TULUNGAGUNG – Memiliki anggaran antara Rp98 juta hingga Rp119 juta sering kali membuat calon pembeli mobil dilematis. Di pasar mobil baru, dana tersebut mungkin hanya cukup untuk uang muka atau membawa pulang unit LCGC (Low Cost Green Car) 5-seater. Namun, jika melirik pasar mobil bekas, rentang harga tersebut adalah "surga" bagi pencinta SUV (Sport Utility Vehicle) yang menawarkan kegagahan, kenyamanan, dan prestise jauh di atas mobil murah.
Berdasarkan pantauan pasar otomotif tahun 2026, terdapat lima kandidat SUV bekas yang menjadi favorit karena durabilitas dan tampilannya yang tetap timeless. Kelima mobil tersebut adalah Honda CR-V Gen 3, Nissan X-Trail T31, Suzuki Grand Vitara, Toyota Rush, dan Daihatsu Terios. Masing-masing memiliki karakter unik, mulai dari yang paling "badak" hingga yang paling boros namun mewah.
Honda CR-V dan Nissan X-Trail: Pertarungan Kenyamanan vs Performa
Pilihan pertama jatuh pada Honda CR-V Gen 3 tahun 2008 atau yang populer disebut "CR-V Kura-Kura". Dengan harga di kisaran Rp110 juta, mobil ini menawarkan desain yang tetap modis diajak ke mall. Konsumen dihadapkan pada pilihan mesin 2.4 matic yang bertenaga 170 PS dengan fitur keselamatan VSA, atau mesin 2.0 manual yang lebih irit bahan bakar. Meski interiornya mewah dengan leg room lega, CR-V dikenal memiliki bantingan suspensi yang agak kaku.
Jika kenyamanan adalah prioritas utama, Nissan X-Trail 2.5 ST tahun 2010 adalah jawabannya. Dijuluki sebagai "sofa berjalan", X-Trail T31 dibanderol sekitar Rp110 juta untuk tunai dan bahkan bisa menyentuh Rp98 juta untuk skema kredit. Dengan suspensi independen di keempat roda, mobil ini paling empuk di kelasnya. Namun, calon pembeli wajib waspada pada perawatan transmisi CVT dan biaya pajak tahunan yang mencapai Rp4 jutaan.
Suzuki Grand Vitara: Gagah dan Tangguh di Tanjakan
Bagi Anda yang mencari tampilan maskulin, Suzuki Grand Vitara 2010 adalah kandidat kuat. Berbeda dengan CR-V dan X-Trail yang berpenggerak roda depan (FWD), Grand Vitara menggunakan penggerak roda belakang (RWD). Hal ini membuatnya lebih tangguh melibas tanjakan dan medan kasar. Unit tipe GL matic kini dipasarkan sekitar Rp107 juta, sementara tipe tertinggi JLX manual berada di angka Rp119 juta. Sayangnya, mesin J20H miliknya dikenal agak lamban di tarikan awal meski sangat awet.
Toyota Rush dan Daihatsu Terios: Solusi Ekonomis Sejuta Umat
Di segmen SUV kompak, duet Toyota Rush (2010-2012) dan Daihatsu Terios (2012) menjadi solusi paling rasional. Toyota Rush tipe G manual 2010 merupakan pilihan termurah di daftar ini dengan harga pas Rp100 juta. Sementara itu, Daihatsu Terios TX Matic 2012 yang lebih muda dua tahun dibanderol sekitar Rp115 juta dan masih bisa dinego.
Keunggulan utama duo Astra ini adalah efisiensi BBM yang mencapai 1:11 km/liter dan biaya perawatan yang sangat murah. Terios TX 2012 juga sudah dibekali kapasitas 7-seater murni dari pabrik, menjadikannya mobil keluarga paling value for money. Meski suspensinya cenderung keras dan limbung di kecepatan tinggi, nilai jual kembali (resale value) kedua mobil ini tetap yang paling stabil di Indonesia.
Kesimpulannya, jika Anda mencari kemewahan murni, Nissan X-Trail adalah pemenangnya. Namun, jika anggaran Anda terbatas tepat di angka Rp100 juta dan menginginkan ketenangan pikiran dalam perawatan, Toyota Rush manual adalah pilihan paling bijak untuk dibawa pulang ke garasi tahun ini.
Editor : Natasha Eka Safrina