BLITAR - Honda Brio RS 2026 kembali mencuri perhatian publik otomotif setelah tampil dengan sejumlah pembaruan menarik di ajang Indonesia International Motor Show (IMS) 2026. Mobil city car andalan Honda ini hadir dengan sentuhan modern, terutama pada sektor fitur yang kini semakin canggih. Salah satu yang paling mencolok adalah hadirnya kamera 360 derajat, fitur yang biasanya hanya ditemukan pada mobil kelas atas.
Honda Brio RS 2026 memang masih mempertahankan desain khasnya yang sporty dan kompak. Namun, beberapa penyegaran membuat tampilannya terasa lebih segar. Di bagian depan, tampilan grille terlihat lebih agresif, sekilas mengingatkan pada desain Honda HR-V. Lampu utama sudah menggunakan teknologi LED, memberikan kesan modern sekaligus meningkatkan visibilitas saat berkendara.
Yang menarik, meskipun dimensinya tergolong kecil, Honda justru menyematkan fitur kamera 360 derajat pada Brio RS terbaru ini. Hal ini menjadi nilai jual utama, mengingat fitur tersebut jarang ditemukan di segmen city car. Kamera ditempatkan di beberapa titik, termasuk spion samping, sehingga membantu pengemudi saat parkir atau bermanuver di area sempit.
Baca Juga: Dampak Kemarau Panjang Tahun Ini di Blitar, Krisis Air hingga Diare Mengancam
Dari sisi performa, Honda Brio RS 2026 masih mengandalkan mesin 1.200 cc yang dikenal responsif dan efisien untuk penggunaan harian. Mesin ini menjadi salah satu alasan mengapa Brio tetap diminati, terutama oleh kalangan anak muda dan pengguna di perkotaan yang membutuhkan kendaraan praktis dan irit bahan bakar.
Masuk ke bagian kaki-kaki, Brio RS masih menggunakan velg berukuran 15 inci dengan ban profil tipis yang memberikan tampilan sporty. Sistem pengereman depan sudah menggunakan cakram, sementara bagian belakang masih tromol. Secara keseluruhan, sektor ini tidak mengalami banyak perubahan signifikan.
Beranjak ke bagian belakang, desainnya cenderung masih sama seperti generasi sebelumnya. Lampu belakang masih menggunakan bohlam halogen, begitu juga dengan lampu rem dan lampu mundur. Meski demikian, mobil ini sudah dilengkapi sensor parkir dan kamera belakang untuk membantu visibilitas.
Baca Juga: Mobil Murah Irit BBM 2026: Ini 4 Pilihan Terbaik di Indonesia, Konsumsi Bisa Tembus 22 Km/L!
Interior Lebih Modern dengan Head Unit Baru
Masuk ke dalam kabin, perubahan cukup terasa pada bagian interior. Honda Brio RS 2026 kini dibekali head unit layar sentuh model floating yang lebih besar. Sistem hiburan ini sudah mendukung Apple CarPlay dan Android Auto, memberikan kemudahan konektivitas bagi pengguna.
Selain itu, terdapat aksen baru bermotif karbon pada dashboard yang menambah kesan sporty. Posisi tombol hazard juga mengalami perubahan, menyesuaikan dengan desain head unit terbaru. Untuk sistem pendingin, mobil ini sudah dilengkapi AC digital yang lebih modern dibanding generasi sebelumnya.
Dari segi kenyamanan, jok depan terasa lebih ergonomis dan suportif, meskipun masih menggunakan pengaturan manual. Ruang kabin juga cukup lega untuk ukuran city car, mampu menampung hingga lima penumpang. Bagasi pun terbilang luas dan dalam, cocok untuk kebutuhan harian maupun perjalanan singkat.
Fitur dan Harga Jadi Pertimbangan Konsumen
Meskipun membawa sejumlah pembaruan, tidak semua fitur mengalami peningkatan. Beberapa fitur seperti airbag masih terbatas dua titik, dan belum tersedia fitur keselamatan tambahan seperti pada mobil di kelas lebih tinggi. Selain itu, beberapa fitur seperti auto window hanya tersedia di sisi pengemudi.
Dengan segala pembaruan tersebut, Honda Brio RS 2026 dibanderol di kisaran Rp270 juta, khusus untuk wilayah Jabodetabek. Harga ini tentu menjadi pertimbangan tersendiri bagi calon konsumen, mengingat kompetisi di segmen city car semakin ketat.
Namun demikian, kehadiran fitur kamera 360 derajat, desain yang tetap sporty, serta performa mesin yang andal membuat Brio RS tetap menjadi pilihan menarik. Mobil ini cocok bagi pengguna aktif yang menginginkan kendaraan praktis dengan teknologi kekinian.
Dengan strategi penyegaran ini, Honda tampaknya ingin mempertahankan dominasi Brio di pasar mobil kecil Indonesia. Apakah fitur baru ini cukup untuk menarik minat konsumen? Waktu yang akan menjawab. (*)
Editor : Riftanta Yuna Fellanda