BLITAR KAWENTAR - Mobil listrik di bawah Rp200 juta menjadi sorotan utama dalam ajang Indonesia International Motor Show (IMS) 2026. Sejumlah pabrikan menghadirkan pilihan kendaraan listrik murah dengan fitur yang semakin lengkap, bahkan beberapa di antaranya sudah mendukung fast charging.
Fenomena mobil listrik di bawah Rp200 juta ini menunjukkan bahwa pasar kendaraan listrik di Indonesia semakin berkembang pesat. Dalam tiga paragraf awal saja, terlihat bagaimana berbagai merek berlomba menghadirkan produk terjangkau untuk menarik minat konsumen.
Tidak hanya city car, segmen SUV kompak hingga hatchback juga mulai meramaikan kategori mobil listrik di bawah Rp200 juta. Hal ini tentu menjadi kabar baik bagi masyarakat yang ingin beralih ke kendaraan ramah lingkungan tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.
ChangAn Lumin, City Car Murah dengan Fast Charging
Salah satu pendatang baru yang mencuri perhatian adalah ChangAn Lumin. Mobil listrik mungil ini dibanderol sekitar Rp173 jutaan on the road Jakarta.
Dengan kapasitas baterai 28,8 kWh, ChangAn Lumin mampu menempuh jarak hingga 301 km berdasarkan standar NEDC. Menariknya, mobil ini sudah mendukung fast charging DC yang mampu mengisi daya dari 30 persen ke 80 persen hanya dalam waktu sekitar 35 menit.
Interiornya juga cukup modern dengan head unit model floating, panel instrumen digital, serta fitur seperti regenerative braking dan airbag.
VinFast VF3, SUV Mini dari Vietnam
Pendatang baru lainnya adalah VinFast VF3 yang hadir sebagai SUV listrik kompak. Harga awalnya berada di kisaran Rp156 juta, namun belum termasuk baterai karena tersedia skema sewa.
Jika membeli termasuk baterai, harganya menyentuh Rp200 jutaan. Mobil ini memiliki jarak tempuh sekitar 215 km dan sudah mendukung pengisian daya cepat (DC charging).
Menariknya, VinFast menawarkan garansi baterai seumur hidup untuk skema sewa, yang menjadi nilai tambah tersendiri di segmen ini.
Seres E1, Diskon Gila-gilaan di IMS 2026
Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah Seres E1. Mobil listrik ini sebenarnya dibanderol mulai Rp189 juta, namun selama IMS 2026 mendapatkan diskon besar hingga Rp50 juta.
Dengan potongan tersebut, harga Seres E1 turun drastis menjadi sekitar Rp138 juta untuk varian standar dan Rp168 juta untuk varian long range.
Untuk jarak tempuh, varian standar mampu mencapai 180 km, sedangkan versi long range hingga 220 km. Namun, mobil ini masih menggunakan pengisian AC dan belum mendukung fast charging.
Wuling Air EV, Tetap Jadi Favorit
Wuling Air EV juga masih menjadi pilihan populer di segmen ini. Meski harga normalnya berada di atas Rp200 juta, namun selama IMS 2026 tersedia diskon hingga Rp51 juta untuk varian tertentu.
Dengan baterai sekitar 17,3 kWh, mobil ini mampu menempuh jarak hingga 200 km untuk varian standar dan hingga 300 km untuk varian Pro.
Desainnya yang compact dan praktis membuat Wuling Air EV cocok untuk penggunaan di perkotaan.
BYD Atto 1, Paling Laris di Kelasnya
Di segmen ini, BYD Atto 1 menjadi salah satu mobil listrik paling laris. Harga yang ditawarkan mulai dari Rp199 juta untuk varian standar dan Rp235 juta untuk varian premium.
Mobil ini memiliki kapasitas baterai sekitar 30 kWh dengan jarak tempuh hingga 300 km. Dengan kapasitas penumpang hingga lima orang serta bagasi yang cukup luas, BYD Atto 1 menawarkan kepraktisan lebih dibandingkan kompetitornya.
Pilihan Semakin Banyak, Konsumen Diuntungkan
Kehadiran berbagai mobil listrik di bawah Rp200 juta di IMS 2026 menunjukkan bahwa industri otomotif Indonesia sedang memasuki fase baru. Harga yang semakin terjangkau, fitur yang semakin lengkap, serta promo besar-besaran membuat kendaraan listrik kini semakin mudah diakses.
Bahkan, beberapa model menawarkan value for money yang sangat tinggi, terutama dengan adanya diskon puluhan juta rupiah selama pameran berlangsung.
Bagi konsumen yang ingin beralih ke mobil listrik, momentum IMS 2026 menjadi waktu yang tepat untuk membeli kendaraan dengan harga terbaik.
Editor : Edo TriantoSumber : Ngegas Otomotif, youtube