BLITAR KAWENTAR – Harga mobil listrik bekas kini mengalami penurunan signifikan di pasaran. Fenomena ini terlihat jelas di showroom Sido Auto Motor Cars yang berlokasi di WTC Mangga 2, Jakarta Utara. Di tempat ini, berbagai unit EV premium dijual dengan harga jauh lebih murah dibandingkan kondisi barunya, bahkan masih bergaransi.
Tren harga mobil listrik bekas yang semakin terjangkau menjadi peluang menarik bagi masyarakat yang ingin beralih ke kendaraan ramah lingkungan. Tidak hanya murah, unit yang ditawarkan juga tergolong baru dengan kondisi prima dan kilometer rendah.
Sido Auto menjadi salah satu showroom yang fokus menyediakan mobil listrik bekas berkualitas. Beragam pilihan tersedia, mulai dari kelas entry hingga premium. Menariknya, seluruh unit dijamin bebas tabrak dan banjir, serta mendapatkan garansi mesin dan transmisi hingga satu tahun, baik pembelian cash maupun kredit.
Baca Juga: Partisipasi Masyarakat Kota Blitar Ikuti Program CKG Masihh 14 Persen, Dinkes Ungkap Penyebabnya
Deretan EV Premium dengan Harga Turun Drastis
Salah satu unit yang menarik perhatian adalah Denza D9 tahun 2025. Mobil ini sebelumnya dibanderol sekitar Rp950 juta, namun kini dijual hanya sekitar Rp810 juta. Artinya, terjadi penurunan harga hingga lebih dari Rp100 juta dalam waktu singkat.
Selain itu, ada BYD Seal Performance 2024 yang dijual sekitar Rp485 juta, padahal harga barunya tembus Rp700 jutaan. Varian lain seperti BYD Seal Premium juga tersedia di kisaran Rp430 jutaan.
Tidak ketinggalan, Chery Omoda E5 tahun 2025 yang sebelumnya berada di harga Rp500 jutaan kini bisa dibawa pulang dengan Rp295 juta. Penurunan drastis ini membuat mobil listrik semakin kompetitif dibandingkan mobil konvensional.
Hyundai Ioniq 5 Signature Long Range juga menjadi primadona. Mobil ini yang dulunya dijual sekitar Rp800 jutaan kini turun menjadi Rp430 jutaan. Dengan jarak tempuh yang panjang dan kenyamanan tinggi, unit ini menjadi salah satu favorit di kelasnya.
Baca Juga: Pemkot Blitar Tunggu Kebijakan Resmi ASN WFH, Begini Skenario yang Disiapkan
Pilihan Non-EV Tetap Tersedia
Meski fokus pada EV, Sido Auto juga menyediakan mobil berbahan bakar bensin. Beberapa di antaranya adalah Toyota Agya, Mazda2, hingga Hyundai Santa Fe diesel.
Harga yang ditawarkan pun cukup kompetitif. Toyota Agya 2021 misalnya, dijual di kisaran Rp120 jutaan. Sementara Mazda2 2017 ditawarkan sekitar Rp145 juta. Untuk SUV, Hyundai Santa Fe 2022 tipe tertinggi dilepas dengan harga sekitar Rp415 juta.
Pilihan ini memberikan fleksibilitas bagi konsumen yang belum sepenuhnya siap beralih ke kendaraan listrik.
Baca Juga: Pemkot Blitar Imbau Koperasi Kelurahan Merah Putih Himpun Anggota demi Kejar Modal Usaha
Keuntungan Beli Mobil Listrik Bekas
Menurunnya harga mobil listrik bekas menjadi keuntungan besar bagi konsumen. Selain harga lebih terjangkau, mobil listrik juga menawarkan biaya operasional yang lebih rendah dibandingkan mobil bensin.
Biaya pajak kendaraan listrik juga relatif murah. Bahkan dalam beberapa kasus, pajak tahunan hanya ratusan ribu rupiah. Selain itu, sebagian besar mobil listrik masih memiliki garansi baterai hingga 8 tahun.
Fasilitas charging di rumah juga sudah disiapkan. Konsumen akan mendapatkan perangkat charger yang bisa dipasang di rumah, sehingga tidak perlu bergantung pada stasiun pengisian umum.
Baca Juga: Lebih Dekat dengan Sosok Dokter Muda Spesialis Penyakit Dalam RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Blitar
Solusi di Tengah Ketidakpastian BBM
Dalam kondisi ketidakpastian harga dan ketersediaan bahan bakar, mobil listrik dinilai menjadi solusi alternatif yang efisien. Selain hemat biaya, kendaraan ini juga lebih ramah lingkungan.
Pihak showroom menyebut bahwa minat masyarakat terhadap mobil listrik bekas mulai meningkat. Hal ini dipicu oleh harga yang semakin masuk akal serta kesadaran akan efisiensi energi.
Dengan banyaknya pilihan dan harga yang kompetitif, pasar mobil listrik bekas diprediksi akan terus berkembang. Konsumen kini memiliki lebih banyak opsi untuk mendapatkan kendaraan modern dengan harga yang lebih terjangkau.
Editor : Edo Trianto