Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Drama Persija Jakarta vs Borneo FC di JIS: Maxwell Souza Bangga Karakter Macan Kemayoran Meski Gagal Menang, Kini Terancam Musafir Lagi?

Saifullah Muhammad Jafar • Rabu, 25 Maret 2026 | 13:30 WIB
Hasil Persija Jakarta vs Borneo FC berakhir imbang 2-2. Maxwell Souza bangga karakter tim, namun Persija terancam musafir lagi gara-gara kondisi JIS. Cek di sini!
Hasil Persija Jakarta vs Borneo FC berakhir imbang 2-2. Maxwell Souza bangga karakter tim, namun Persija terancam musafir lagi gara-gara kondisi JIS. Cek di sini!

BLITAR - Pertempuran sengit yang mempertemukan dua raksasa papan atas tersaji dalam laga Persija Jakarta vs Borneo FC di Jakarta International Stadium (JIS). Duel panas yang berlangsung pada 3 Maret 2026 tersebut berakhir tanpa pemenang setelah kedua tim harus puas berbagi angka dengan skor imbang 2-2. Kendati gagal mengamankan poin penuh di hadapan ribuan Jakmania, aura kompetitif yang ditunjukkan skuat Macan Kemayoran menjadi sinyal bahwa perburuan gelar Super League musim 2025-2026 masih sangat terbuka.

Atmosfer pertandingan Persija Jakarta vs Borneo FC terasa sangat mencekam sejak peluit pertama dibunyikan. Jual beli serangan terjadi dengan tempo tinggi, di mana gol demi gol yang tercipta membuat jantung suporter berdegup kencang. Penyerang andalan Persija asal Brazil, Maxwell Souza, mengungkapkan bahwa meski hasil akhir tidak sesuai dengan target manajemen, ia tetap menaruh rasa bangga yang besar terhadap kolektivitas dan semangat juang rekan-rekan setimnya yang menolak menyerah hingga menit akhir.

"Kami hampir mengunci kemenangan, tetapi saya sangat bangga dengan perjuangan dan tekad tim. Karakter kami tetaplah macan yang tidak memberikan celah mudah bagi lawan," ujar Maxwell Souza saat memberikan keterangan pasca laga Persija Jakarta vs Borneo FC. Maxwell mengakui masih ada beberapa evaluasi teknis yang harus segera dibenahi oleh tim pelatih agar penampilan Macan Kemayoran bisa lebih efektif dan mematikan pada pertandingan-pertandingan krusial berikutnya.

Baca Juga: Indomobil Emotor Cutie dan Cutie Pro Ramaikan IMS 2026, Motor Listrik Imut Rp15 Jutaan dengan Jarak Tempuh 135 Km

Sorotan Kondisi Rumput JIS dan Ancaman Musafir

Namun, di balik kegemilangan mentalitas pemain, kabar kurang sedap justru datang dari sisi infrastruktur. Persija Jakarta kini dibayangi ancaman kembali menjadi tim musafir saat harus menjamu Dewa United pada 15 Maret mendatang. Kondisi lapangan Jakarta International Stadium (JIS) yang menjadi venue laga Persija Jakarta vs Borneo FC sebelumnya, disebut-sebut belum berada dalam kondisi ideal untuk pertandingan kompetitif yang berkelanjutan.

Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Persija, Tauhid Indra Syarif atau yang akrab disapa Bung Ferry, menjelaskan bahwa manajemen tengah mempertimbangkan opsi untuk memindahkan markas sementara. "Untuk laga berikutnya, kami masih menunggu evaluasi tim. Jika pemain dan pelatih merasa tidak puas dengan kondisi rumput JIS, tidak menutup kemungkinan kami akan kembali menggunakan Stadion Patriot Candrabaga di Bekasi," tegas Bung Ferry.

Baca Juga: Winfle T90 Bikin Heboh! Skutik Listrik Rp13 Juta Ini Siap Tantang Yamaha Grand Filano dan Honda Stylo

Stadion Patriot Sebagai Alternatif Utama

Opsi kembali ke Bekasi mencuat karena Stadion Patriot dinilai memiliki fasilitas yang cukup memadai, meskipun stadion tersebut juga cukup sering digunakan oleh klub-klub Championship seperti FC Bekasi City dan Sriwijaya FC. Bung Ferry menambahkan bahwa keputusan pemindahan homebase ini tidak bisa diambil secara sepihak. Manajemen harus berkoordinasi lintas divisi, termasuk dengan tim pemasaran, karena menyangkut kenyamanan suporter dan nilai komersial pertandingan.

"Informasi terakhir yang saya terima, kondisi Patriot lumayan bagus, walau tidak sesempurna sebelumnya. Kami akan terus memantau perkembangan situasi dan berkomunikasi dengan tim marketing terkait kepentingan pemilihan stadion ini," lanjut sosok yang sangat dihormati oleh Jakmania tersebut. Ketidakpastian venue ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi persiapan skuat asuhan Mauricio Souza.

Baca Juga: Indomobil Emotor Cutie dan Cutie Pro Meluncur di IMS 2026, Motor Listrik Rp15 Jutaan Ini Punya Jarak 130 Km dan Fitur Canggih

Dukungan Jakmania Jadi Energi Tambahan

Terlepas dari masalah stadion, Maxwell Souza memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Jakmania yang tak henti-hentinya bernyanyi sepanjang laga melawan Borneo FC. Dukungan masif dari tribun dianggap sebagai "pemain ke-12" yang memberikan energi tambahan saat stamina pemain mulai terkuras. Maxwell berjanji akan terus berjuang selama peluang juara masih ada di depan mata.

Persija Jakarta kini fokus menatap sisa pertandingan di Super League 2025-2026 dengan target tetap bertahan di papan atas klasemen. Kedisiplinan taktik dan pemilihan stadion yang tepat akan menjadi faktor kunci apakah Macan Kemayoran mampu kembali ke jalur kemenangan atau justru harus terus berjuang di tengah ketidakpastian markas sendiri. Persaingan kasta tertinggi sepak bola Indonesia dipastikan akan semakin memanas hingga akhir musim nanti.

Editor : Saifullah Muhammad Jafar
#Persija Jakarta vs Borneo FC #Berita Persija hari ini #Jakarta International Stadium #maxwell souza #jakmania