BLITAR KAWENTAR- Rekomendasi mobil bekas Rp80 jutaan tahun muda kini semakin banyak diburu masyarakat. Selain harga yang relatif terjangkau, mobil-mobil ini dinilai masih layak pakai dalam jangka panjang dengan biaya perawatan yang tidak memberatkan.
Bagi sebagian orang, membeli mobil bukan keputusan ringan. Sekali membeli, kendaraan biasanya digunakan hingga bertahun-tahun. Karena itu, memilih mobil bekas Rp80 jutaan dengan tahun muda menjadi solusi realistis, terutama bagi mereka dengan budget terbatas.
Dalam segmen ini, terdapat sejumlah pilihan menarik dengan fitur yang cukup lengkap. Bahkan, beberapa di antaranya sudah dilengkapi teknologi keselamatan yang tergolong baik di kelasnya.
Datsun Cross 2019, Crossover Murah dengan Fitur Lengkap
Salah satu rekomendasi mobil bekas Rp80 jutaan adalah Datsun Cross 2019. Mobil ini merupakan versi pengembangan dari Datsun Go+ dengan tampilan crossover yang lebih modern.
Datsun Cross hadir dengan fitur seperti ABS, EBD, vehicle dynamic control, dual airbag, hingga head unit layar sentuh. Suspensinya juga lebih stabil dibanding versi sebelumnya, membuat pengalaman berkendara lebih nyaman.
Kelebihan lainnya adalah perawatan yang mudah dan biaya servis yang relatif murah. Meski Datsun sudah tidak lagi diproduksi di Indonesia, ketersediaan suku cadang masih dijamin hingga beberapa tahun ke depan.
Datsun Go Live 2019, Tampilan Sporty dan Nyaman
Pilihan berikutnya adalah Datsun Go Live 2019 yang tampil lebih sporty dengan aksen kuning khas. Mobil ini menawarkan kenyamanan kabin dengan jok tebal serta posisi duduk ergonomis.
Fitur yang dimiliki hampir setara dengan Datsun Cross, termasuk sistem keselamatan yang cukup lengkap. Mesin yang digunakan juga dikenal bandel dan irit bahan bakar, menjadikannya pilihan menarik di kelas mobil bekas Rp80 jutaan.
Kelemahan utamanya terletak pada desain aksen yang dianggap terlalu mencolok bagi sebagian orang. Namun secara keseluruhan, mobil ini minim keluhan.
Wuling Confero S 2018, MPV Mewah Harga Terjangkau
Bagi yang mencari mobil keluarga, Wuling Confero S 2018 bisa menjadi opsi menarik. Mobil ini dikenal sebagai salah satu MPV dengan fitur melimpah di kelasnya.
Fitur unggulan meliputi ABS, dual airbag, sensor parkir, head unit layar, hingga double blower untuk kenyamanan penumpang belakang. Kabinnya luas dan terasa lebih premium dibanding kompetitor di harga serupa.
Mesin penggerak roda belakang memberikan sensasi berkendara yang kokoh. Meski beberapa komponen memiliki durabilitas di bawah mobil Jepang, biaya perbaikannya tergolong murah.
Wuling Confero DB 2019, Tangguh untuk Medan Berat
Alternatif lainnya adalah Wuling Confero DB 2019 yang hadir dengan fitur lebih sederhana. Meski begitu, mobil ini justru lebih cocok untuk penggunaan di medan berat atau daerah dengan kondisi jalan kurang baik.
Dengan penggerak roda belakang dan minim sensor elektronik, mobil ini lebih mudah dirawat. Kapasitas penumpangnya juga besar, sehingga cocok digunakan untuk kebutuhan travel atau keluarga besar.
Kekurangannya ada pada fleksibilitas kursi belakang yang kurang maksimal dalam pengaturan bagasi.
Daihatsu Ayla 2019, Paling Irit dan Mudah Dirawat
Jika fokus utama adalah efisiensi dan kemudahan perawatan, Daihatsu Ayla 2019 menjadi pilihan paling rasional. Mobil ini dikenal sangat irit bahan bakar dan biaya servisnya murah.
Sebagai city car, Ayla memiliki fitur dasar seperti power window, AC, sensor parkir, dan head unit. Meski sederhana, mobil ini terbukti tangguh untuk berbagai kondisi jalan di Indonesia.
Keunggulan utamanya adalah durabilitas yang sudah teruji serta ketersediaan suku cadang yang melimpah. Bahkan dalam kondisi bekas yang kurang prima, biaya perbaikannya tetap terjangkau.
Pilihan Bijak di Tengah Keterbatasan Budget
Dengan banyaknya pilihan mobil bekas Rp80 jutaan, konsumen kini memiliki alternatif yang cukup beragam. Mulai dari city car hingga MPV keluarga, semuanya bisa disesuaikan dengan kebutuhan.
Yang terpenting adalah memastikan kondisi kendaraan tetap layak pakai dan melakukan pengecekan menyeluruh sebelum membeli. Dengan begitu, mobil bekas tetap bisa menjadi investasi jangka panjang yang menguntungkan.
Editor : Cholifatun NisakSumber : pinterest