BLITAR - Memiliki mobil pribadi dengan anggaran terbatas sering kali menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi pembeli pemula yang awam soal urusan mesin. Di bursa otomotif saat ini, pilihan mobil bekas 80 jutaan memang melimpah, namun tidak semuanya menawarkan ketenangan pikiran. Salah memilih unit justru bisa berujung pada pembengkakan biaya perbaikan di kemudian hari.
Bagi warga Blitar dan sekitarnya yang sedang mencari kendaraan harian yang tangguh, ada beberapa unit legendaris yang dikenal "minim drama". Daftar mobil bekas 80 jutaan ini dikurasi berdasarkan kemudahan perawatan, ketersediaan suku cadang, hingga efisiensi bahan bakar yang ramah di kantong. Mulai dari jenis MPV keluarga, hatchback modis, hingga SUV gagah, pilihan ini siap menemani mobilitas harian Anda tanpa perlu sering mampir ke bengkel.
Pilihan mobil bekas 80 jutaan yang masuk dalam radar utama para pemburu mobil seken antara lain adalah Daihatsu Xenia, Toyota Calya, hingga sang legenda Toyota Kijang Innova. Masing-masing memiliki karakteristik unik, mulai dari ketangguhan melibas tanjakan hingga kenyamanan kabin untuk keluarga besar.
Baca Juga: Mobil Keluarga Tahun Muda di Bawah Rp100 Juta, Pilihan Terbaik 2026
1. Daihatsu Xenia M Deluxe 2013: Raja Irit Penggerak Roda Belakang
Jika prioritas Anda adalah mobil keluarga dengan tahun yang relatif muda dan konsumsi BBM sangat irit, Daihatsu Xenia tipe M Deluxe transmisi manual 2013 adalah jawabannya. Mengusung mesin 1.000 cc berkode EJ-VE, mobil ini memang tidak didesain untuk adu kecepatan, namun torsinya cukup mumpuni untuk melibas tanjakan ekstrem berkat penggerak roda belakang (RWD).
Dengan kapasitas 8 penumpang, Xenia Gen 2 ini dibanderol di kisaran harga Rp85 juta. Pajaknya pun sangat terjangkau, hanya sekitar Rp1,5 juta per tahun, menjadikannya pilihan paling ekonomis bagi keluarga muda.
2. Toyota Calya E Manual 2016: Lebih Muda dan Modern
Bagi yang menginginkan mobil dengan tahun lebih segar, Toyota Calya tipe E tahun 2016 bisa dipinang dengan budget Rp88 juta. Meski menggunakan penggerak roda depan (FWD), Calya menawarkan kenyamanan suspensi yang lebih empuk dibandingkan Xenia 1.0. Mesin 1.200 cc 4-silinder miliknya jauh lebih bertenaga dan halus. Konsumsi BBM dalam kotanya mencapai 12-13 km/liter, sangat ideal untuk dijadikan mobil operasional harian atau taksi online.
3. Toyota Yaris "Bakpao" S Limited 2008: Hatchback Bandel nan Bergengsi
Baca Juga: Update Stok Mobil Bekas: Yaris, Honda Jazz, dan HRV Siap Jadi Pilihan Lebaran 2026
Beralih ke segmen hatchback, Toyota Yaris tipe S Limited 2008 tetap menjadi primadona. Meskipun usianya sudah belasan tahun, desain "Bakpao" yang ikonik masih terlihat relevan dan tidak memberikan kesan mobil murah. Keunggulan utamanya terletak pada durabilitas mesin 1NZ-FE yang sangat bandel dan transmisi matic yang tangguh. Dengan harga sekitar Rp88 juta, Anda sudah mendapatkan fitur canggih di zamannya seperti engine start stop button dan rem ABS.
4. Daihatsu Terios TX Manual 2007: SUV Tangguh untuk Segala Medan
Butuh kendaraan yang terlihat gagah dan siap diajak ke daerah dengan kontur jalan rusak? Daihatsu Terios tipe TX tahun 2007 adalah pilihan SUV terbaik di angka Rp87 juta. Sebagai penerus Daihatsu Taruna, Terios menawarkan kabin tiga baris dan sistem penggerak roda belakang yang kuat. Meski konsumsi BBM sedikit lebih boros dibanding MPV kecil, kemudahan perawatan dan harga suku cadangnya yang murah menjadi nilai tambah yang sulit ditolak.
5. Toyota Kijang Innova G Manual 2005: Mewah dan Nyaman
Ingin merasakan kenyamanan kelas atas dengan budget mepet? Toyota Kijang Innova tipe G tahun 2005 kini sudah menyentuh angka Rp85 juta. Walaupun sering dikeluhkan boros bahan bakar (6-7 km/liter di dalam kota), Innova menawarkan kualitas berkendara yang jauh di atas Avanza atau Xenia. Ruang kabin yang lapang dan suspensi yang nyaman membuatnya tetap dicari oleh konsumen yang lebih mengutamakan kenyamanan keluarga di atas segalanya.
Baca Juga: Mobil Bekas Layak Beli 2026: Honda Brio, Toyota Innova, Mitsubishi Expander, hingga Honda HRV
Memilih mobil bekas memang memerlukan ketelitian. Namun, dengan memilih unit-unit di atas, risiko mendapatkan "mobil rongsok" dapat diminimalisir asalkan pengecekan fisik dan mesin dilakukan secara menyeluruh sebelum transaksi. (*)
Editor : Muhammad Adib Falih Rifly