Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Nissan Grand Livina HWS Dibongkar Jujur! Irit dan Nyaman, Tapi Kenapa Banyak yang Ragu Beli?

Ingge Nayla Ayu Karina • Sabtu, 18 April 2026 | 16:52 WIB
Nissan Grand Livina HWS irit dan nyaman, tapi punya kekurangan. Ini review jujur kelebihan dan minusnya di pasar mobil bekas.
Nissan Grand Livina HWS irit dan nyaman, tapi punya kekurangan. Ini review jujur kelebihan dan minusnya di pasar mobil bekas.gemini ai

 

RADAR BLITAR - Nissan Grand Livina kembali jadi perbincangan, terutama di pasar mobil bekas. Nissan Grand Livina HWS kerap mendapat stigma negatif seperti rewel dan spare part mahal. Namun, apakah anggapan tersebut benar adanya?

Baca Juga: Sejarah Nissan Grand Livina dan Alasan “Menghilang” dari Pasar, Dulu MPV Ternyaman Kini Kalah oleh Xpander?

Dalam dunia otomotif, memilih mobil tidak hanya soal harga. Konsumen biasanya mempertimbangkan desain, performa, hingga kenyamanan. Nissan Grand Livina HWS sebenarnya menawarkan kombinasi menarik dari ketiga aspek tersebut, meski tetap memiliki sejumlah kekurangan yang perlu diperhatikan.

 

Nissan Grand Livina HWS sendiri merupakan varian tertinggi dari lini Grand Livina. Dengan tampilan lebih sporty dan fitur tambahan, mobil ini sempat menjadi pilihan menarik di segmen LMPV, meski kini harus bersaing ketat di pasar mobil bekas.

 

Desain Elegan dan Unik di Kelasnya

 

Salah satu keunggulan utama Nissan Grand Livina HWS terletak pada desainnya. Berbeda dengan kebanyakan mobil LMPV lain yang cenderung boxy, Livina mengusung konsep wagon berbasis sedan.

 

Desain ini membuat tampilannya lebih elegan dan modern, bahkan terkesan timeless. Varian Highway Star (HWS) juga dilengkapi body kit tambahan seperti side skirt dan bumper khusus, sehingga terlihat lebih sporty dibanding varian lainnya.

 

Meski sempat kurang diminati karena dianggap “nanggung”, kini desain tersebut justru menjadi daya tarik tersendiri. Banyak pengguna yang menyukai tampilannya yang anti-mainstream dan cocok untuk modifikasi.

 

Handling Terbaik, Minim Limbung

 

Keunggulan lain Nissan Grand Livina HWS adalah handling yang sangat baik. Dengan ground clearance lebih rendah dibanding rival seperti Avanza atau Xpander, mobil ini menawarkan pengendalian yang lebih stabil.

 

Efeknya, mobil terasa minim limbung dan body roll saat bermanuver. Karakter ini membuat Livina lebih nyaman dikendarai, terutama di jalan perkotaan atau perjalanan jarak jauh.

 

Basisnya yang menyerupai sedan juga memberikan sensasi berkendara berbeda dibanding LMPV lain. Hal ini menjadi nilai plus yang sering kurang diapresiasi oleh konsumen.

 

Konsumsi BBM Irit Berkat CVT

 

Nissan Grand Livina HWS juga unggul dalam efisiensi bahan bakar. Dengan transmisi CVT, mobil ini mampu mencatat konsumsi BBM sekitar 15 km/liter dalam kondisi penggunaan dalam kota.

 

Teknologi CVT memberikan perpindahan gigi yang halus dan efisien, sehingga cocok untuk penggunaan harian. Meskipun sempat diragukan karena dianggap rentan rusak, transmisi ini terbukti cukup andal jika dirawat dengan baik.

 

Efisiensi ini membuat Livina menjadi alternatif menarik bagi konsumen yang mencari mobil keluarga irit dengan kenyamanan lebih.

 

Suspensi Keras Jadi Catatan

 

Meski dikenal nyaman, ternyata suspensi Nissan Grand Livina HWS tidak sepenuhnya empuk. Dalam beberapa kondisi, terutama saat melewati jalan rusak atau polisi tidur, suspensi terasa cukup keras.

 

Hal ini cukup mengejutkan mengingat ekspektasi awal terhadap mobil ini adalah kenyamanan maksimal. Dibanding rival seperti Suzuki Ertiga atau Honda Mobilio, karakter suspensi Livina cenderung lebih kaku.

 

Namun, untuk penggunaan di jalan halus, kekurangan ini tidak terlalu terasa dan masih dalam batas wajar.

 

Tenaga Biasa Saja

 

Dari sisi performa, Nissan Grand Livina HWS juga bukan yang terbaik di kelasnya. Mesin 1.5 liter yang digunakan menghasilkan tenaga sekitar 107 HP dan torsi 143 Nm.

 

Angka tersebut tergolong standar dan kalah dibanding beberapa kompetitor. Artinya, mobil ini bukan pilihan ideal bagi yang mengutamakan akselerasi atau performa di tanjakan.

 

Namun untuk penggunaan sehari-hari, performanya masih cukup memadai dan tidak menjadi masalah besar bagi kebanyakan pengguna.

 

Fitur Kurang Kompetitif

 

Kekurangan lain yang cukup disorot adalah fitur. Meski merupakan varian tertinggi, Nissan Grand Livina HWS masih menggunakan fitur yang tergolong sederhana.

 

Beberapa fitur seperti headlamp masih halogen, AC manual, dan belum menggunakan sistem keyless menjadi catatan. Dibanding kompetitor di tahun yang sama, fitur Livina terasa kurang menarik.

 

Hal ini menjadi salah satu alasan mengapa mobil ini kalah bersaing di pasar, terutama saat banyak rival mulai menawarkan teknologi lebih modern.

 

Harga Bekas Jadi Daya Tarik

 

Meski memiliki kekurangan, Nissan Grand Livina HWS tetap menarik di pasar mobil bekas. Harga jualnya yang sudah turun drastis justru menjadi keuntungan bagi konsumen.

 

Dengan budget setara mobil LCGC bekas, pembeli bisa mendapatkan mobil dengan kenyamanan dan fitur lebih baik. Hal ini membuat Livina menjadi pilihan rasional bagi pembeli mobil pertama.

Baca Juga: Harga Nissan Livina Bekas 2019–2022 Mulai Rp150 Jutaan, MPV Kembar Xpander Ini Jadi Alternatif Avanza?

Penutup

 

Nissan Grand Livina HWS adalah mobil dengan kelebihan dan kekurangan yang cukup seimbang. Dari desain, handling, hingga efisiensi, mobil ini masih layak dipertimbangkan.

 

Namun, faktor fitur dan performa membuatnya kurang diminati di masa lalu. Kini, dengan harga yang lebih terjangkau, Livina justru menjadi opsi menarik di pasar mobil bekas.

Editor : Ingge Nayla Ayu Karina
#Nissan Grand Livina HWS #Review Livina bekas #kelebihan livina #kekurangan livina #Mobil LMPV Irit