Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Geger! Laga Dewa United vs Persib Bandung Resmi Diulang di Akhir Musim, Wasit Yoko Dinonaktifkan Akibat Surat Sakti FIFA dan AFC

Saifullah Muhammad Jafar • Jumat, 24 April 2026 | 21:40 WIB
Laga Dewa United vs Persib resmi diulang di akhir musim, wasit Yoko dinonaktifkan! Keputusan drastis FIFA & AFC gemparkan liga, Jackmania nangis kejang.
Gemini Ai
Laga Dewa United vs Persib resmi diulang di akhir musim, wasit Yoko dinonaktifkan! Keputusan drastis FIFA & AFC gemparkan liga, Jackmania nangis kejang. Gemini Ai

BLITAR - Jagat sepak bola tanah air mendadak gempar. Komite Disiplin (Komdis) PSSI dan PT LIB, di bawah kepemimpinan Feri Paulus, mengambil keputusan super mengejutkan dalam rapat darurat tadi malam. Secara resmi diputuskan bahwa laga Dewa United versus Persib Bandung di pekan ke-28 Super League 2025-2026 akan diulang total pada akhir musim nanti. Kebijakan drastis ini diambil setelah fakta-fakta kontroversial di lapangan terungkap sepenuhnya dan menjadi sorotan tajam.

Tidak hanya mengulang pertandingan, PSSI juga mengambil tindakan tegas terhadap perangkat pertandingan. Wasit Yoko Suprianto, sang pengadil di laga panas tersebut, resmi dinonaktifkan dari seluruh kegiatan perwasitan nasional. Langkah ekstrem ini diambil bukan tanpa alasan kuat. Ternyata, otoritas tertinggi sepak bola dunia, FIFA dan AFC, telah mengirimkan surat sakti langsung ke Komdis PSSI, yang isinya mendesak evaluasi total dan tindakan tegas atas keputusan-keputusan kontroversial di laga tersebut.

Baca Juga: Terungkap! Konsumsi BBM Mobil 1500 CC Matic di Jakarta, Dalam Kota 11 Km/L dan Luar Kota Bisa 13 Km/L

Kontroversi di Balik Layar dan Fakta Baru

Insiden kartu merah yang diterima Alex Martins dari Dewa United di Banten International Stadium memang menjadi pemicu utama kontroversi panjang ini. Sebelumnya, keputusan wasit Yoko untuk mengesahkan gol Alexis Messidoro, yang diduga bolanya sudah keluar lapangan sebelum menjadi asis, juga menuai perdebatan sengit. Meski wasit sempat memeriksa VAR, keputusan tersebut tetap dianggap keliru oleh banyak pihak, yang kini diperkuat dengan desakan dari FIFA dan AFC.

Fakta baru yang terungkap pasca rapat semalam menyebutkan adanya indikasi kesalahan fatal dalam penerapan Laws of the Game, terutama terkait aturan handball. Diskusi mendalam di internal Komdis PSSI menghasilkan kesimpulan bahwa keadilan kompetisi telah mencederai integritas liga. Keputusan untuk mengulang laga Dewa United versus Persib Bandung diharapkan bisa mengembalikan kepercayaan publik dan menjamin persaingan yang sehat di tangga juara, hal yang diprediksi akan membuat Jackmania Persija dan pendukung Borneo FC "menangis kejang".

Baca Juga: 5 Mobil Paling Irit BBM Non Hybrid di Indonesia, Nomor 1 Tembus 26 Km/L dan Jarang Diketahui!

Persiapan Duel Panas Persib vs Arema

Di tengah kegemparan tersebut, Persib Bandung harus segera mengalihkan fokus menghadapi lanjutan kompetisi BRI Super League pekan ke-29. Maung Bandung dijadwalkan menjamu tim tangguh Arema FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) besok lusa, Jumat, 24 April 2026. Pelatih Arema FC, Marco Santos, secara jujur mengakui kekuatan Pangeran Biru dan menegaskan timnya tidak akan "sengaja mengalah" demi membantu rival juara, meskipun hubungan Aremania dan Bobotoh kini terjalin sangat baik.

Pelatih Bojan Hodak pun dikabarkan telah menyiapkan keputusan cerdas dan brilian guna mengamankan tiga poin di kandang. Hodak meminta anak asuhnya tetap tenang dan fokus, meskipun tekanan semakin tinggi setelah hasil imbang 2-2 kontra Dewa United sebelumnya. Hodak optimis, atmosfer GBLA yang penuh sesak oleh Bobotoh akan memberikan energi Eropa tambahan bagi tim untuk meraih kemenangan krusial ini.

Baca Juga: Di Gang Sempit Kota Blitar Tersembunyi Kuliner Lodeh Istimewa

Terkait kehadiran suporter, Polrestabes Bandung sebelumnya mengisyaratkan akan memberikan izin kepada Aremania untuk masuk stadion bersama Bobotoh. Namun, manajemen Persib kembali menegaskan aturan ketat larangan kehadiran suporter tamu sesuai Regulasi Kompetisi Pasal 5 ayat 7 demi menjaga kondusivitas selama masa transisi transformasi sepak bola nasional. Panpel pun diperintahkan memperketat pengamanan demi kelancaran duel klasik yang diprediksi akan berlangsung sangat intens ini.

Editor : Saifullah Muhammad Jafar
#Wasit Yoko Suprianto #FIFA dan AFC #Laga Diulang #dewa united #persib bandung