JAKARTA - Di tengah naiknya harga mobil baru, pasar sedan bekas murah irit bensin di kisaran Rp40 jutaan justru semakin menarik perhatian. Dengan budget terbatas, konsumen kini bisa mendapatkan mobil yang masih layak pakai, irit bahan bakar, dan tetap menunjang gaya.
Menariknya, di segmen ini muncul dua nama yang sering dibandingkan, yaitu Hyundai Getz dan Suzuki Aerio. Keduanya sama-sama menawarkan keunggulan berbeda, mulai dari desain hingga kepraktisan.
Bagi pemburu sedan bekas murah irit bensin, memilih di antara dua mobil ini bisa jadi dilema. Apakah lebih mengutamakan tampilan stylish atau ruang kabin yang lega? Berikut ulasan lengkapnya.
Desain: Ganteng vs Unik
Dari sisi tampilan, Hyundai Getz masih unggul soal desain. Bentuknya yang simpel dan timeless membuatnya tetap terlihat modern meski sudah berusia lebih dari satu dekade.
Mobil ini cocok untuk anak muda yang ingin tampil stylish tanpa harus keluar banyak biaya. Bahkan, hingga sekarang, Getz masih sering terlihat di tongkrongan karena desainnya yang tidak lekang oleh waktu.
Sebaliknya, Suzuki Aerio tampil dengan desain yang lebih unik. Bentuknya tinggi dan agak mengotak, membuatnya terlihat berbeda dari hatchback lain.
Meski sempat dianggap kurang menarik, desain ini justru memberikan keunggulan dari sisi ruang kabin.
Interior: Aerio Juara Lega
Masuk ke dalam kabin, Suzuki Aerio langsung menunjukkan keunggulannya. Ruang kabin yang luas dan atap tinggi membuat penumpang merasa lebih lega, bahkan untuk postur tubuh tinggi sekalipun.
Mobil ini juga cocok bagi pengguna yang sering membawa barang banyak, karena ruang bagasinya cukup fleksibel.
Sebaliknya, Hyundai Getz memiliki kabin yang lebih sempit. Untuk penggunaan sehari-hari sebenarnya masih cukup, namun akan terasa terbatas jika membawa banyak penumpang di baris belakang.
Dengan kata lain, Aerio unggul untuk fungsionalitas, sementara Getz lebih fokus pada gaya.
Mesin dan Perawatan: Jepang Masih Unggul
Dari sisi mesin, Suzuki Aerio dibekali mesin M15A yang terkenal bandel dan mudah dirawat.
Kelebihan utamanya adalah ketersediaan spare part yang melimpah serta harga yang relatif murah. Bahkan, banyak bengkel umum yang sudah familiar dengan mesin ini.
Sementara itu, Hyundai Getz juga memiliki mesin yang cukup tangguh. Namun, beberapa pengguna mengeluhkan sensor yang lebih sensitif dan membutuhkan perhatian ekstra.
Artinya, dari segi kepraktisan perawatan, Aerio masih sedikit lebih unggul dibanding Getz.
Konsumsi BBM: Sama-sama Irit
Untuk urusan konsumsi bahan bakar, keduanya tidak memiliki perbedaan signifikan. Baik Getz maupun Aerio tergolong irit untuk kelas mobil Rp40 jutaan.
Ini menjadi salah satu alasan mengapa keduanya masuk kategori sedan bekas murah irit bensin yang layak dipertimbangkan.
Namun, tetap perlu diingat bahwa kondisi mesin sangat memengaruhi efisiensi BBM, terutama pada mobil dengan usia lebih dari 10 tahun.
Penyakit Umum yang Perlu Diperhatikan
Setiap mobil bekas tentu memiliki kelemahan. Pada Suzuki Aerio, masalah yang sering muncul adalah getaran mesin akibat engine mounting yang sudah aus.
Jika tidak segera diganti, getaran ini bisa mengganggu kenyamanan berkendara.
Sementara Hyundai Getz cenderung memiliki masalah pada sistem pendingin. Jika tidak dirawat dengan baik, mobil bisa mengalami overheat.
Karena itu, calon pembeli disarankan menyiapkan dana tambahan untuk perawatan awal setelah membeli unit bekas.
Pilih Mana?
Jika Anda mencari mobil dengan kabin luas, praktis, dan mudah dirawat, maka Suzuki Aerio adalah pilihan yang tepat.
Namun, jika lebih mengutamakan tampilan stylish dan desain yang tetap menarik hingga sekarang, Hyundai Getz bisa menjadi opsi terbaik.
Pada akhirnya, pilihan kembali pada kebutuhan masing-masing pengguna. Yang terpenting, pastikan kondisi mobil dalam keadaan baik dan pajak kendaraan masih aktif agar tidak menambah beban biaya di kemudian hari.
Masih Layak di 2026?
Di tahun 2026, kedua mobil ini masih layak digunakan sebagai kendaraan harian.
Dengan harga yang terjangkau, konsumsi BBM yang irit, serta biaya perawatan yang relatif rendah, keduanya menjadi solusi ideal bagi masyarakat yang ingin memiliki mobil pertama tanpa harus mengeluarkan biaya besar.
Editor : Davina Ar Raafika