BLITAR - Memiliki mobil pribadi kini sudah menjadi kebutuhan pokok bagi banyak orang di tengah mobilitas yang semakin tinggi. Namun, impian memiliki kendaraan roda empat seringkali terbentur oleh harga mobil baru yang kian melangit. Bayangkan saja, untuk kelas LCGC (Low Cost Green Car) terbaru, harga yang ditawarkan sudah hampir menyentuh angka Rp200 juta. Angka ini tentu masih sulit dijangkau oleh sebagian besar masyarakat yang kondisi ekonominya belum pulih sepenuhnya.
Namun, Anda tidak perlu berkecil hati. Jika fokus Anda dialihkan dari mobil baru ke pasar mobil bekas, tersedia pilihan menarik yang sering disebut sebagai mobil seharga motor. Fenomena ini cukup masuk akal mengingat harga motor matic premium saat ini, seperti Honda PCX atau Yamaha NMAX, sudah menembus angka Rp33 juta hingga Rp40 juta lebih. Bahkan, motor bebek legendaris seperti Supra X125 kini dibanderol Rp21 jutaan.
Dengan budget yang setara dengan harga motor baru tersebut, Anda sebenarnya sudah bisa membawa pulang sebuah kendaraan roda empat yang nyaman dan terlindung dari panas serta hujan. Berikut adalah lima rekomendasi mobil seharga motor yang masih sangat layak untuk dipinang pada tahun 2026 ini.
Toyota Great Corolla: Sang Sedan Timeless
Di urutan pertama ada Toyota Great Corolla (Greco). Mobil yang pertama kali mengaspal di Indonesia tahun 1992 ini tetap menjadi primadona di pasar mobil bekas. Desainnya yang timeless atau tidak lekang oleh waktu membuatnya tetap terlihat elegan meski sudah berusia tiga dekade.
Dijual mulai harga Rp35 juta, Great Corolla menawarkan kenyamanan berkendara yang mumpuni dengan mesin yang terkenal sangat bandel. Keunggulan utamanya adalah ketersediaan suku cadang yang masih melimpah. Namun, bagi calon pembeli, perhatikan sektor kaki-kaki yang cenderung lemah dan siapkan dana sekitar Rp10 juta untuk peremajaan agar performanya kembali segar.
Toyota Starlet 92: Hatchback Gesit dan Irit
Bagi warga Kota Blitar yang mencari mobil kompak untuk menembus kemacetan, Toyota Starlet tahun 1992 adalah jawaban yang tepat. Dengan dimensi yang mungil, mobil ini sangat mudah bermanuver di jalanan padat atau gang sempit.
Menggunakan mesin 1,3 L yang responsif, Starlet dikenal sangat efisien dalam konsumsi BBM. Anda bisa mendapatkan unitnya mulai dari harga Rp29 juta. Meski sistemnya masih menggunakan karburator yang memerlukan keahlian khusus dalam penyetelan, Starlet tetap menjadi incaran karena biaya perawatannya yang murah dan gaya modifikasinya yang beragam.
Toyota Soluna: Mesin Injeksi Harga Bersahabat
Jika Anda mencari mobil seharga motor yang lebih modern dalam hal sistem pembakaran, Toyota Soluna adalah pilihannya. Berbeda dengan dua mobil sebelumnya, Soluna sudah menggunakan teknologi Fuel Injection yang membuatnya jauh lebih irit dan bertenaga.
Mobil yang pernah melegenda sebagai armada taksi ini membuktikan ketangguhan mesinnya. Dengan harga mulai Rp24 juta—setara dengan harga Honda Beat baru—Anda sudah mendapatkan mobil dengan mesin 1.500cc yang bertenaga 95 PS. Sparepart-nya pun sangat melimpah, baik yang orisinal maupun aftermarket.
Honda Civic Genio: Gaya JDM yang Sporty
Bagi pecinta gaya Japanese Domestic Market (JDM), Honda Civic Genio rilisan 1992 adalah pilihan eksotis. Desainnya yang sporty tanpa grill depan memberikan kesan agresif. Dengan harga mulai Rp27 juta, Anda mendapatkan mesin 1.600cc SOHC yang mampu menyemburkan tenaga 120 horsepower.
Kelebihan utama Genio adalah suspensi double wishbone yang memberikan kestabilan tinggi saat dipacu. Namun, waspadalah pada penyakit bawaan berupa overheat. Sangat disarankan untuk langsung membenahi sistem pendinginan atau radiator setelah membeli unit ini.
Honda Accord Maestro: Kenyamanan Medium Sedan
Terakhir, bagi Anda yang mengutamakan ruang kabin lega, Honda Accord Maestro hadir dengan harga yang sangat mengejutkan, mulai dari Rp17 juta saja. Ini adalah mobil seharga motor paling terjangkau dalam daftar ini.
Meski desainnya terlihat lebih tua, Maestro menawarkan kenyamanan sedan kelas medium dengan mesin 2.000cc yang bertenaga. Kekurangannya hanya satu, yaitu konsumsi bahan bakarnya yang cukup boros. Namun, untuk kenyamanan dan gengsi sedan besar, Maestro tetap layak dipertimbangkan bagi mereka yang mengerti cara merawat mobil tua. (*)
Sumber : FUSE BOX