JAKARTA - Pasar mobil bekas 100 jutaan semakin diminati pada 2026, terutama di tengah lonjakan harga mobil baru yang terus meningkat. Dengan dana sekitar Rp100 jutaan, konsumen kini justru memiliki lebih banyak opsi menarik di pasar mobil bekas, bahkan untuk kategori mobil keluarga.
Fenomena depresiasi kendaraan menjadi salah satu alasan utama. Mobil berusia 7 hingga 10 tahun diketahui memiliki penurunan harga yang cenderung stabil. Artinya, membeli mobil di segmen mobil bekas 100 jutaan saat ini bisa menjadi keputusan cerdas karena potensi kerugiannya relatif kecil saat dijual kembali.
Tak hanya sekadar alat transportasi, mobil di segmen ini juga bisa menjadi investasi keluarga yang efisien. Berikut tujuh rekomendasi mobil keluarga di kisaran mobil bekas 100 jutaan yang layak dipertimbangkan.
Nissan Serena 2012: MPV Mewah dengan Fitur Lengkap
Nissan Serena C26 Highway Star 2012 menawarkan kenyamanan layaknya mobil kelas atas. Mesin 2.000 cc dengan transmisi CVT memberikan pengalaman berkendara yang halus.
Fitur unggulannya meliputi electric sliding door, smart key, hingga captain seat di baris kedua. Kabin luas dan suspensi empuk menjadikannya ideal untuk keluarga besar. Namun, konsumsi BBM cukup boros dan perawatan CVT perlu perhatian ekstra.
Nissan Grand Livina 2017: Rasa Sedan dalam MPV
Bagi yang menginginkan kenyamanan berkendara ala sedan, Nissan Grand Livina 2017 bisa menjadi pilihan. Mesin 1.500 cc yang halus dipadukan dengan CVT menghasilkan pengalaman berkendara yang nyaman.
Konsumsi BBM tergolong irit dan kabin terasa ergonomis. Meski begitu, ground clearance rendah menjadi kekurangan saat melewati jalan rusak.
Toyota Avanza 2014: Pilihan Paling Aman
Toyota Avanza 1.3 E 2014 tetap menjadi primadona di segmen mobil bekas 100 jutaan. Mesin bandel, perawatan murah, dan spare part melimpah menjadi keunggulan utamanya.
Meski fitur tergolong sederhana dan suspensi cukup keras, Avanza dikenal sebagai mobil “anti rewel” yang cocok untuk penggunaan harian.
Suzuki Ertiga 2016: Nyaman dan Seimbang
Suzuki Ertiga GL 2016 menawarkan keseimbangan antara kenyamanan dan efisiensi. Mesin 1.400 cc cukup responsif, sementara suspensi empuk memberikan kenyamanan ekstra.
Interior terasa lebih premium dibanding kompetitor di kelasnya, menjadikannya pilihan menarik di segmen mobil bekas 100 jutaan.
Daihatsu Xenia 2017: Teknologi Lebih Modern
Daihatsu Xenia 1.3 X 2017 hadir dengan mesin dual VVT-i yang lebih efisien. Dibanding generasi sebelumnya, kenyamanan dan kekedapan kabin juga meningkat.
Dengan harga terjangkau, Xenia menawarkan value for money yang tinggi untuk keluarga.
Honda Mobilio 2014: Performa Terbaik di Kelasnya
Honda Mobilio 1.5 E 2014 menjadi pilihan bagi yang menginginkan performa lebih. Mesin 1.500 cc dengan tenaga 118 PS membuatnya unggul dalam akselerasi.
Handling juga lebih baik dibanding rivalnya, meski tingkat kebisingan kabin masih menjadi kekurangan.
Isuzu Panther 2010: Legenda Diesel Tangguh
Isuzu Panther 2010 dikenal sebagai mobil “kuda beban” yang tangguh. Mesin diesel 2.500 cc terkenal irit dan tahan banting.
Kapasitas penumpang besar dan biaya operasional rendah menjadi daya tarik utama, meski fitur keselamatan dan kenyamanan sangat terbatas.
Pilihan Cerdas Sesuai Kebutuhan
Memilih mobil bekas 100 jutaan harus disesuaikan dengan kebutuhan. Jika mengutamakan kenyamanan, Nissan Serena bisa jadi pilihan. Untuk efisiensi dan kemudahan perawatan, Avanza dan Xenia tetap unggul.
Sementara itu, Ertiga dan Mobilio cocok bagi yang mencari keseimbangan antara performa dan kenyamanan. Sedangkan Panther menjadi opsi terbaik untuk penggunaan berat dengan biaya rendah.
Sebelum membeli, pastikan melakukan pengecekan menyeluruh dan siapkan dana tambahan untuk servis awal. Dengan strategi yang tepat, mobil bekas di kisaran Rp100 jutaan bisa menjadi solusi cerdas sekaligus investasi jangka panjang.
Editor : Divka Vance Yandriana