BLITAR KAWENTAR - Bursa mobil Jonggol kembali menjadi sorotan setelah video terbaru menampilkan deretan mobil bekas murah dengan harga yang bikin geleng kepala.
Mulai dari harga setara motor hingga ratusan juta, bursa mobil Jonggol menawarkan berbagai pilihan yang menggoda pemburu mobil bekas.
Dalam video tersebut, terlihat berbagai unit mobil bekas murah yang siap dilepas dengan sistem pembayaran cash only.
Penjual bahkan mengklaim harga masih bisa dinegosiasikan langsung di lokasi.
Hal ini membuat bursa mobil Jonggol semakin diminati, terutama bagi masyarakat yang mencari kendaraan dengan budget terbatas.
Menariknya, bursa mobil Jonggol tidak hanya menawarkan mobil bekas murah, tetapi juga layanan one stop shopping seperti perapian mesin, pengecatan, hingga pengecekan kaki-kaki kendaraan.
Pembeli juga disarankan membawa mekanik sendiri untuk memastikan kondisi mobil tetap prima sebelum transaksi dilakukan.
Pilihan Mobil Bekas dari Harga Puluhan Juta
Salah satu mobil yang mencuri perhatian adalah Daihatsu Terios 2018 yang ditawarkan di kisaran Rp170 juta.
Selain itu, terdapat Suzuki Ertiga 2015 dengan harga negosiasi mulai Rp125 juta. Mobil ini diklaim dalam kondisi baik, bebas banjir dan kecelakaan, serta memiliki fitur modern seperti kamera 360 derajat.
Bagi pemburu mobil murah, tersedia Perodua Kembara (Peroza) tahun 1994 yang dilepas mulai Rp30 jutaan. Bahkan, setelah negosiasi, harga bisa turun hingga Rp29 juta. Ada juga Kia Sportage 2005 yang dibanderol sekitar Rp45 juta, tergantung hasil tawar-menawar di lokasi.
Tak kalah menarik, Datsun Go+ Panca tahun 2015–2016 dijual mulai Rp60 jutaan. Mobil tiga baris ini menjadi incaran keluarga muda karena kapasitasnya yang lega dan harga yang relatif terjangkau dibanding pasaran.
Mobil Murah di Bawah Rp30 Juta Jadi Buruan
Segmen mobil bekas murah di bawah Rp30 juta juga menjadi daya tarik utama di bursa mobil Jonggol.
Beberapa unit seperti Chevrolet Blazer 2000 ditawarkan sekitar Rp28–29 juta. Meski memiliki PR di bagian pajak atau perawatan ringan, mobil ini tetap diminati karena kapasitas mesin besar.
Selain itu, Toyota Corolla 1992 dijual sekitar Rp33 juta, sementara Honda Accord 2003 bisa ditebus di kisaran Rp24 juta setelah memperhitungkan pajak tertunggak. Pilihan lain seperti Mitsubishi Eterna hingga Kia Visto bahkan bisa didapat mulai Rp17 juta hingga Rp25 juta.
Tak hanya itu, ada juga mobil dengan harga ekstrem seperti unit tertentu yang dilepas mulai Rp9 juta, meski membutuhkan perapian tambahan. Hal ini menunjukkan bahwa bursa mobil Jonggol benar-benar menawarkan berbagai kelas harga untuk semua kalangan.
Mobil Premium Ikut Diobral
Tidak hanya mobil murah, bursa mobil Jonggol juga menghadirkan unit premium seperti Toyota Alphard 2006 yang dijual sekitar Rp95–98 juta.
Harga ini jauh di bawah pasaran, sehingga menarik perhatian pembeli yang ingin naik kelas dengan budget terbatas.
Selain Alphard, Nissan Teana 2010 ditawarkan sekitar Rp70 jutaan, sementara Nissan Serena 2008 dilepas di kisaran Rp48–50 juta. Mobil-mobil ini umumnya masih dalam kondisi layak pakai dengan beberapa catatan minor yang bisa diperbaiki.
Penjual menegaskan bahwa sebagian besar mobil dalam kondisi siap pakai, meski ada beberapa unit yang membutuhkan perapian ringan. Namun, harga yang ditawarkan sudah disesuaikan dengan kondisi tersebut.
Strategi Obral Stok Jadi Daya Tarik
Fenomena harga murah di bursa mobil Jonggol ini disebut sebagai strategi menghabiskan stok dalam waktu singkat.
Penjual bahkan memberikan ruang negosiasi hingga jutaan rupiah bagi pembeli yang datang langsung ke lokasi.
Dengan variasi harga yang luas, mulai dari Rp9 juta hingga hampir Rp100 juta, bursa mobil Jonggol menjadi destinasi favorit bagi pencari mobil bekas murah. Namun, calon pembeli tetap disarankan untuk teliti dan melakukan pengecekan menyeluruh sebelum membeli.
Editor : Muhamad Ahsanul Wildan