BLITAR - Memiliki mobil keluarga yang nyaman dan tangguh tidak selalu harus membeli unit baru yang harganya kian melambung tinggi. Bagi masyarakat di wilayah Blitar yang sedang mencari kendaraan operasional dengan anggaran terbatas, pasar mobil bekas menawarkan opsi yang sangat menarik. Saat ini, banyak unit rekomendasi MPV bekas harga 100 jutaan yang memiliki durabilitas tinggi, fitur lengkap, dan mesin yang "badak" untuk menunjang mobilitas harian maupun perjalanan jauh.
Memilih mobil bekas di rentang harga ini memerlukan ketelitian agar mendapatkan unit yang tidak hanya murah, tetapi juga mudah dalam perawatan. Berdasarkan data pasar otomotif terkini, terdapat empat kontestan utama yang dianggap paling ideal bagi mereka yang mengutamakan reliabilitas dan nilai jual kembali yang stabil. Keempat mobil tersebut adalah Toyota Avanza generasi kedua, Toyota Innova Barong bensin, Suzuki Ertiga generasi pertama, dan Mitsubishi Xpander pre-facelift.
Rekomendasi MPV bekas harga 100 jutaan ini menjadi solusi cerdas dibandingkan memaksakan diri membeli mobil LCGC baru yang secara dimensi dan kenyamanan suspensi masih berada di bawah kelas MPV murni. Dengan mesin berkapasitas 1.300 cc hingga 2.000 cc, deretan mobil ini siap melibas berbagai medan di Jawa Timur dengan tenaga yang mumpuni dan daya tampung hingga tujuh penumpang.
Toyota Avanza Generasi Kedua: Sang Raja Jalanan yang Aman
Toyota Avanza generasi kedua (2011-2020) tetap menjadi pilihan paling aman dalam daftar rekomendasi MPV bekas harga 100 jutaan. Mobil ini dipilih karena posisinya yang pas di tengah: desainnya belum terlalu tua seperti generasi pertama, namun tetap mempertahankan penggerak roda belakang yang dikenal tangguh di tanjakan. Tersedia pilihan mesin 1.300 cc (1NR-VE) dan 1.500 cc (2NR-VE) yang sudah berteknologi Dual VVT-i pada varian facelift, membuatnya lebih irit bahan bakar.
Kelebihan utama Avanza adalah ketersediaan suku cadang yang melimpah dan harga jual kembali yang sangat stabil. Meskipun kekedapan kabinnya tergolong biasa saja, namun durabilitas mesinnya sudah teruji. Saat ini, unit Avanza generasi kedua dibanderol di kisaran Rp100 juta hingga Rp170 jutaan tergantung tahun dan tipenya.
Toyota Innova Barong: Kenyamanan Suspensi yang Empuk
Bagi keluarga di Blitar yang menginginkan kabin lebih lega dan suspensi yang lebih berkualitas, Toyota Innova Barong (2013-2015) adalah jawabannya. Fokus utama pada rekomendasi ini adalah varian bensin 2.000 cc (1TR-FE) karena harganya jauh lebih terjangkau dibandingkan varian diesel yang masih bertahan di atas Rp200 juta. Innova Barong menawarkan visibilitas yang sangat baik karena posisi dashboard yang rendah dibandingkan generasi Innova Reborn.
Kabin Innova yang luas mampu menampung banyak barang meskipun baris ketiga sedang digunakan. Namun, perlu dicatat bahwa konsumsi BBM versi bensin ini cenderung lebih boros dan akselerasinya sedikit lemot karena bobot mobil yang berat. Harga Innova Barong bensin saat ini berada di rentang Rp120 juta hingga Rp160 jutaan.
Suzuki Ertiga Generasi Pertama: Pilihan Paling Nyaman
Jika Anda mencari kenyamanan suspensi yang melampaui Avanza di tahun yang sama, Suzuki Ertiga generasi pertama (2012-2018) adalah opsinya. Mengandalkan mesin K14B 1.400 cc, Ertiga menawarkan efisiensi bahan bakar yang baik dan posisi duduk yang lebih ergonomis. Akses ke baris ketiga pun lebih mudah berkat desain pintu tengah yang cukup panjang.
Ertiga sudah dilengkapi fitur keamanan yang lumayan lengkap di zamannya, seperti rem ABS, EBD, hingga immobilizer pada tipe GX. Kelemahannya terletak pada bagasi yang relatif sempit jika kursi baris ketiga tidak dilipat. Untuk unit pre-facelift, harganya kini sangat kompetitif di angka Rp95 juta hingga Rp110 jutaan.
Mitsubishi Xpander Pre-Facelift: Tampilan Modern dan Elegan
Untuk warga Blitar yang mengincar mobil dengan desain lebih modern dan elegan, Mitsubishi Xpander (2017-2020) mulai masuk ke pasar mobil bekas dengan harga menarik. Meskipun harganya masih berada di angka Rp170 jutaan ke atas, Xpander menawarkan fitur keselamatan paling lengkap, mulai dari stability control hingga hill start assist.
Mesin 1.500 cc MIVEC miliknya dikenal responsif dan bertenaga. Kekurangannya ada pada beberapa unit awal yang mengalami masalah pada fuel pump (meskipun ada program recall gratis) dan lampu utama yang masih halogen sehingga kurang terang. Namun secara keseluruhan, Xpander tetap menjadi primadona bagi yang mengutamakan gaya dan kenyamanan berkendara modern. (*)
Editor : Riftanta Yuna Fellanda