harga terjangkau.

Alternatif Lain: Lebih Mahal, Fitur Lebih

Selain ZPT, ada juga Greentech dengan produk Unity Classic. Meski tidak semurah Nimbus, motor ini tetap masuk kategori terjangkau setelah subsidi.

Baca Juga: BYD Atto 1 Bikin Geger ! Mobil Listrik Rp200 Jutaan Ini Disebut Lebih Worth It dari LCGC, Tapi Kok Banyak Keluhan ?

Harga normalnya Rp12,3 juta, namun setelah subsidi Rp7 juta dan tambahan cashback Rp500 ribu di pameran, harganya turun menjadi sekitar Rp4,8 juta.

Motor ini memiliki tenaga lebih besar, yakni 1.500 watt, dengan kecepatan hingga 60 km/jam dan jarak tempuh sekitar 60 km. Desainnya juga lebih unik dibanding motor listrik kebanyakan.

Dari sisi kenyamanan, Unity Classic dinilai cukup responsif dengan akselerasi yang lebih baik, terutama di jalan lurus. Namun, kapasitas bagasinya lebih kecil dibanding ZPT Nimbus.

Baca Juga: BYD Atto 1 Bikin Geger ! Mobil Listrik Rp200 Jutaan Ini Disebut Lebih Worth It dari LCGC, Tapi Kok Banyak Keluhan ?

Inden dan Antusiasme Tinggi

Meski harganya menggiurkan, konsumen perlu bersabar. Beberapa produsen mengungkapkan bahwa waktu inden berkisar antara 3 hingga 6 bulan.

Tingginya minat masyarakat terlihat dari ribuan surat pemesanan kendaraan (SPK) yang telah masuk selama pameran berlangsung. Hal ini menunjukkan tren motor listrik di Indonesia semakin berkembang pesat.

Baca Juga: Komparasi BYD Atto 1 vs Geely EX2, Sama-Sama Murah, Tapi Sensasi Nyetir dan Fitur Beda Jauh !

Tips Merawat Baterai Motor Listrik

Di balik harga murah, perawatan baterai tetap menjadi perhatian utama. Pengguna disarankan tidak mengisi daya saat baterai masih penuh atau terlalu sering melakukan charging dalam kondisi belum terpakai jauh.

Idealnya, baterai diisi saat kapasitas tersisa sekitar 20–30 persen. Selain itu, jika motor tidak digunakan dalam waktu lama, sebaiknya MCB dimatikan dan baterai tetap diisi secara berkala.

Baca Juga: BYD Atto 1 vs Geely EX2, Duel Mobil Listrik Murah, Selisih Harga Tipis, Fitur dan Tenaga Bikin Bingung Pilih !

Dengan perawatan yang tepat, عمر baterai bisa bertahan hingga 1,5 tahun, tergantung pola penggunaan masing-masing pengguna.

Kuota Subsidi Terbatas

Berdasarkan data pemerintah per April 2024, lebih dari 10 ribu unit motor listrik masih dalam proses pendaftaran, sementara lebih dari 11 ribu unit telah tersalurkan.

Namun, perlu diingat bahwa kuota subsidi motor listrik tahun ini hanya tersedia untuk 50 ribu unit. Artinya, masyarakat harus bergerak cepat jika ingin mendapatkan harga motor listrik murah ini.

Baca Juga: Indomobil eMotor AdoraResmi Hadir, Motor Listrik dengan Fitur Mirroring dan Regenerative Braking yang Bikin Penasaran !

Editor : Dyah Wulandari
#spesifikasi motor listrik #motor listrik harga HP #PEVS 2024 #subsidi motor listrik #motor listrik murah