BLITAR - Memiliki kendaraan pribadi dengan budget terbatas kini bukan lagi sekadar impian. Bagi Anda yang sedang berburu mobil bekas di rentang harga Rp70 juta hingga Rp80 jutaan, pasar otomotif Indonesia ternyata masih menyediakan banyak pilihan menarik yang "bandel" dan layak pakai. Meski menyandang status mobil tua, beberapa model tertentu justru tetap menjadi incaran karena durabilitas mesin dan ketersediaan suku cadang yang melimpah di pasaran.
Menentukan pilihan dalam memilih mobil bekas memang gampang-gampang susah. Berdasarkan data dari praktisi otomotif AHA Motor, terdapat beberapa unit yang konsisten menduduki daftar pencarian tertinggi. Mulai dari MPV keluarga hingga mobil kota yang irit bahan bakar, pilihan mobil bekas 70-80 jutaan ini menawarkan kelebihannya masing-masing, baik dari sisi fungsionalitas maupun gaya hidup.
Sang Jawara: Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia Generasi Pertama
Peringkat pertama yang paling banyak dicari tidak lain adalah Toyota Avanza, khususnya generasi pertama lansiran tahun 2005 hingga 2008. Mobil yang dikenal dengan sebutan "Mobil Sejuta Umat" ini masih dibanderol di angka Rp70 jutaan. Alasan utamanya adalah penggerak roda belakang (RWD) yang sangat tangguh untuk melibas tanjakan dan jalanan pedesaan yang ekstrem.
"Avanza generasi pertama itu sangat fenomenal. Mesinnya bandel, kabinnya luas muat tujuh penumpang, dan yang paling penting, biaya perawatannya sangat murah karena spare part-nya ada di mana-mana," ujar Mas Wawan dari AHA Motor dalam sebuah sesi edukasi otomotif. Tak ketinggalan, kembarannya yaitu Daihatsu Xenia juga menjadi alternatif menarik. Dengan budget yang sama, konsumen bahkan bisa mendapatkan Xenia tahun yang lebih muda, yakni sekitar tahun 2011.
LCGC dan Hatchback untuk Anak Muda
Bagi konsumen yang menginginkan mobil dengan usia lebih muda dan konsumsi BBM yang jauh lebih irit, kelas Low Cost Green Car (LCGC) adalah jawabannya. Toyota Agya dan Daihatsu Ayla tahun 2014-2016 kini sudah bisa dipinang dengan harga Rp80 jutaan. Keunggulan mobil ini terletak pada kondisinya yang biasanya masih lebih segar dibandingkan mobil tahun tua, sehingga risiko perbaikan besar lebih minim.
Selain LCGC, Honda Jazz GD3 (generasi pertama) juga masih sangat diminati oleh kalangan anak muda. Meskipun usianya sudah cukup matang, desain Honda Jazz tetap terlihat modis dan sporty untuk nongkrong. Namun, calon pembeli disarankan untuk lebih teliti jika memilih transmisi matic pada Jazz generasi awal ini karena sistem CVT-nya membutuhkan perawatan yang sangat spesifik dan oli yang tepat agar tidak bermasalah di kemudian hari.
Kenyamanan Premium dengan Harga Terjangkau
Jika kenyamanan menjadi prioritas utama Anda, Nissan Grand Livina generasi L10 tahun 2007-2009 adalah opsi yang sulit dikalahkan. Berbeda dengan Avanza yang menggunakan sasis ladder frame, Grand Livina memiliki sasis monokok yang membuatnya jauh lebih stabil saat dipacu di jalan tol dan minim limbung. Harganya yang kini jatuh di angka Rp75 jutaan menjadikannya salah satu mobil bekas paling berharga di kelasnya.
Terakhir, bagi pecinta kenyamanan khas mobil besar, Kijang Innova bensin generasi awal (2004-2006) juga mulai menyentuh angka Rp80 jutaan. Meskipun dikenal cukup boros dalam konsumsi bahan bakar karena mesin 2.000cc-nya, namun kenyamanan suspensi dan kemewahan interior Innova tetap tak tertandingi oleh mobil-mobil di bawahnya.
Pesan penting bagi para pembeli mobil bekas adalah jangan hanya tergiur dengan harga murah secara online. Pengecekan unit secara langsung melalui jasa inspeksi profesional sangat disarankan untuk menghindari "modus penipuan segitiga" dan memastikan kondisi mesin serta kaki-kaki tidak membutuhkan biaya perbaikan yang membengkak di kemudian hari. (*)
Editor : Riftanta Yuna Fellanda