BLITAR – Memiliki kendaraan roda empat pribadi kini bukan lagi sekadar impian bagi warga dengan budget terbatas. Tren mobil bekas murah 20 jutaan kini kembali mencuat di tengah masyarakat, terutama bagi mereka yang mencari kendaraan tangguh untuk mobilitas harian tanpa harus terbebani cicilan tinggi.
Bagi warga Blitar dan sekitarnya, berburu mobil bekas murah 20 jutaan memerlukan ketelitian ekstra. Meski harganya terjangkau, deretan mobil era 90-an ini dikenal memiliki mesin yang "badak" atau sangat awet serta biaya perawatan yang relatif ringan di kantong.
Mulai dari jenis sedan yang sporty hingga MPV keluarga yang mampu memuat banyak penumpang, pilihan mobil bekas murah 20 jutaan ini menawarkan nilai histori dan kenyamanan yang tetap kompetitif di tahun 2026 ini. Berikut adalah rangkuman tujuh unit terbaik yang bisa menjadi referensi Anda.
1. Suzuki Baleno 1997: Sedan Nyaman yang Fun to Drive
Urutan pertama jatuh pada Suzuki Baleno tahun 1997. Mobil dengan desain membulat ini dibanderol mulai dari Rp25 jutaan hingga Rp35 jutaan tergantung kondisi. Baleno dikenal sebagai mobil yang fun to drive dengan mesin yang tidak rewel. Selain BBM yang irit, spare part mobil ini masih melimpah di pasaran, menjadikannya salah satu primadona di kelas sedan tua.
2. Toyota Kijang Super 1996: Rajanya Mobil Keluarga
Siapa yang tidak kenal Kijang? Unit tahun 1996 ini masih diburu dengan kisaran harga Rp25 juta hingga Rp40 juta. Meski posisi duduknya cenderung tegak, Kijang Super unggul dalam hal daya angkut dan ketangguhan mesin 1.500 cc-nya. Menggunakan penggerak roda belakang (RWD), mobil ini sangat andal untuk melibas tanjakan dan jalanan pedesaan di Blitar.
3. Toyota Starlet 1998: Si Gesit yang Irit
Toyota Starlet merupakan incaran utama anak muda yang menyukai gaya retro. Dengan harga bekas berkisar Rp35 juta hingga Rp60 juta, Starlet menawarkan desain timeless dan handling yang lincah. Pajaknya yang murah dan komunitasnya yang sangat aktif di Jawa Timur membuat harga jual mobil ini tetap stabil dan cenderung naik.
4. Honda Civic Wonder: Ikon Retro yang Ikonik
Bagi kolektor, Honda Civic Wonder keluaran 1983-1987 adalah permata. Harganya berkisar antara Rp25 juta hingga Rp45 juta. Mesinnya mudah dimodifikasi (dioprek) dan memiliki kabin yang simpel. Namun, perlu diingat bahwa suspensinya cukup kaku dan beberapa detail eksteriornya mulai langka di pasaran.
5. Isuzu Panther 1996: Rajanya Diesel yang Dingin
Isuzu Panther tahun 1996 hingga 2000 tetap menjadi pilihan utama bagi penyuka mesin diesel. Dibanderol Rp40 juta hingga Rp75 juta, Panther menawarkan mesin yang luar biasa tangguh dan irit BBM. Salah satu keunggulannya adalah sistem double blower yang diletakkan di baris belakang, memastikan seluruh penumpang hingga baris ketiga tetap merasa sejuk selama perjalanan jauh.
6. Daihatsu Espass 1995: Kabin Luas Harga Bersahabat
Jika prioritas Anda adalah ruang kabin yang luas dengan harga paling miring, Daihatsu Espass adalah jawabannya. Dengan modal Rp16 juta hingga Rp30 juta, Anda sudah bisa membawa pulang mobil bermesin 1.300 cc ini. Perawatannya sangat mudah, meskipun fiturnya sangat minimalis tanpa adanya airbag.
7. Toyota Great Corolla: Mewah dan Berkelas
Terakhir, ada Toyota Great Corolla (Greco) tahun 1992-1995. Meski harganya ada yang menyentuh Rp75 juta untuk kondisi istimewa, unit standar seringkali bisa didapatkan di angka yang lebih terjangkau. Desainnya dianggap paling mewah di masanya, mesinnya bertenaga, dan handling-nya sangat nyaman untuk ukuran mobil tua.
Tips Merawat Mobil Tua untuk Harian
Membeli mobil tua berarti Anda harus siap memberikan perhatian ekstra. Redaktur Senior menyarankan untuk melakukan restorasi secara bertahap. Fokuslah pada perbaikan mesin dan kaki-kaki terlebih dahulu sebelum menyentuh aspek estetika seperti cat atau interior. Dengan perawatan yang rutin setiap bulan, mobil-mobil legendaris ini masih sangat layak digunakan untuk lima hingga sepuluh tahun ke depan.
Kesimpulannya, memilih mobil di rentang harga ini bukan hanya soal transportasi, tapi juga soal memelihara cerita dan kenangan masa lalu. Jadi, unit mana yang menjadi incaran Anda untuk menemani perjalanan? (*)