Waspada Penipuan Jual Beli Mobil Bekas: Kenali Modus "Segitiga" dan Lelang Murah Jelang Lebaran

Natasha Eka Safrina • Dipublikasikan Selasa, 21 April 2026 | 18:00 WIB
Ingin beli mobil bekas? Waspada modus penipuan "segitiga" dan lelang murah yang marak jelang Lebaran. Simak tips aman agar tidak kena tipu! (Pinterest)
Ingin beli mobil bekas? Waspada modus penipuan "segitiga" dan lelang murah yang marak jelang Lebaran. Simak tips aman agar tidak kena tipu! (Pinterest)

 

TULUNGAGUNG – Membeli mobil bekas sering kali menjadi pilihan cerdas bagi keluarga yang membutuhkan transportasi pribadi dengan anggaran terbatas. Namun, di balik tawaran harga yang menggiurkan, terdapat celah besar bagi pelaku kejahatan untuk melancarkan aksi penipuan. Menjelang momen hari raya, potensi tindak kejahatan jual beli kendaraan biasanya meningkat drastis. Penting bagi calon pembeli untuk tidak hanya fokus pada kondisi fisik kendaraan, tetapi juga wajib memahami modus penipuan yang marak di pasar daring.

Mas Sundoro Edi dari Inspektor Mobil, yang telah berpengalaman menginspeksi ribuan unit kendaraan, menegaskan bahwa prinsip utama sebelum membeli mobil adalah mengutamakan kondisi aktual unit. "Siapapun penjualnya, baik itu perorangan maupun showroom, yang paling penting adalah kondisi riil mobil tersebut. Jangan terjebak stigma bahwa membeli di perorangan selalu aman atau membeli di showroom pasti menipu," ujarnya.

Baca Juga: Budget Rp 80 Jutaan Pengen Mobil Tahun Muda? Ini 5 Pilihan Mobil Bekas Terbaik yang Masih Layak Dipakai Puluhan Tahun!

Kenali Modus Penipuan Jual Beli

Agar tidak menjadi korban, Anda wajib mengenali ciri-ciri penjual yang berniat melakukan penipuan. Berikut adalah dua modus paling umum yang sering ditemukan di marketplace maupun media sosial:

1. Penipuan Modus Segitiga (Facebook Marketplace) Modus ini biasanya menargetkan pembeli yang tergiur harga di bawah pasaran. Ciri-cirinya sangat mudah dikenali:

2. Penipuan Lelang Mobil Murah (Instagram & TikTok) Modus ini memanfaatkan konten video pedagang jujur yang dicuri oleh penipu. Penipu akan mengunggah ulang video mobil milik orang lain, namun dengan keterangan harga yang jauh lebih murah.

Tips Aman Membeli Mobil Bekas

Untuk menghindari kerugian, berikut adalah langkah preventif yang bisa Anda lakukan:

Membeli mobil bekas memerlukan ketelitian ekstra. Jangan pernah mentransfer uang dalam bentuk apapun sebelum Anda melihat langsung unitnya dan memastikan legalitas dokumennya. Tetaplah waspada, terutama di periode menjelang Lebaran di mana banyak pihak tidak bertanggung jawab memanfaatkan antusiasme masyarakat untuk memiliki kendaraan baru.

Baca Juga: Cari Mobil Bekas Keluarga Budget Terbatas? Simak Rekomendasi Jujur Ahli, Mana yang Paling Bandel dan Murah Perawatannya?

Editor : Natasha Eka Safrina
tips otomotif inspeksi mobil penipuan jual beli modus penipuan mobil bekas