Review Suzuki Ignis GX 2017 AMT, City Car Favorit Anak Muda yang Irit BBM Tapi Punya Kekurangan di Tanjakan

Ingge Nayla Ayu Karina • Dipublikasikan Kamis, 30 April 2026 | 20:43 WIB
Review Suzuki Ignis GX 2017 AMT, city car irit BBM dengan fitur lengkap tapi punya kekurangan saat melewati tanjakan.
Review Suzuki Ignis GX 2017 AMT, city car irit BBM dengan fitur lengkap tapi punya kekurangan saat melewati tanjakan.gemini ai

 

RADAR BLITAR - Suzuki Ignis GX 2017 masih menjadi salah satu city car yang banyak diminati hingga sekarang, terutama di kalangan anak muda. Desain unik bergaya crossover, konsumsi BBM irit, serta fitur melimpah membuat mobil ini tetap menarik di pasar mobil bekas.

Baca Juga: Mobil Bekas Rp40 Jutaan Minim Perbaikan, Ini 5 Rekomendasi Paling Bandel, Bikin Dompet Aman !

Dalam sebuah ulasan pengguna, Suzuki Ignis GX 2017 tipe tertinggi disebut memiliki banyak kelebihan dibanding city car lain di kelasnya. Namun di balik tampilannya yang modern, ternyata ada beberapa kekurangan yang wajib diketahui calon pembeli sebelum meminang mobil ini.

 

Keyword “Suzuki Ignis GX 2017” cukup banyak dicari karena mobil ini dikenal sebagai city car murah dengan fitur premium. Terlebih, harga bekasnya kini semakin terjangkau sehingga menjadi incaran pemburu mobil perkotaan.

 

Konsumsi BBM Suzuki Ignis Sangat Irit

 

Kelebihan utama Suzuki Ignis GX 2017 ada pada efisiensi bahan bakarnya. Pengguna mengungkapkan bahwa mobil bermesin 1.200 cc ini mampu mencatat konsumsi BBM hingga 24 kilometer per liter.

 

Angka tersebut tergolong sangat hemat untuk penggunaan harian di dalam kota. Karakter mesin Ignis memang dirancang untuk mobilitas perkotaan sehingga lebih fokus pada efisiensi dibanding performa agresif.

 

Selain irit, mesin Suzuki Ignis juga disebut tidak rewel. Ketersediaan suku cadang yang melimpah menjadi nilai tambah tersendiri karena memudahkan pemilik saat melakukan perawatan maupun perbaikan.

 

Faktor inilah yang membuat Ignis cukup diminati sebagai mobil pertama bagi anak muda maupun keluarga kecil yang membutuhkan kendaraan praktis dan ekonomis.

 

Transmisi AMT Jadi Kekurangan Utama

 

Meski punya banyak kelebihan, Suzuki Ignis GX 2017 tipe GX ternyata memiliki kelemahan pada sektor transmisi. Mobil ini menggunakan transmisi AMT atau Automated Manual Transmission yang membutuhkan penyesuaian saat digunakan.

 

Pengguna mengaku performa transmisi terasa kurang responsif ketika melewati jalan menanjak maupun turunan apabila menggunakan mode otomatis atau posisi D.

 

Mobil disebut terasa “ngeden” dan cenderung lemot saat dipakai di tanjakan. Karena itu, pemilik menyarankan penggunaan mode manual agar tenaga mobil lebih mudah dikontrol.

 

Karakter transmisi AMT memang berbeda dibanding transmisi otomatis konvensional. Pengemudi perlu memahami perpindahan gigi agar pengalaman berkendara terasa lebih nyaman.

 

Fitur Suzuki Ignis GX 2017 Tergolong Lengkap

 

Di sektor fitur, Suzuki Ignis GX 2017 mendapat banyak pujian. Mobil ini sudah dibekali berbagai fitur modern yang cukup lengkap untuk ukuran city car.

Baca Juga: 5 Kekurangan Suzuki Ignis yang Jarang Dibahas, Desain Unik hingga Suspensi Keras Jadi Sorotan Pengguna

Beberapa fitur unggulannya antara lain start stop engine, sensor parkir, steering switch control, hingga pengaturan leveling lampu. Pengaturan audio dan telepon juga sudah tersedia di lingkar kemudi sehingga lebih praktis digunakan saat berkendara.

 

Selain itu, Ignis juga memiliki instrumen cluster modern dengan tampilan sederhana namun informatif. Pengaturan fitur di dashboard disebut cukup mudah dipahami oleh pengemudi.

 

Kelebihan lainnya ada pada sistem AC digital yang sudah dilengkapi mode auto. Fitur tersebut dinilai sangat membantu ketika mobil digunakan di kondisi jalan perkotaan yang macet.

 

Suzuki juga menyematkan lampu DRL dan LED projector yang membuat tampilan Ignis terlihat lebih modern dibanding beberapa rival di kelasnya.

 

Kabin Depan Lega, Jok Belakang Sempit

 

Dari sisi akomodasi, pengguna menilai kabin depan Suzuki Ignis cukup nyaman. Ruang kaki dan ruang kepala untuk pengemudi maupun penumpang depan terasa lega untuk city car berukuran compact.

 

Namun kekurangan mulai terasa di bagian jok belakang. Ruang duduk belakang disebut cukup sempit, terutama jika digunakan untuk membawa baby seat atau car seat bayi.

 

Selain itu, ruang penyimpanan kecil juga menjadi catatan tersendiri. Meski memiliki tujuh tempat minum di dalam kabin, tempat penyimpanan barang dinilai kurang besar untuk kebutuhan harian.

 

Meski demikian, bagasi Suzuki Ignis dianggap cukup luas dibanding city car lain seperti Honda Brio. Bentuk bodi yang lebih tinggi membuat kapasitas bagasi terasa lebih lega.

 

Ground Clearance Tinggi Jadi Nilai Plus

 

Salah satu alasan Suzuki Ignis disukai banyak pengguna adalah ground clearance yang tinggi. Mobil terasa lebih aman ketika melewati genangan air maupun jalan rusak.

 

Visibilitas kaca depan juga dinilai cukup baik sehingga membantu pengemudi saat berkendara di area padat. Namun untuk visibilitas belakang, pengguna merasa area pandang cukup sempit.

 

Di bagian desain, tampilan depan Ignis dianggap menarik dan modern. Namun bagian belakang mobil sering dianggap terlalu “cungkring” oleh sebagian orang karena ukuran ban yang kecil.

 

Pengguna bahkan menyarankan penggantian velg atau ban dengan ukuran lebih besar agar tampilan Suzuki Ignis terlihat lebih proporsional dan gagah.

Editor : Ingge Nayla Ayu Karina
Sumber : youtube, DIOLAH
city car suzuki Review Suzuki Ignis Suzuki Ignis GX 2017 kelebihan ignis AMT konsumsi BBM ignis