BLITAR - Persaingan kasta tertinggi sepak bola Indonesia semakin memanas memasuki fase krusial. Berdasarkan update terbaru Jadwal Liga 1 Super League 2025/2026, kompetisi akan segera memasuki pekan ke-26 yang dijadwalkan berlangsung pada 3 hingga 6 April 2026. Sejumlah pertandingan besar diprediksi akan mengubah peta kekuatan di papan klasemen, terutama bagi tim-tim yang sedang berjuang di jalur juara maupun zona degradasi.
Hingga menjelang pekan ke-26, Persib Bandung masih menunjukkan dominasinya dengan bertengger di posisi pertama klasemen sementara. Tim berjuluk Maung Bandung tersebut mengoleksi 58 poin, dibayangi ketat oleh Borneo FC Samarinda di posisi kedua dengan 54 poin dan Persija Jakarta di posisi ketiga dengan 52 poin. Ketatnya jarak poin ini membuat setiap laga dalam Jadwal Liga 1 Super League 2025/2026 pekan ini menjadi sangat menentukan bagi nasib tim-tim besar tersebut.
Pertempuran di lapangan hijau tidak hanya soal poin tim, tetapi juga pembuktian ketajaman individu. Saat ini, penyerang Malut United FC, David Da Silva, masih memimpin daftar top skor dengan torehan 15 gol. Ia ditempel ketat oleh Maxwell Sauza dari Persija Jakarta dan Luanerto dari Arema FC yang masing-masing telah mengemas 14 gol. Ketajaman para striker ini akan kembali diuji dalam rangkaian Jadwal Liga 1 Super League 2025/2026 yang akan dimulai pada Jumat mendatang.
Sengitnya Persaingan Papan Atas dan Perburuan Gelar
Pekan ke-26 akan dibuka pada Jumat, 3 April 2026, dengan laga emosional antara Arema FC melawan Malut United FC di Stadion Kanjuruhan pada pukul 15.30 WIB. Laga ini sangat dinantikan karena Malut United saat ini berada di posisi keempat dengan 45 poin, sementara Arema FC terus berusaha merangkak naik dari posisi ke-11. Di hari yang sama, Dewa United FC akan menjamu PSIM Yogyakarta di Banten International Stadium pada pukul 19.00 WIB.
Memasuki hari Sabtu, 4 April 2026, pecinta sepak bola tanah air akan disuguhi duel klasik antara Persebaya Surabaya menghadapi Persita Tangerang di Stadion Gelora Bung Tomo. Persebaya yang kini duduk di peringkat ke-7 dengan 39 poin wajib menang jika ingin menembus lima besar. Sementara itu, PSM Makassar akan menjamu Persis Solo di Stadion Gelora BJ Habibie pada sore harinya.
Ujian Konsistensi Persib Bandung di Markas Semen Padang
Puncak perhatian pekan ini tertuju pada hari Minggu, 5 April 2026. Sang pemuncak klasemen, Persib Bandung, akan bertandang ke Stadion Haji Agus Salim untuk menghadapi Semen Padang FC. Meski Semen Padang berada di zona merah (peringkat 17), motivasi mereka untuk keluar dari ancaman degradasi bisa menjadi batu sandungan serius bagi Maung Bandung.
Di jam yang sama, Madura United FC akan menghadapi tantangan berat dari Borneo FC Samarinda di Pamekasan. Mengingat Borneo FC hanya terpaut empat angka dari Persib, kemenangan adalah harga mati bagi Pesut Etam untuk terus memberikan tekanan pada posisi puncak. Selain itu, Bhayangkara FC akan menjamu Persis Yogyakarta di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung.
Penutup Pekan ke-26: Persik Kediri dan Bali United
Rangkaian pekan ke-26 akan ditutup pada Senin, 6 April 2026. Persik Kediri dijadwalkan menjamu Persijap Jepara di Stadion Brawijaya pada pukul 15.30 WIB. Persik tentu berharap pada kreativitas Ezra Walian yang saat ini memimpin daftar top assist dengan 9 umpan kunci.
Sebagai laga penutup, Bali United FC akan menghadapi tim juru kunci PSBS Biak di Stadion Kapten I Wayan Dipta. Bali United yang kini tertahan di posisi ke-10 sangat membutuhkan poin penuh untuk memperbaiki posisi mereka di klasemen sementara Liga 1 Super League musim ini.
Selain persaingan gol, statistik penjaga gawang juga menarik perhatian. Teja Paku Alam dari Persib Bandung masih menjadi kiper dengan catatan clean sheet terbanyak, yakni 15 kali, disusul M. Hop Mayer dari Bali United dengan 9 clean sheet. Ketangguhan para penjaga gawang ini akan kembali diuji dalam intensitas tinggi pertandingan pekan depan.
Jangan lewatkan seluruh pertandingan seru ini yang akan disiarkan secara langsung melalui Indosiar dan layanan streaming Video.com. Apakah Persib Bandung mampu memperlebar jarak, atau justru kejutan terjadi di papan bawah? Kita nantikan bersama hasilnya. (*)
Editor : Muhammad Adib Falih Rifly