BLITAR - Memilih mobil bekas di tahun 2026 memerlukan ketelitian ekstra, terutama untuk unit city car populer seperti Mitsubishi Mirage. Meskipun dikenal sebagai salah satu mobil paling irit di kelasnya, calon pembeli wajib memahami karakter mesin tiga silinder dan beberapa titik lemah yang sering muncul seiring bertambahnya usia kendaraan.
Redaktur Senior kami merangkum poin-poin krusial yang perlu Anda periksa sebelum melakukan transaksi, agar investasi Anda tidak berujung pada biaya perbaikan yang membengkak.
Karakter Mesin 3 Silinder: Irit Namun Bergetar
Mitsubishi Mirage dibekali mesin 1.200cc 3-silinder yang mampu menghasilkan tenaga 76 HP. Keunggulan utamanya adalah efisiensi bahan bakar yang mencapai 20 KM per liter. Namun, perlu diingat bahwa konfigurasi tiga silinder secara alami memiliki getaran yang lebih terasa dibandingkan mesin empat silinder.
Salah satu sumber masalah getaran yang sering dikira kerusakan mesin berat sebenarnya berasal dari hal sepele: karet box filter udara. "Karet ini sering aus atau kempes, menyebabkan suara 'tek-tek' saat mesin menyala. Solusinya cukup sederhana dengan menambahkan peredam pada bagian karet tersebut," ungkap teknisi ahli dalam tinjauan stok kami.
Waspada Oxygen Sensor dan Komponen Radiator
Masalah yang paling sering dikeluhkan pada Mitsubishi Mirage bekas adalah Oxygen Sensor. Komponen ini sangat sensitif terhadap kualitas bahan bakar. Penggunaan BBM di bawah standar (non-Pertamax) dapat mempercepat kerusakan sensor ini yang ditandai dengan gejala mobil mbrebet, hilang tenaga, hingga lampu check engine menyala. Harganya pun cukup fantastis, yakni di atas Rp4 juta untuk komponen orisinal.
Selain sensor, perhatikan juga motor fan radiator. Pada unit dengan jarak tempuh mendekati 100.000 KM, komponen ini sering kali sudah mulai kocak atau aus. Jika dibiarkan, sistem pendinginan tidak akan maksimal dan berisiko menyebabkan overheat. Sangat disarankan untuk melakukan penggantian rutin setiap 100.000 KM demi menjaga kesehatan mesin jangka panjang.
Suspensi Nyaman dan Ketahanan Kaki-Kaki
Di sisi lain, Mitsubishi Mirage mendapat pujian pada sektor suspensi yang dinilai sangat pas—tidak terlalu keras namun tidak terlalu empuk. Menariknya, sistem steering atau setir Mirage terbukti lebih awet dan minim bunyi dibandingkan kakaknya, Mitsubishi Outlander.
Namun, pembeli harus waspada pada bagian bearing roda depan yang lebih cepat aus. Saat mengganti, pastikan Anda membeli bearing yang sesuai dengan tipe mobil Anda. Ada perbedaan spesifik antara Mirage dengan sistem rem ABS dan non-ABS; kesalahan pemasangan akan menyebabkan indikator ABS pada dashboard menyala terus-menerus.
Tips Modifikasi Kabin dan Head Unit
Masuk ke bagian interior, Mirage menawarkan dashboard dengan material yang terasa mewah di kelasnya. Namun, bagi pecinta audio, modifikasi head unit ke layar lebar akan sedikit menantang karena desainnya yang menyatu dengan frame dashboard.
Untuk kenyamanan, peredaman kabin Mirage dirasa masih kurang optimal, terutama suara putaran roda yang masuk ke dalam. "Menambahkan peredam tambahan di lantai, door trim, hingga bagian atap (roof) sangat direkomendasikan untuk menciptakan suasana kabin yang lebih senyap dan premium," tambahnya. (*)
Editor : Oksania Difa Ilmada