BLITAR KAWENTAR - Perjalanan mudik tak hanya soal sampai tujuan, tetapi juga pengalaman di sepanjang jalan.
Hal ini tergambar dalam perjalanan menggunakan Toyota Veloz Hybrid yang menempuh lebih dari 400 kilometer sambil memantau kondisi jalur mudik 2026.
Toyota Veloz Hybrid digunakan untuk perjalanan dari Bekasi menuju jalur utara dan selatan Jawa Barat.
Selain menguji konsumsi bahan bakar, perjalanan ini juga menjadi momen untuk melihat kepadatan lalu lintas serta kesiapan fasilitas mudik.
Di awal perjalanan, kondisi lalu lintas di Tol Cikampek terpantau mulai ramai, menandakan arus mudik mulai meningkat.
Rest area seperti KM 57 pun dipadati pemudik, lengkap dengan kehadiran Posko Siaga Toyota yang menyediakan layanan servis ringan hingga ruang istirahat.
Fasilitas Mudik Semakin Lengkap
Keberadaan posko mudik menjadi salah satu hal penting bagi pemudik.
Di rest area, tersedia berbagai fasilitas mulai dari servis kendaraan, musala, ruang tunggu, hingga area bermain anak.
Menariknya, bahkan tersedia fasilitas hiburan seperti PlayStation serta layanan pijat gratis untuk mengurangi kelelahan pengemudi.
Hal ini menunjukkan peningkatan layanan mudik dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Selain itu, di beberapa titik juga ditemukan SPBU darurat yang menjual bahan bakar eceran untuk mengantisipasi kendaraan kehabisan bensin di tengah perjalanan.
Jalur Mudik Mulai Terurai
Memasuki Tol Cipali, kondisi lalu lintas mulai lebih lancar karena arus kendaraan terpecah antara jalur utara dan selatan.
Sementara itu, jalur selatan seperti Cileunyi menuju Nagreg terpantau belum terlalu padat.
Hal ini diduga karena sebagian pemudik masih menunda keberangkatan hingga mendekati hari Lebaran.
Baca Juga: Hasil MotoGP Brazil 2026, Marco Bezzecchi Juara Dramatis, Klasemen Terbaru Berubah Drastis !
Sorotan: Bandara Kertajati yang Sepi
Salah satu momen menarik dalam perjalanan ini adalah kunjungan ke Bandara Internasional Jawa Barat (Kertajati).
Meski berstatus bandara internasional, kondisi di lokasi terpantau sangat sepi.
Akses menuju bandara juga terlihat minim aktivitas, bahkan beberapa area tampak kurang terawat.
Padahal, bandara ini memiliki potensi besar sebagai alternatif Bandara Soekarno-Hatta.
Dengan jarak sekitar 97 km dari Bandung, Kertajati dinilai masih membutuhkan dukungan infrastruktur tambahan seperti koneksi kereta api agar lebih optimal.
Perjalanan Nyaman dan Efisien
Sepanjang perjalanan, Toyota Veloz Hybrid menunjukkan performa yang stabil dan efisien.
Dengan fitur keselamatan lengkap dan kabin yang nyaman, perjalanan jauh tetap terasa menyenangkan.
Total perjalanan mencapai 412 kilometer dengan konsumsi bahan bakar 25,9 km/liter.
Angka ini menjadi bukti bahwa kendaraan hybrid semakin relevan untuk kebutuhan mudik jarak jauh.
Dengan kondisi jalur yang relatif lancar dan dukungan fasilitas yang semakin baik, mudik 2026 diprediksi akan lebih nyaman dibanding tahun sebelumnya.
Editor : Muhamad Ahsanul Wildan