BLITAR - Pasar otomotif Indonesia kembali dikejutkan dengan kehadiran mobil listrik yang memiliki desain ikonik dan berbeda dari tren saat ini. Chery J6 hadir sebagai jawaban bagi mereka yang menginginkan kendaraan ramah lingkungan namun tetap memiliki aura gagah layaknya mobil offroad klasik. Dengan bentuk bodi yang boxy dan tegas, mobil ini langsung mencuri perhatian di jalanan, terutama bagi warga Blitar dan sekitarnya yang menyukai petualangan.
Mobil listrik Chery J6 ini sejatinya memiliki sejarah nama yang cukup unik sebelum resmi mengaspal di tanah air. Awalnya dikenal sebagai iCAR 03 di Tiongkok, mobil ini sempat berganti nama beberapa kali hingga akhirnya mantap menggunakan identitas J6 untuk pasar Indonesia. Meski harganya dibanderol mulai di bawah Rp500 juta, tipe tertinggi yakni iWD (All-Wheel Drive) yang dibanderol Rp558 juta menawarkan performa yang tidak main-main.
Keunggulan utama dari Chery J6 terletak pada kemampuannya memberikan sensasi berkendara yang premium namun tetap tangguh di medan sulit. Berbeda dengan mobil offroad konvensional yang cenderung berisik dan suspensinya keras, J6 justru menawarkan kekedapan kabin yang luar biasa. Penggunaan platform monokok membuat handling mobil ini terasa presisi dan stabil, bahkan saat dipacu di jalur antar kota yang berkelok.
Baca Juga: 4 Mobil Bekas Rp100 Jutaan Terbaik untuk Keluarga, Avanza hingga Xpander Jadi Pilihan Aman!
Performa Gahar dengan Motor Listrik Ganda
Berbicara soal dapur pacu, varian iWD dari mobil ini benar-benar Superior. Chery menanamkan motor listrik ganda pada poros roda depan dan belakang. Hasilnya, tenaga yang dihasilkan mampu menembus angka 277 horsepower dengan torsi instan sebesar 220 Nm. Akselerasi yang dihasilkan sangat responsif; cukup injak pedal gas sedikit saja, mobil langsung melesat tanpa jeda.
Daya tahan baterainya pun cukup mumpuni untuk perjalanan jauh. Dengan kapasitas baterai mendekati 70 kWh, mobil ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 418 kilometer dalam sekali pengisian daya penuh. Berdasarkan hasil uji coba rute kombinasi Jakarta-Bandung yang didominasi tanjakan, efisiensi energinya masih bertahan di angka 4,45 hingga 5 km/kWh. Angka ini tergolong sangat aman bagi pemilik mobil yang memiliki rutinitas harian tinggi namun ingin tetap hemat energi.
Fitur Modern dan Teknologi V2L
Sebagai mobil masa kini, aspek fungsionalitas tidak dilupakan. Salah satu fitur yang paling menarik adalah Vehicle to Load (V2L). Fitur ini memungkinkan pengguna memanfaatkan daya listrik dari baterai mobil untuk menyalakan perangkat elektronik eksternal. Bayangkan saat Anda sedang camping di lereng gunung, Anda bisa menyalakan TV, pengeras suara, atau bahkan konsol gim langsung dari daya mobil.
Baca Juga: Tips Memilih Mobil Pertama 2026: Kenapa Toyota Agya dan Toyota Calya Jadi Rekomendasi Terbaik?
Di dalam kabin, nuansa minimalis sangat terasa dengan layar head unit berukuran besar yang menjadi pusat kontrol segala fitur. Penumpang juga dimanjakan dengan kursi yang dilengkapi fitur pijat dan pendingin jok, serta kehadiran panoramic roof yang memberikan kesan luas dan mewah. Sistem keamanan aktif atau ADAS juga sudah tersemat, mulai dari Adaptive Cruise Control hingga Lane Keeping Assist untuk menjaga keamanan selama berkendara.
Sisi Lain: Antara Cinta dan Benci
Meski memiliki segudang kelebihan, ada beberapa poin yang membuat penggunanya mungkin merasakan hubungan love-hate. Kelemahan yang paling menonjol adalah minimnya tombol fisik di area dasbor. Hampir seluruh pengaturan, mulai dari melipat spion, mengatur kecepatan wiper, hingga membuka laci (glove box), harus dilakukan melalui layar sentuh. Hal ini dirasa kurang praktis dan bisa memecah konsentrasi pengemudi, terutama saat melintasi medan offroad yang membutuhkan fokus tinggi.
Selain itu, kemampuan pengisian daya cepat (DC Charging) maksimal hanya berada di angka 80 kW. Dibandingkan dengan kompetitor di kelasnya yang sudah mendukung daya hingga 300 kW, proses pengisian daya J6 di SPKLU mungkin terasa sedikit lebih lama. Terakhir, absennya ban serep pada mobil yang mengusung konsep offroad ini menjadi catatan tersendiri bagi calon pembeli yang berencana membawa mobil ini masuk ke pedalaman.
Baca Juga: 10 Mobil Terbaik untuk Pemula 2026: Rekomendasi City Car Irit, Murah, dan Mudah Dikendarai!
Secara keseluruhan, dengan desain yang sangat ikonik dan harga yang kompetitif, mobil ini tetap menjadi pilihan yang sangat menarik di pasar mobil listrik Indonesia. Ketampanannya yang maksimal dan performa motor gandanya berhasil menutupi kekurangan kecil dalam sisi ergonomis interiornya. (*)
Editor : Muhammad Adib Falih Rifly