BLITAR - Tren berburu mobil bekas berkualitas dengan harga miring kembali meningkat pasca-lebaran. Bagi masyarakat yang sedang mencari kendaraan operasional maupun mobil hobi, Putra Motor Depok menghadirkan kejutan dengan merilis stok unit terbaru yang dibanderol dengan harga sangat kompetitif. Tidak tanggung-tanggung, beberapa unit legendaris seperti Isuzu Panther Touring hingga sedan klasik ditawarkan dengan harga yang siap menggoyang pasar otomotif.
Dalam pantauan terbaru, Putra Motor yang berlokasi di Jalan Musup 1 Nomor 35, Kota Depok, tetap beroperasi melayani pelanggan meski masih dalam suasana silaturahmi. Bang Danang, pengelola Putra Motor, mengungkapkan bahwa permintaan unit justru meningkat di momen libur ini. "Hari pertama setelah lebaran saja sudah banyak yang menelepon ingin cek unit. Mungkin karena banyak yang baru cair THR-nya," ujarnya dengan nada optimis.
Pilihan Unit MPV dan Mobil Keluarga Tangguh
Salah satu primadona yang baru masuk adalah Mitsubishi Kuda Grandia tahun 2003. Mobil berwarna hitam elegan ini tampil sangat rapi dengan interior orisinal yang masih kencang dan dashboard yang terjaga. Untuk urusan dapur pacu, mesin bensin 1.600 cc karburator ini diklaim siap jalan jauh. Radiator pun sudah dibersihkan (dirojok) agar suhu mesin tetap stabil. Unit ini dibuka dengan harga Rp 45,5 juta saja (nego).
Baca Juga: Cerita Vokalis Perempuan dari Band Lokal Blitar Suryakarsa: Semua Berawal dari Jadi Penonton
Bagi pecinta "Rajanya Diesel", tersedia Isuzu Panther Touring tahun 2003 transmisi matic. Unit ini tergolong langka karena jarang sekali ditemukan Panther Touring dengan transmisi otomatis yang responsif. Meski pajak off setahun, mobil ini sudah teruji tangguh untuk perjalanan jarak jauh. Dengan balutan interior mewah hasil retrim, unit ini dibanderol spesial di angka Rp 101 juta.
Selain itu, terdapat Nissan Serena HWS tahun 2009 bagi keluarga yang mendambakan kenyamanan ekstra. Mobil dengan fitur electric sliding door ini ditawarkan dengan harga sangat miring, yakni Rp 64 juta. Kondisi mesin dan matic dipastikan sehat setelah menempuh perjalanan jauh dari Sukabumi ke Depok tanpa kendala.
Obral Mobil Rp 10 Jutaan untuk Belajar atau Operasional
Kejutan paling menarik di Putra Motor kali ini adalah tersedianya unit dengan harga di bawah Rp 20 juta. Untuk kategori mobil belajar atau operasional pasar malam, tersedia Honda Accord tahun 1983 manual. Mobil berbahan besi solid ini dijual hanya Rp 10,5 juta. Kondisi mesin diklaim sehat dan pajak pun masih hidup hingga 2024.
Tak ketinggalan, Kijang Rover tahun 1991 juga ikut diobral. Mobil yang terkenal dengan mesin bandelnya ini cocok bagi pelaku usaha yang membutuhkan kendaraan tangguh untuk mengangkut barang. Cukup dengan modal Rp 14,5 juta, pelanggan sudah bisa membawa pulang mobil operasional yang siap kerja keras.
Segmen Sedan dan City Car Anak Muda
Bagi kalangan mahasiswa atau pecinta sedan, tersedia Toyota Vios G asli tahun 2004 manual. Mobil ini memiliki keunggulan pada sektor kaki-kaki yang baru saja diperbarui dan interior yang sangat rapi. Harganya dipatok di Rp 46 juta. Ada juga Toyota Camry tahun 2003 tipe G manual yang ditawarkan seharga Rp 42 juta bagi yang menginginkan aura kemewahan khas pejabat.
Pilihan unik lainnya adalah Peugeot 206 tahun 2002 matic. City car bergaya Eropa ini sangat cocok untuk penggunaan dalam kota. Meski ada beberapa minus pada sektor eksterior (cat yang memudar), mesin dan matic-nya masih bekerja dengan baik. Mobil ini bisa ditebus dengan harga Rp 28 juta.
Baca Juga: Kisah Bangkrut Rp2,4 Miliar hingga Bangkit, Rahasia Sukses Bisnis Dokter Mobil dari Nol Tanpa Utang
Sistem Penjualan dan Layanan
Putra Motor menerapkan sistem penjualan cash only atau tunai. Namun, mereka juga melayani tukar tambah (trade-in) baik itu upgrade maupun downgrade. Bagi calon pembeli yang berada di luar kota, Bang Danang memfasilitasi layanan video call untuk pengecekan unit secara detail agar transaksi tetap transparan dan amanah.
Seluruh unit yang tersedia rata-rata mengedepankan kesehatan mesin dan keabsahan surat-surat sebagai prioritas utama. "Minus pemakaian seperti lecet atau pajak mati selalu kami informasikan secara jujur kepada calon pembeli," pungkas Danang. (*)
Editor : Muhammad Adib Falih Rifly