BLITAR - Persebaya Surabaya tengah berada dalam kepercayaan diri tinggi jelang laga tandang krusial melawan Persija Jakarta di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Sabtu mendatang. Kemenangan tipis 1-0 atas Persita Tangerang di pekan ke-26 menjadi modal berharga bagi skuad Bajul Ijo untuk mencuri poin di ibu kota. Hasil positif tersebut tidak hanya mengembalikan mental bertanding pemain, tetapi juga menjadi penawar luka setelah sebelumnya mereka dipaksa menyerah dengan skor telak 1-5 oleh Borneo FC.
Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, mengapresiasi kedisiplinan lini belakangnya yang berhasil mencatatkan clean sheet di laga terakhir. Bagi pelatih asal Portugal tersebut, menjaga kesucian gawang adalah kunci utama jika ingin meraih hasil maksimal di markas Macan Kemayoran. Meskipun puas dengan performa pertahanan, Tavares mengingatkan anak asuhnya untuk meningkatkan efektivitas di lini depan guna mengunci kemenangan lebih awal.
Ujian berat memang menanti Persebaya Surabaya mengingat rekor pertemuan yang kurang berpihak pada mereka. Dalam tiga musim terakhir, tim kebanggaan Bonek ini belum pernah merasakan manisnya kemenangan saat bertandang ke markas Persija. Terlebih, pada putaran pertama musim ini, Bajul Ijo harus mengakui keunggulan Persija dengan skor 1-3 saat bermain di Surabaya. Duel klasik ini diprediksi akan berlangsung dengan tensi tinggi mengingat rivalitas panjang kedua tim sejak era perserikatan.
Strategi Berani Bernardo Tavares di Tengah Badai Cedera
Keberhasilan meraih kemenangan atas Persita Tangerang tidak lepas dari keputusan berani Bernardo Tavares dalam meracik komposisi pemain. Secara mengejutkan, ia mencadangkan dua pilar penting, yakni kiper Ernando Ari dan winger lincah Bruno Moreira. Keputusan ini sempat mengundang tanda tanya besar di kalangan suporter, namun Tavares menjelaskan bahwa kebugaran fisik adalah prioritas utama.
"Kondisi para pemain tidak seperti yang kami harapkan. Banyak pemain yang cedera dan mereka belum pulih 100 persen. Saya tidak ingin mengambil risiko memainkan pemain yang belum siap bertempur di level tertinggi," tegas pelatih berusia 45 tahun tersebut. Strategi rotasi ini terbukti jitu, di mana Francisco Rivera muncul sebagai pahlawan lewat gol tunggalnya di menit ke-61 yang memastikan tiga poin tetap berada di Surabaya.
Tavares kini berharap departemen medis bisa melakukan "keajaiban" untuk memulihkan para pilar inti sebelum keberangkatan ke Jakarta. Kehadiran skuad yang lengkap sangat dibutuhkan mengingat Persija Jakarta juga tengah terluka dan mengusung misi bangkit untuk memangkas jarak dengan pemuncak klasemen, Persib Bandung.
Misi Menembus Empat Besar Super League
Tambahan tiga poin dari laga terakhir telah mengerek posisi Persebaya Surabaya ke peringkat lima klasemen sementara dengan koleksi 42 poin dari 26 pertandingan. Green Force kini menempel ketat Malut United yang berada di posisi keempat. Selisih poin yang tipis membuat peluang Persebaya untuk menembus zona empat besar dan mengamankan tiket kompetisi Asia masih terbuka sangat lebar.
Konsistensi akan menjadi kunci utama bagi Bajul Ijo di sisa musim yang semakin menegangkan. Dukungan penuh Bonek di Stadion Gelora Bung Tomo sebelumnya telah terbukti menjadi energi tambahan yang luar biasa. Kini, tantangan sebenarnya adalah bagaimana menjaga ritme kemenangan tersebut saat bermain di bawah tekanan ribuan pendukung lawan di GBK.
Sisa pertandingan musim ini dipastikan akan berjalan semakin berat. Namun, dengan performa yang mulai stabil dan strategi jitu dari Bernardo Tavares, Persebaya Surabaya diyakini mampu kembali menjadi kekuatan yang menakutkan di papan atas. Pertarungan di Jakarta nanti bukan sekadar perebutan poin, melainkan pertaruhan harga diri dalam salah satu duel terbesar di sepak bola Indonesia.
Editor : Saifullah Muhammad Jafar