RADAR BLITAR - Nissan Gravitas 2026 resmi menjadi sorotan baru di segmen low MPV global setelah diperkenalkan sebagai mobil keluarga tujuh penumpang dengan harga sangat terjangkau. Nissan Gravitas 2026 langsung mencuri perhatian karena menawarkan kombinasi harga murah, fitur lengkap, serta desain modern yang disebut mampu menjadi penantang serius dominasi Toyota Avanza di pasar MPV.
Peluncuran Nissan Gravitas 2026 tidak terjadi di Indonesia, melainkan di India, namun dampaknya langsung terasa di pasar Asia termasuk Indonesia yang memiliki segmen low MPV sangat besar. Mobil ini dipasarkan dengan harga mulai sekitar 5,65 lakh rupee atau setara Rp105 jutaan untuk 1.001 konsumen pertama. Harga tersebut membuat Nissan Gravitas 2026 menjadi salah satu MPV tujuh penumpang paling murah di kelasnya.
Dengan strategi harga agresif tersebut, Nissan Gravitas 2026 diposisikan sebagai kendaraan keluarga ekonomis yang tetap mengutamakan fungsi, kenyamanan, dan efisiensi. Nissan memanfaatkan platform CMF-A yang juga digunakan Renault Triber, sehingga biaya produksi dapat ditekan tanpa mengorbankan fitur dasar yang dibutuhkan konsumen.
Desain SUV Look Jadi Daya Tarik Utama
Secara tampilan, Nissan Gravitas 2026 mengusung desain lebih berani dibanding MPV murah pada umumnya. Bahasa desainnya mengarah ke SUV look dengan grille besar, lampu LED modern, serta bumper tegas yang memberi kesan gagah. Varian launch edition bahkan dilengkapi aksen tambahan seperti grafis khusus, roof rail, dan velg 15 inci yang tampak seperti alloy meski masih menggunakan dop.
Di sisi interior, Nissan Gravitas 2026 tidak mengedepankan kemewahan, melainkan fungsi dan kepraktisan. Kabin dirancang sangat fleksibel dengan konfigurasi 7 penumpang, serta ruang penyimpanan melimpah di hampir setiap sudut. Bahkan tersedia dua glove box, cup holder, hingga ruang penyimpanan tersembunyi yang membuat mobil ini sangat fungsional untuk keluarga.
Fitur Modern dan Kenyamanan Harian
Dari sisi fitur, Nissan Gravitas 2026 dibekali layar infotainment 8 inci dengan dukungan Android Auto dan Apple CarPlay, serta panel instrumen digital 7 inci. Meskipun bukan yang paling canggih di kelasnya, sistem ini sudah cukup untuk kebutuhan hiburan dan navigasi harian.
Fitur lain yang disematkan termasuk keyless entry, push start button, cruise control, sensor parkir, kamera mundur, hingga sistem audio JBL pada varian tertentu. Dari sisi keselamatan, mobil ini membawa enam airbag, ABS EBD, ISOFIX, TPMS, serta electronic stability control.
Mesin Irit untuk Mobil Keluarga
Untuk performa, Nissan Gravitas 2026 menggunakan mesin 1.0 liter 3 silinder naturally aspirated dengan tenaga sekitar 72 hp. Pilihan transmisi manual 5 percepatan dan AMT ditawarkan untuk menyesuaikan kebutuhan pasar. Konsumsi bahan bakarnya diklaim mencapai sekitar 19 km/l, menjadikannya cukup efisien untuk penggunaan harian.
Namun, performanya tidak ditujukan untuk kecepatan tinggi, melainkan kenyamanan berkendara di perkotaan. Suspensi yang empuk membuat mobil ini terasa nyaman meski melewati jalan bergelombang, meskipun akselerasi terasa terbatas saat membawa beban penuh.
Tantangan di Pasar Indonesia
Meski menarik, tantangan Nissan Gravitas 2026 cukup besar jika masuk Indonesia. Konsumen Tanah Air masih sangat mempertimbangkan nilai jual kembali, jaringan servis, dan ketersediaan suku cadang. Di sisi lain, Toyota Avanza masih memiliki dominasi kuat di segmen ini.
Namun, jika Nissan mampu menghadirkan strategi harga agresif, produksi lokal, serta memperkuat layanan purna jual, Nissan Gravitas 2026 berpotensi menjadi game changer di segmen MPV murah.
Editor : Ingge Nayla Ayu Karina