JAKARTA - Mobil bekas harga 50 jutaan kini semakin diminati masyarakat yang ingin memiliki kendaraan keluarga tanpa harus merogoh kocek dalam. Dengan budget terbatas, ternyata masih ada pilihan mobil yang menawarkan kenyamanan layaknya mobil kelas menengah ke atas.
Dalam segmen mobil bekas harga 50 jutaan, beberapa model MPV lawas justru menjadi incaran karena dikenal memiliki kabin luas, fitur lengkap, serta kenyamanan berkendara yang unggul. Bahkan, pengalaman berkendara yang ditawarkan bisa menyaingi mobil modern dengan harga jauh lebih mahal.
Bagi konsumen yang sedang berburu mobil bekas harga 50 jutaan, penting untuk mempertimbangkan faktor kenyamanan, ketersediaan sparepart, serta biaya perawatan. Berikut tiga rekomendasi mobil keluarga murah yang layak dipertimbangkan.
Baca Juga: Rekomendasi City Car Murah Terbaik Indonesia 2026: Irit BBM, Matic Nyaman, Harga Mulai Rp60 Jutaan!
Hyundai Trajet, Kabin Super Lega dan Nyaman
Pilihan pertama dalam daftar mobil bekas harga 50 jutaan adalah Hyundai Trajet GLS tahun 2002. MPV medium ini dikenal memiliki kabin yang sangat lega dengan konfigurasi kursi captain seat di baris kedua.
Mengusung mesin 2.000 cc 4 silinder, mobil ini mampu menghasilkan tenaga hingga 140 hp dengan torsi 184 Nm. Tersedia pilihan transmisi manual dan otomatis, Trajet juga menawarkan kenyamanan berkendara berkat suspensi empuk yang cocok untuk perjalanan jauh.
Fitur yang ditawarkan cukup lengkap untuk ukuran mobil lawas, seperti power window, electric mirror, AC double blower, hingga head unit double din. Konsumsi BBM berada di kisaran 8–10 km/liter, tergolong wajar untuk kelasnya.
Harga bekas Hyundai Trajet saat ini berada di kisaran Rp45 jutaan, dengan pajak tahunan sekitar Rp1,2 juta. Namun, calon pembeli perlu memperhatikan kondisi sistem pendingin mesin dan transmisi, yang kerap menjadi titik lemah.
Kia Sedona, Fitur Mewah dan Mesin Bertenaga
Selanjutnya ada Kia Sedona tipe LS tahun 2004, yang menjadi opsi menarik di kelas mobil bekas harga 50 jutaan. Mobil ini menawarkan fitur lebih lengkap dibandingkan kompetitor, serta mesin yang lebih bertenaga.
Sedona dibekali mesin V6 2.500 cc dengan tenaga mencapai 162 hp dan torsi 240 Nm. Performa ini membuatnya unggul dalam hal akselerasi dan kenyamanan saat melaju di jalan tol.
Interiornya sangat fleksibel, dengan kursi baris kedua yang bisa diputar 180 derajat serta AC yang menjangkau hingga baris ketiga. Fitur keselamatan seperti dual airbag dan ABS juga sudah tersedia.
Meski konsumsi BBM tergolong boros di angka 6–10 km/liter, Sedona tetap menjadi pilihan menarik bagi yang mengutamakan kenyamanan. Harga pasaran saat ini mulai dari Rp49 jutaan, dengan pajak tahunan sekitar Rp1,7 juta.
Kekurangan yang perlu diperhatikan adalah radius putar yang besar serta biaya sparepart yang relatif lebih mahal dibanding mobil Jepang.
Chevrolet Zafira, MPV Rasa Eropa yang Fun to Drive
Pilihan ketiga adalah Chevrolet Zafira tahun 2002, yang menawarkan sensasi berkendara khas mobil Eropa. Meski lebih compact dibanding dua rivalnya, Zafira tetap nyaman untuk keluarga kecil.
Mobil ini dibekali mesin 1.800 cc dengan tenaga 125 hp dan torsi 170 Nm. Handling menjadi salah satu keunggulannya, dengan karakter stabil dan menyenangkan saat dikendarai.
Fitur yang tersedia meliputi AC hingga baris belakang, rem cakram depan-belakang, serta dual airbag. Desainnya pun tergolong timeless, tidak terlihat ketinggalan zaman meski sudah berusia lebih dari dua dekade.
Harga Chevrolet Zafira berada di kisaran Rp46 jutaan, dengan pajak tahunan sekitar Rp1,6 juta. Namun, karena statusnya sebagai mobil Eropa, pemilik disarankan memiliki bengkel spesialis untuk perawatan optimal.
Tips Memilih Mobil Bekas Harga 50 Jutaan
Meski tergolong murah, membeli mobil bekas harga 50 jutaan tetap membutuhkan ketelitian. Pastikan kondisi mesin, kaki-kaki, serta riwayat servis dalam keadaan baik.
Selain itu, siapkan dana tambahan sekitar 10–20 persen dari harga beli untuk perbaikan awal. Hal ini penting agar mobil tetap nyaman digunakan dalam jangka panjang.
Dengan pilihan yang tepat, mobil bekas harga 50 jutaan bukan hanya sekadar alat transportasi, tetapi juga bisa menjadi kendaraan keluarga yang nyaman dan menyenangkan.
Editor : Davina Ar Raafika