JAKARTA – Pasar otomotif Indonesia sedang diguncang oleh persaingan sengit di segmen kendaraan elektrifikasi keluarga. Selama ini, Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid seolah melenggang tanpa lawan yang sepadan. Namun, kehadiran Chery Tiggo 8 dengan teknologi Cherry Super Hybrid (CSH) memberikan kejutan besar. Dalam komparasi antara Chery Tiggo 8 LGC vs Innova Zenix, terungkap bahwa mobil asal Tiongkok ini menawarkan fitur berlimpah dengan harga yang jauh lebih terjangkau, bahkan berselisih hingga Rp200 juta.
Perbedaan mendasar dalam duel Chery Tiggo 8 LGC vs Innova Zenix terletak pada sistem penggeraknya. Innova Zenix mengandalkan sistem Hybrid Electric Vehicle (HEV) konvensional yang tidak memerlukan colokan listrik luar. Sementara itu, Tiggo 8 CSH hadir sebagai Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) yang bisa diisi daya dari rumah atau SPKLU. Dengan baterai raksasa 18 kWh, Tiggo 8 mampu menyemburkan tenaga hingga 341 HP dan torsi 525 Nm, sebuah angka yang lebih mendekati performa mobil sport ketimbang MPV keluarga.
Secara performa, Chery Tiggo 8 LGC vs Innova Zenix juga menunjukkan hasil yang kontras dalam uji akselerasi 0-100 km/jam. Tiggo 8 mampu mencatatkan waktu impresif 8,39 detik, jauh di bawah klaim resminya. Sementara Zenix, yang memiliki bobot di atas 2 ton, harus puas dengan catatan waktu sekitar 10 detik. Bagi keluarga yang mendambakan performa instan saat menyalip di jalan tol, Tiggo 8 memberikan keuntungan teknis yang signifikan berkat mesin 1.500 cc Turbo-nya.
Kenyamanan Kabin dan Kekedapan Suara
Chery nampaknya tidak main-main dalam menantang dominasi Kijang. Tiggo 8 dibekali dengan double glazing glass atau kaca lapis ganda di bagian depan yang membuat kabin terasa sangat kedap. Ditambah lagi dengan penggunaan engine mounting hidrolik dan roda gila (flywheel) yang didesain minim vibrasi, suara mesin nyaris tidak terdengar saat melakukan transisi dari mode listrik ke bensin.
Di sisi lain, Toyota Innova Zenix tetap menawarkan kenyamanan khas "Kijang" yang sudah melegenda. Meskipun masih menggunakan kaca lapis tunggal dan mounting konvensional, suspensi Zenix dikenal sangat mumpuni dalam meredam jalanan bergelombang di Indonesia. Zenix juga unggul dalam hal akomodasi penumpang dengan hadirnya kursi captain seat yang dilengkapi fitur ottoman dan sandaran betis, memberikan sensasi perjalanan kelas bisnis bagi penumpang baris kedua.
Pertempuran Fitur dan Teknologi ADAS
Jika bicara soal fitur hiburan dan teknologi, Chery Tiggo 8 tampak mendominasi. Head unit raksasa 15,6 inci dengan chipset Snapdragon, wireless charging 50 watt dengan pendingin, hingga fitur pijat di kursi penumpang depan menjadi nilai jual yang sulit ditampik. Fitur Vehicle to Load (V2L) juga memungkinkan Tiggo 8 menjadi "genset berjalan" untuk menyalakan perangkat elektronik luar seperti pemanas kopi atau rice cooker.
Namun, Toyota tidak tinggal diam dengan menyematkan Toyota Safety Sense (TSS) 2.0. Sistem keamanan aktif ini meliputi Adaptive Cruise Control hingga Lane Tracing Assist yang sangat fungsional saat kemacetan Jakarta. Chery membalasnya dengan ADAS yang tak kalah lengkap, termasuk Door Exit Warning yang mencegah penumpang membuka pintu jika ada objek mendekat dari belakang, serta total 10 buah airbag untuk perlindungan maksimal.
Efisiensi Energi dan Kesimpulan
Dalam hal konsumsi energi, sistem PHEV pada Tiggo 8 memungkinkan klaim efisiensi yang sangat tinggi, bahkan bisa menyentuh angka puluhan kilometer per liter jika baterai sering diisi daya. Sedangkan Innova Zenix Hybrid mencatatkan rata-rata konsumsi bensin di angka 15 hingga 26 km/liter, tergantung gaya berkendara. Zenix tetap menjadi pilihan aman bagi mereka yang tidak mau repot melakukan pengisian daya baterai secara manual.
Kesimpulannya, persaingan Chery Tiggo 8 LGC vs Innova Zenix adalah tentang pilihan antara kemapanan nama besar dan keberanian mencoba teknologi baru yang sarat fitur. Jika Anda mencari mobil keluarga yang prestisius dan teruji, Zenix tetap menjadi rajanya. Namun, jika Anda menginginkan value for money maksimal, performa buas, dan fitur masa depan dengan harga lebih murah Rp200 juta, Chery Tiggo 8 CSH adalah penantang yang tidak boleh diremehkan.
Editor : Natasha Eka Safrina