RADAR BLITAR - Mobil bekas 70–80 jutaan paling dicari 2026 menjadi topik hangat di kalangan pemburu kendaraan murah. Di tengah kondisi ekonomi yang menuntut efisiensi, mobil bekas di rentang harga ini dianggap sebagai solusi terbaik untuk mendapatkan kendaraan layak tanpa harus mengeluarkan biaya besar.
Menariknya, mobil bekas 70–80 jutaan paling dicari 2026 didominasi oleh model yang terkenal bandel, mudah dirawat, serta memiliki suku cadang melimpah. Hal ini membuat biaya kepemilikan tetap rendah meski usia kendaraan tidak lagi muda.
Berdasarkan tren pasar dan pengalaman bengkel, ada beberapa model mobil bekas 70–80 jutaan paling dicari 2026 yang masih layak dipertimbangkan oleh konsumen.
Toyota Avanza, Rajanya Mobil Bekas Murah
Pilihan utama jatuh pada Toyota Avanza generasi awal tahun 2005–2008. Mobil ini dikenal sebagai kendaraan “sejuta umat” yang punya reputasi bandel dan minim masalah.
Selain mampu menampung hingga tujuh penumpang, Avanza juga unggul dalam hal ground clearance tinggi serta penggerak roda belakang (RWD) yang membuatnya tangguh di berbagai kondisi jalan. Spare part yang melimpah dan harga terjangkau menjadi alasan utama mobil ini terus diburu.
Daihatsu Xenia, Saudara Kembar Lebih Terjangkau
Alternatif lain adalah Daihatsu Xenia yang merupakan kembaran Avanza. Dengan harga lebih murah, Xenia menawarkan spesifikasi yang hampir serupa.
Mobil ini cocok bagi pembeli dengan budget terbatas yang menginginkan kendaraan fungsional. Biaya servis di bengkel resmi juga cenderung lebih murah dibandingkan kompetitornya.
LCGC: Toyota Agya dan Sejenisnya Lebih Muda
Segmen LCGC juga masuk dalam daftar, seperti Toyota Agya, Datsun, hingga Suzuki Karimun Wagon R.
Keunggulan utama mobil LCGC adalah usia yang lebih muda, umumnya produksi 2014–2016. Dengan kondisi komponen yang masih segar, risiko kerusakan relatif lebih kecil. Konsumsi bahan bakar juga lebih irit, cocok untuk penggunaan harian di perkotaan.
Namun, mobil di segmen ini memiliki keterbatasan kapasitas dan tenaga mesin yang lebih kecil.
Nissan Grand Livina, Nyaman dan Stabil
Pilihan berikutnya adalah Nissan Grand Livina generasi awal (2007–2009).
Meski sempat dianggap rewel, mobil ini sebenarnya menawarkan kenyamanan berkendara yang lebih baik dibandingkan kompetitor di kelasnya. Suspensi empuk dan posisi rendah membuatnya stabil saat melaju di kecepatan tinggi.
Harga yang relatif turun di pasaran justru menjadi keuntungan bagi pembeli yang memahami karakter mobil ini.
Honda Jazz, Favorit Anak Muda
Untuk segmen hatchback, Honda Jazz generasi awal (GD3) masih menjadi favorit.
Mobil ini menawarkan desain stylish, handling stabil, serta pengalaman berkendara yang menyenangkan. Namun, pembeli disarankan memilih varian manual karena versi otomatis menggunakan teknologi CVT yang rawan masalah jika perawatan tidak tepat.
Toyota Kijang Innova, Opsi Lebih Besar
Bagi yang membutuhkan mobil lebih besar, Toyota Kijang Innova bensin generasi awal (2006) juga bisa ditemukan di kisaran harga ini.
Meski konsumsi bahan bakar lebih boros, Innova menawarkan kenyamanan kabin luas dan suspensi yang nyaman, cocok untuk keluarga.
Faktor Penting: Jangan Asal Beli
Di balik banyaknya pilihan, ada satu hal penting yang tidak boleh diabaikan, yaitu kondisi unit. Calon pembeli disarankan untuk tidak hanya terpaku pada harga pasaran.
Pengecekan menyeluruh, termasuk mesin, kaki-kaki, dan riwayat kendaraan, wajib dilakukan sebelum transaksi. Membeli mobil tanpa inspeksi berisiko tinggi terhadap biaya perbaikan di kemudian hari.
Selain itu, disarankan membeli langsung dari penjual terpercaya atau membawa mekanik saat inspeksi untuk memastikan kondisi kendaraan benar-benar layak.
Stabil di Jalan, Mudah Dirawat
Mayoritas mobil di segmen ini masih menggunakan penggerak roda belakang, yang dikenal lebih stabil terutama saat melaju di jalan tol atau medan menanjak.
Ditambah lagi, ketersediaan spare part yang melimpah membuat mobil-mobil ini tetap relevan di tahun 2026, meski usianya sudah lebih dari satu dekade.
Dengan mempertimbangkan kebutuhan dan kondisi kendaraan, mobil bekas 70–80 jutaan tetap menjadi pilihan rasional bagi masyarakat Indonesia yang ingin kendaraan murah, tangguh, dan mudah dirawat.
Editor : Ingge Nayla Ayu Karina