RADAR BLITAR - Pengalaman memakai mobil harian menjadi informasi penting bagi calon pembeli kendaraan, terutama untuk city car mungil seperti Suzuki Ignis. Salah satu pengguna Suzuki Ignis 2020 transmisi manual membagikan pengalamannya setelah memakai mobil tersebut selama satu tahun penuh, mulai dari konsumsi BBM, biaya servis, hingga kekurangan yang mulai muncul.
Keyword “Suzuki Ignis 2020” menjadi sorotan karena mobil ini dikenal sebagai city car bergaya SUV dengan konsumsi bahan bakar yang irit. Dalam penggunaan harian, pemilik mengaku cukup puas dengan efisiensi BBM dan kenyamanan mobil untuk aktivitas perkotaan.
Selama satu tahun pemakaian, Suzuki Ignis 2020 manual tersebut telah menempuh jarak sekitar 6.870 kilometer. Mobil digunakan untuk aktivitas pergi-pulang kerja dengan jarak harian sekitar 20 kilometer. Menariknya, biaya bensin yang dikeluarkan tergolong hemat untuk ukuran mobil 1.200 cc.
Konsumsi BBM Suzuki Ignis Ternyata Sangat Irit
Pemilik mobil mengungkapkan bahwa dirinya hanya menghabiskan sekitar Rp250 ribu per bulan untuk membeli Pertamax. Dengan pola penggunaan harian tersebut, konsumsi BBM Suzuki Ignis diperkirakan mencapai sekitar 19 kilometer per liter.
Efisiensi bahan bakar menjadi salah satu alasan utama mengapa Suzuki Ignis masih diminati di pasar mobil bekas maupun city car entry level. Mesin 1.200 cc milik Ignis memang dikenal lebih fokus pada efisiensi dibanding performa agresif.
Bahkan jika dibandingkan dengan motor premium sekalipun, selisih pengeluaran bensin dinilai tidak terlalu jauh. Sebelumnya, pemilik menggunakan Yamaha NMAX dengan konsumsi BBM sekitar Rp170 ribu per bulan, sementara Ignis berada di angka Rp250 ribu per bulan.
Ground Clearance Tinggi Jadi Nilai Plus
Selain irit BBM, kelebihan Suzuki Ignis lainnya ada pada ground clearance yang cukup tinggi. Hal ini membuat mobil lebih aman ketika melewati jalan rusak maupun genangan air.
Menurut pengakuan pemilik, posisi bodi Ignis terasa lebih tinggi dibanding beberapa city car lain seperti Honda Brio. Karakter semi SUV yang dimiliki Ignis memang menjadi salah satu daya tarik utama mobil ini.
Ground clearance tinggi juga membuat pengemudi lebih percaya diri saat menghadapi kondisi jalan perkotaan yang tidak selalu mulus. Untuk pengguna di daerah rawan banjir atau jalan bergelombang, fitur ini menjadi keuntungan tersendiri.
Keluhan Muncul di Power Window
Meski memiliki banyak kelebihan, Suzuki Ignis 2020 ternyata tidak lepas dari kekurangan. Keluhan utama yang dirasakan pemilik muncul pada bagian power window sisi kiri depan.
Power window disebut mulai mengalami gejala macet setelah pemakaian satu tahun. Saat kaca diturunkan masih berjalan normal, namun ketika dinaikkan terkadang tidak responsif.
Kondisi tersebut cukup mengganggu, terutama ketika hujan turun dan kaca tidak bisa langsung ditutup. Pemilik mengaku harus beberapa kali mencoba tombol agar kaca kembali naik sempurna.
Selain masalah power window, keluhan lainnya ada pada performa mesin yang dinilai tidak terlalu bertenaga. Namun hal itu dianggap wajar karena Suzuki Ignis memang dirancang sebagai mobil irit bahan bakar, bukan mobil performa tinggi.
Biaya Servis Suzuki Ignis Selama Setahun
Dalam satu tahun penggunaan, mobil baru dua kali masuk bengkel resmi Suzuki. Servis pertama dilakukan saat odometer menyentuh 1.000 kilometer dan tidak dikenakan biaya alias gratis.
Sementara servis kedua dilakukan sekitar 5.000 kilometer dengan biaya sekitar Rp500 ribuan setelah mendapatkan potongan diskon jasa servis. Tanpa diskon, biaya servis disebut bisa mencapai Rp800 ribu hingga Rp900 ribu.
Pemilik juga menyarankan agar pergantian oli tidak mengikuti buku servis yang mencapai 10 ribu kilometer. Menurutnya, penggantian oli lebih baik dilakukan setiap 5 ribu kilometer agar kondisi mesin tetap optimal.
Pajak Tahunan Jadi Pertimbangan Pengguna Mobil
Hal lain yang cukup terasa bagi pengguna baru mobil adalah biaya pajak tahunan. Suzuki Ignis 2020 tersebut tercatat memiliki pajak sekitar Rp2,6 juta per tahun.
Angka itu jauh lebih besar dibanding pajak sepeda motor yang sebelumnya digunakan pemilik. Meski begitu, biaya operasional harian dari sisi bahan bakar masih dianggap cukup ekonomis.
Baca Juga: 5 Mobil Bekas Rp40 Jutaan Minim Perbaikan yang Sering Diremehkan, Padahal Paling Worth It !
Secara keseluruhan, Suzuki Ignis 2020 manual dinilai cocok untuk penggunaan dalam kota berkat konsumsi BBM irit, dimensi kompak, dan ground clearance tinggi. Namun calon pembeli tetap perlu mempertimbangkan biaya servis, pajak tahunan, serta beberapa kendala minor seperti power window dan performa mesin yang standar.
Editor : Ingge Nayla Ayu Karina