JAKARTA - Gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 kembali menjadi panggung megah bagi inovasi otomotif dunia. Sebagai ajang yang paling dinanti, tren mobil favorit pengunjung IIMS 2026 mulai mengerucut pada kendaraan yang tidak hanya mengandalkan estetika, tetapi juga teknologi masa depan.
Tahun ini, dominasi SUV bertenaga listrik (EV) dan mobil konsep yang futuristik menjadi magnet utama yang menyedot perhatian ribuan mata pengunjung di JIExpo Kemayoran.
Berdasarkan pantauan langsung di lokasi pameran, antusiasme masyarakat terhadap mobil favorit pengunjung IIMS 2026 didorong oleh rasa penasaran terhadap brand-brand baru yang menawarkan desain revolusioner.
Tak lagi sekadar alat transportasi, mobil-mobil yang dipamerkan tahun ini merefleksikan gaya hidup digital dan kebutuhan akan kendaraan ramah lingkungan yang tetap memiliki karakter gagah dan tangguh di berbagai medan.
Menariknya, daftar mobil favorit pengunjung IIMS 2026 tidak hanya diisi oleh model yang sudah siap mengaspal, tetapi juga unit konsep yang memberikan gambaran tentang mobilitas manusia di masa depan.
Dari SUV kompak hingga kendaraan berdesain "alien," berikut adalah ulasan mendalam mengenai jajaran kendaraan yang paling mencuri perhatian dan menjadi perbincangan hangat sepanjang pameran otomotif bergengsi ini.
Pesona SUV Elektrik dan Mobil Konsep Masa Depan
Salah satu bintang utama yang menjadi mobil favorit pengunjung IIMS 2026 adalah Icar 03. SUV elektrik ini tampil beda dengan desain kotak yang kental dengan nuansa klasik namun tetap modern.
Dengan pilihan warna yang berani seperti oranye serta aksen krom yang memberikan kesan ala mobil Amerika, Icar 03 berhasil menarik perhatian anak muda dan pecinta modifikasi. Desain lampunya yang vertikal memberikan identitas kuat bagi pendatang baru yang berada di bawah naungan Chery Group ini.
Selain Icar, perhatian pengunjung tertuju pada Suzuki eVitara. Ini merupakan versi elektrik dari lini legendaris Vitara yang hadir dengan bentuk lebih futuristik dan aerodinamis. Berbeda dengan pendahulunya yang memiliki banyak lekukan tajam, eVitara tampil lebih "clean" dengan desain kapsul namun tetap mempertahankan aura gagah pada bagian belakang yang terlihat lebih berisi atau "semok."
Mobil ini diprediksi akan menjadi pilihan utama bagi masyarakat urban yang ingin beralih ke kendaraan listrik tanpa kehilangan identitas SUV.
Tak ketinggalan, Wuling Cloud EV (Action)
Juga masuk dalam jajaran mobil favorit pengunjung IIMS 2026. Dengan dimensi yang cukup besar dan panjang, SUV ini menawarkan ruang kabin yang sangat lega. Perpaduan warna eksterior two-tone biru dan putih memberikan kesan elegan sekaligus segar. Wuling tampaknya sukses mempertahankan posisinya sebagai pionir kendaraan listrik yang fungsional dengan fitur-fitur yang semakin matang.
Inovasi Tanpa Batas dari Kia dan GAC Aion
Kejutan terbesar di booth Kia datang dari mobil konsep PV5. Kendaraan ini disebut-sebut sebagai mobil "alien" karena desainnya yang menembus batas bumi.
Menggunakan setir berbentuk mengotak dan visibilitas pengemudi yang sangat luas berkat kaca depan yang besar, Kia PV5 menjadi mobil favorit pengunjung IIMS 2026 bagi mereka yang menggemari teknologi mutakhir. Meski belum dijual secara resmi, antrean pengunjung untuk melihat interiornya yang canggih hampir tak pernah putus.
Di sisi lain, GAC Aion melalui model Hyptec HT (Aion) juga membuktikan kelasnya sebagai SUV yang menginspirasi. Dengan desain simplicity pada bagian lampu dan pilar belakang yang kokoh, mobil ini menawarkan kemewahan soft touch di dalam kabin serta fitur panoramic roof yang sangat luas.
Mobil ini menjadi favorit bagi keluarga yang mencari kenyamanan tingkat tinggi dalam balutan teknologi elektrik yang efisien.
Terakhir, di tengah gempuran teknologi listrik, Suzuki APV terbaru tetap menunjukkan eksistensinya. Mobil ini tetap menjadi mobil favorit pengunjung IIMS 2026 bagi segmen konsumen yang mengedepankan fungsionalitas dan durabilitas.
Dengan beberapa pembaruan pada sisi interior dan kenyamanan kabin, APV membuktikan bahwa desain yang matang dan kepercayaan konsumen terhadap sebuah nama besar tetap mampu bersaing di tengah tren elektrifikasi yang masif.
Editor : Davina Ar Raafika