RADAR BLITAR - Daihatsu All New Ayla 2026 kembali menjadi sorotan di segmen mobil LCGC (Low Cost Green Car). Khususnya untuk varian 1000 cc tipe X CVT, yang disebut sebagai tipe terlengkap di kelasnya. Namun, muncul pertanyaan besar: apakah model terbaru ini benar-benar membawa perubahan signifikan dibanding versi sebelumnya?
Baca Juga: Honda City 2014 Bekas CVT Mulus, Mesin i-VTEC Responsif dan Dijamin Bebas Banjir, Segini Kondisinya!
Dalam ulasan terbaru dari kanal otomotif, Daihatsu All New Ayla 2026 X CVT dibedah secara menyeluruh, mulai dari eksterior, interior, hingga fitur yang ditawarkan. Hasilnya, mobil ini ternyata masih mempertahankan banyak aspek dari model 2025.
Sejak awal kemunculannya, Daihatsu All New Ayla 2026 memang diposisikan sebagai city car ekonomis yang cocok untuk penggunaan harian. Dengan harga terjangkau dan konsumsi bahan bakar efisien, mobil ini tetap menjadi incaran masyarakat Indonesia.
Eksterior Masih Familiar, Minim Sentuhan Baru
Dari sisi tampilan luar, Daihatsu All New Ayla 2026 tipe X CVT tidak mengalami perubahan signifikan. Desain grille depan masih menggunakan finishing hitam dove dengan aksen chrome di bagian emblem. Tarikan garis bodi depan membentuk kesan huruf X yang menjadi ciri khas.
Namun, berbeda dengan tipe R, varian X ini masih menggunakan lampu halogen tanpa tambahan fog lamp. Hal ini membuat tampilannya terlihat lebih sederhana, tetapi justru menjadi daya tarik tersendiri bagi pecinta modifikasi.
Pada bagian samping, velg berukuran 14 inci dengan balutan ban 175/65 masih dipertahankan. Sistem pengereman depan sudah menggunakan cakram, sementara belakang masih tromol. Spion elektrik tersedia, tetapi belum dilengkapi fitur auto retract.
Bagian belakang juga terkesan polos. Tidak ada spoiler, sensor parkir, maupun kamera mundur. Lampu belakang masih menggunakan model halogen sederhana tanpa reflektor tambahan.
Mesin 1000 cc, Irit untuk Perkotaan
Dari sektor dapur pacu, Daihatsu All New Ayla 2026 X CVT dibekali mesin 1000 cc 3 silinder dengan teknologi VVT-i. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga sebesar 67 PS dan torsi 89 Nm.
Dengan penggerak roda depan dan transmisi CVT, mobil ini dirancang untuk penggunaan dalam kota. Konsumsi bahan bakar yang irit menjadi salah satu keunggulan utama yang tetap dipertahankan.
Fitur keselamatan dasar seperti ABS, EBD, Vehicle Stability Control (VSC), dan Hill Start Assist juga sudah disematkan, khususnya untuk varian CVT.
Interior Sederhana, Fungsional Tanpa Banyak Upgrade
Masuk ke dalam kabin, nuansa interior Daihatsu All New Ayla 2026 masih didominasi warna hitam. Dashboard terlihat sederhana tanpa sentuhan material premium seperti soft touch.
Head unit masih menggunakan model standar 2 DIN tanpa layar sentuh. Meski begitu, fitur konektivitas seperti Bluetooth, USB, dan AUX tetap tersedia. Pengaturan AC juga masih manual, berbeda dengan tipe lebih tinggi yang sudah digital.
Setir belum dilengkapi tombol multifungsi dan hanya memiliki pengaturan standar. Panel instrumen masih analog, meskipun sudah cukup informatif untuk kebutuhan berkendara harian.
Jok menggunakan bahan fabric dengan motif garis merah yang memberi kesan sporty. Namun, pengaturan jok masih manual dan belum mendukung pengaturan tinggi.
Kabin Belakang dan Bagasi Cukup Luas
Untuk baris kedua, ruang kabin tergolong cukup lega untuk ukuran city car. Meski begitu, fitur seperti ISOFIX belum tersedia, dan headrest masih menyatu (tidak adjustable).
Bagasi menjadi salah satu nilai plus. Kapasitasnya cukup besar dan bisa diperluas dengan melipat jok belakang secara penuh. Daihatsu juga tetap memberikan cargo net sebagai nilai tambah.
Kesimpulan: Worth It atau Tidak?
Secara keseluruhan, Daihatsu All New Ayla 2026 X CVT memang tidak membawa banyak perubahan dibanding model sebelumnya. Kenaikan harga yang terjadi lebih disebabkan oleh penyesuaian biaya administrasi, bukan peningkatan fitur.
Namun, bagi konsumen yang mencari mobil murah, irit, dan fungsional untuk penggunaan harian, mobil ini masih tergolong layak dipertimbangkan. Terlebih, platformnya yang sederhana membuatnya fleksibel untuk dimodifikasi sesuai selera.
Editor : Ingge Nayla Ayu Karina