BLITAR KAWENTAR - Pasar mobil bekas murah di Cilacap kembali menarik perhatian. Salah satu showroom, BMK Bandung cabang Cilacap, menghadirkan berbagai pilihan unit kendaraan dengan harga kompetitif mulai Rp80 jutaan hingga di bawah Rp120 juta.
Dalam video terbaru yang beredar, deretan mobil bekas murah di Cilacap ini dipamerkan lengkap dengan kondisi, spesifikasi, hingga kekurangannya secara transparan. Hal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi calon pembeli yang sedang mencari kendaraan untuk kebutuhan harian maupun mudik.
Pilihan mobil bekas murah di Cilacap ini cukup beragam, mulai dari city car, MPV keluarga, hingga SUV ringan. Beberapa unit bahkan sudah mendapatkan upgrade tampilan dan fitur tambahan, sehingga terlihat lebih modern dibanding tahun produksinya.
Baca Juga: Partisipasi Masyarakat Kota Blitar Ikuti Program CKG Masihh 14 Persen, Dinkes Ungkap Penyebabnya
Nissan Livina 2007 Full Upgrade, Siap Mudik
Salah satu unit menarik adalah Nissan Livina tahun 2007 yang telah mengalami full upgrade menjadi tampilan lebih baru ala 2015. Mobil ini juga sudah melalui proses restorasi menyeluruh.
Menurut penjual, mobil ini sudah digunakan untuk perjalanan mudik dan terbukti nyaman. Meski begitu, terdapat sedikit catatan pada bagian shockbreaker yang akan diperbaiki kembali di bengkel pusat Bandung.
Suzuki Swift Turun Harga Jadi Rp117 Juta
Unit lain yang cukup mencuri perhatian adalah Suzuki Swift yang mengalami penurunan harga dari Rp120 juta menjadi Rp117 juta. Harga tersebut sudah termasuk bonus cabut berkas.
Mobil ini telah digunakan untuk perjalanan luar kota dan diklaim memiliki kenyamanan yang baik. Beberapa fitur tambahan seperti head unit 9 inci, setir modifikasi, serta body kit membuat tampilannya semakin sporty.
Daihatsu Xenia 2014 Mulai Rp87,5 Juta
Bagi yang mencari mobil keluarga ekonomis, tersedia Daihatsu Xenia 2014 tipe D Plus dengan mesin 1.000 cc. Unit ini dibanderol Rp87,5 juta dan masih bisa dinegosiasikan.
Mobil berwarna putih ini memiliki kondisi bodi kaleng, interior orisinal, serta fitur standar seperti double airbag dan power window yang berfungsi normal. Pajak kendaraan juga masih dalam kondisi hidup.
Daihatsu Sigra 2018, Irit dan Terjangkau
Pilihan lain datang dari Daihatsu Sigra 2018 tipe M yang juga dijual di kisaran Rp87,5 juta. Mobil ini cocok untuk konsumen yang mengutamakan efisiensi bahan bakar.
Namun, ada catatan pada pajak kendaraan yang sudah mati selama tiga tahun dengan estimasi biaya perpanjangan sekitar Rp8 juta. Meski demikian, penjual menawarkan bantuan pengurusan pajak jika diperlukan.
Daihatsu Luxio 2010 Cocok untuk Usaha
Untuk kebutuhan usaha, tersedia Daihatsu Luxio 2010 tipe X dengan harga Rp96 juta. Mobil ini memiliki kabin luas dan AC double blower, sehingga cocok digunakan untuk travel atau usaha logistik ringan.
Kondisinya disebut masih layak pakai, meskipun cat bodi sudah mengalami pengecatan ulang karena faktor usia.
Daihatsu Terios 2008, SUV di Bawah Rp100 Juta
Segmen SUV juga tidak ketinggalan. Tersedia dua unit Daihatsu Terios 2008 tipe TS upgrade dengan harga Rp99,5 juta.
Mobil ini sudah dilengkapi berbagai aksesoris seperti pelek racing, spoiler, cover ban serep, hingga head unit layar sentuh. Interiornya juga sudah dilapisi cover jok rapi serta dilengkapi AC double blower.
Kilometer kendaraan berada di kisaran 180 ribu hingga 200 ribu km, namun seluruh fitur elektrikal diklaim masih berfungsi normal.
Baca Juga: Pemkot Blitar Tunggu Kebijakan Resmi ASN WFH, Begini Skenario yang Disiapkan
Pilihan Lengkap di Bawah Rp100 Juta
Menariknya, sebagian besar mobil bekas murah di Cilacap yang ditawarkan berada di kisaran harga di bawah Rp100 juta. Hal ini tentu menjadi peluang besar bagi masyarakat yang ingin memiliki kendaraan pribadi dengan budget terbatas.
Selain itu, pihak showroom juga membuka opsi transaksi online serta menjamin keamanan pembayaran melalui rekening resmi perusahaan.
Dengan banyaknya pilihan unit, harga kompetitif, dan kondisi kendaraan yang siap pakai, pasar mobil bekas murah di Cilacap diprediksi akan terus diminati, terutama menjelang musim mudik dan kebutuhan mobilitas harian.
Editor : Edo Trianto