JAKARTA – Toyota Yaris Cross Hybrid 2024 kini tengah menjadi buah bibir di kalangan pecinta otomotif nasional. Bukan hanya karena desainnya yang gagah, namun efisiensi bahan bakarnya disebut-sebut sebagai salah satu yang terbaik di kelasnya. Dalam sebuah pengujian nyata di jalanan ibu kota, konsumsi BBM Yaris Cross Hybrid terbukti mampu mencatatkan angka yang bikin geleng-geleng kepala, yakni mencapai 1 banding 24 kilometer per liter.
Angka konsumsi BBM Yaris Cross Hybrid yang sangat impresif ini sekaligus menjawab keraguan konsumen mengenai kapasitas tangki bensinnya yang tergolong mungil, hanya sekitar 30 hingga 35 liter. Meski tangkinya kecil, efisiensi mesin yang luar biasa membuat mobil ini mampu menempuh jarak yang sangat jauh tanpa harus sering mampir ke SPBU. Untuk pemakaian harian yang paling boros sekalipun, mobil ini masih sanggup bertahan di angka 1 banding 19 kilometer per liter.
Rata-rata penggunaan normal di medan macet perkotaan berada di kisaran 1 banding 21 hingga 22 kilometer per liter. Hal ini menempatkan konsumsi BBM Yaris Cross Hybrid di posisi yang lebih unggul dibandingkan saudara besarnya, Innova Zenix Hybrid, yang rata-rata berada di angka 1:14 hingga 1:20. Keiritan ini menjadi senjata utama Yaris Cross Hybrid untuk bersaing ketat di pasar SUV kompak Indonesia yang semakin kompetitif.
Sensasi Berkendara: Lincah dan Bertenaga
Salah satu keunggulan teknis yang langsung terasa saat mengemudikan Yaris Cross Hybrid adalah radius putarnya yang mantap. Berbeda dengan pendahulunya, "Yaris Lele", yang memiliki radius putar agak lebar, Yaris Cross Hybrid sangat lincah untuk bermanuver di jalan sempit atau saat harus putar balik. Cukup sekali putar, mobil langsung mengarah ke tujuan dengan presisi.
Masuk ke dalam kabin, pengemudi akan disuguhi layar head unit besar dan ambience biru yang menegaskan identitas kendaraan ramah lingkungan. Meski didesain untuk mengejar keiritan, tenaga yang dihasilkan motor listriknya tidak bisa dipandang sebelah mata. Mobil ini tetap memiliki akselerasi yang cukup responsif tanpa terasa lelet (boyo), sangat pas untuk karakter stop-and-go di kemacetan kota.
Mengenal Fitur EV Mode dan Driving Experience
Yaris Cross Hybrid dilengkapi dengan EV Mode yang memungkinkan mobil berjalan sepenuhnya menggunakan tenaga baterai dalam jarak tertentu. Pengisian daya baterai dilakukan secara otomatis melalui sistem pengereman regeneratif. Jadi, setiap kali pengemudi menginjak rem, energi tersebut diubah menjadi daya listrik untuk mengisi baterai.
Menariknya, terdapat tombol khusus "Z" untuk mengatur mode berkendara. Tekanan singkat akan mengaktifkan Power Mode untuk tenaga tambahan, sementara tekanan lama akan masuk ke Eco Mode untuk efisiensi maksimal. Kombinasi kedua mode ini memberikan fleksibilitas bagi pengemudi, apakah ingin berkendara santai demi menghemat bensin atau butuh tenaga lebih saat menyalip kendaraan lain.
Catatan Katro yang Perlu Diketahui
Meski performanya jempolan, bukan berarti mobil ini tanpa celah. Ada beberapa poin yang menjadi catatan khusus. Pertama adalah desain panoramic roof yang terbelah dua di tengah, sehingga tidak memberikan kesan luas yang maksimal seperti jendela tunggal. Selain itu, pilar A pada mobil ini tergolong sangat tebal, yang berpotensi menciptakan blind spot cukup besar bagi pengemudi saat hendak berbelok.
Masalah lain yang muncul adalah suhu kabin saat siang hari. Meski AC Toyota dikenal sangat dingin, lapisan penutup panoramic roof yang tipis membuat hawa panas matahari tetap terasa menyengat di area kepala penumpang. Pengemudi seringkali harus menyetel suhu AC hingga sangat rendah untuk menetralkan hawa panas dari atap tersebut. Namun, segala kekurangan ini dirasa masih termaafkan mengingat keunggulan utama pada sektor efisiensi dan fitur canggih yang ditawarkan.
Editor : Natasha Eka Safrina