JAKARTA - Renault Triber AMT 2026 kembali menjadi sorotan di segmen low MPV Indonesia. Mobil 7 penumpang asal Prancis yang diproduksi di India ini menawarkan kombinasi desain modern, fitur melimpah, dan kenyamanan berkendara yang cukup menarik.
Meski dibekali mesin kecil 1000cc tiga silinder dan transmisi otomatis AMT (Automated Manual Transmission), Renault Triber tetap berhasil mencuri perhatian konsumen yang mencari mobil keluarga dengan value tinggi. Bahkan, mobil ini pernah menyabet gelar low MPV terbaik versi GridOto Award 2020.
Namun, apakah Renault Triber AMT benar-benar layak dibeli di tahun 2026? Berikut ulasan lengkap kelebihan dan kekurangannya.
Mesin 1000cc Jadi Kelemahan Utama
Renault Triber menggunakan mesin 999 cc tiga silinder yang menghasilkan tenaga sekitar 72 dk dan torsi 96 Nm. Secara angka, performanya memang kalah dibanding rival seperti Daihatsu Sigra 1.2L yang mampu menghasilkan tenaga hingga 88 dk.
Saat dipadukan dengan transmisi otomatis AMT, akselerasi Triber terasa cukup lambat. Untuk melesat dari 0-100 km/jam, mobil ini membutuhkan waktu sekitar 18,6 detik, lebih lambat dibanding versi manual yang mencatat 16,3 detik.
Karakter mesin tiga silinder juga membuat getaran lebih terasa dibanding mesin empat silinder. Saat melaju di kecepatan tinggi, suara mesin cukup masuk ke kabin, apalagi saat mobil dipacu hingga 100 km/jam yang membuat putaran mesin menyentuh 3.500 rpm.
Bagi pengguna yang sering melewati tanjakan curam atau membutuhkan akselerasi cepat untuk menyalip, performa ini jelas bukan yang terbaik.
Transmisi AMT Ternyata Lebih Baik dari Ekspektasi
Meski banyak yang skeptis terhadap transmisi AMT, ternyata Renault Triber mampu memberikan pengalaman berkendara yang cukup nyaman.
Perpindahan gigi terasa lebih halus dibanding beberapa mobil bertransmisi AMT lain seperti Suzuki Ignis atau beberapa produk Wuling. Saat shifting, mobil tidak terlalu terasa mengangguk seperti karakter khas AMT pada umumnya.
Memang belum sehalus transmisi CVT atau torque converter biasa, tetapi untuk sebuah automated manual transmission, performanya cukup memuaskan.
Pengemudi juga bisa menggunakan mode manual saat menghadapi tanjakan atau membutuhkan tenaga tambahan agar perpindahan gigi lebih responsif.
Fitur Mewah yang Jarang Ada di Low MPV
Salah satu kekuatan utama Renault Triber AMT adalah fitur. Di kelas low MPV, mobil ini terasa sangat mewah.
Fitur smart key dan keyless entry memungkinkan pintu terbuka otomatis saat pengemudi mendekat dengan kunci di kantong. Mesin juga sudah menggunakan tombol start-stop engine yang praktis digunakan dalam aktivitas harian.
Head unit layar 8 inci sudah mendukung Android Auto dan Apple CarPlay, memudahkan navigasi hingga hiburan selama perjalanan.
Tak hanya itu, Triber juga dibekali AC double blower lengkap dengan ventilasi hingga baris ketiga. Bahkan terdapat chiller box di konsol tengah untuk menjaga minuman tetap dingin.
Fitur keselamatan juga cukup lengkap dengan empat airbags dan kamera parkir yang membantu pengemudi saat parkir di area sempit.
Kabin Luas dan Sangat Praktis
Meski panjang bodinya compact, Renault Triber menawarkan ruang kabin yang sangat lega untuk ukuran low MPV.
Baris kedua memiliki legroom lapang dengan jok yang bisa digeser maju-mundur dan direbahkan. Bahkan penumpang dengan tinggi sekitar 168 cm masih merasa nyaman duduk di baris kedua.
Baris ketiga memang lebih cocok untuk anak-anak atau perjalanan singkat, tetapi tetap usable berkat headroom yang cukup baik dan adanya blower AC hingga belakang.
Kepraktisan juga menjadi nilai jual utama. Banyak kompartemen penyimpanan tersedia di seluruh kabin, mulai dari glove box ganda, cup holder, storage terbuka, hingga konsol tengah yang besar.
Jok baris ketiga juga bisa dilepas untuk memperbesar ruang bagasi, meski prosesnya tidak sepraktis sistem pelipatan kursi pada mobil yang lebih mahal.
Handling dan Suspensi Jadi Nilai Plus
Soal kenyamanan berkendara, Renault Triber justru memberikan kejutan positif.
Suspensinya terasa nyaman dan handling-nya cukup stabil. Body roll memang masih terasa saat menikung, tetapi masih dalam batas wajar untuk sebuah MPV keluarga.
Karakter mobil ini lebih cocok untuk cruising santai daripada berkendara agresif. Di titik ini, Triber terasa seperti mobil Eropa dengan peredaman yang cukup baik dan kestabilan yang meyakinkan.
Kesimpulan: Masih Jadi Low MPV yang Menarik
Jika mencari mobil keluarga murah dengan fitur lengkap, desain modern, dan kenyamanan berkendara yang baik, Renault Triber AMT masih menjadi pilihan menarik di tahun 2026.
Kelemahan utamanya memang ada pada performa mesin yang terasa underpower, terutama saat membawa beban penuh.
Namun dengan fitur melimpah, tampilan stylish, kabin lega, dan harga yang kompetitif, Renault Triber tetap menjadi salah satu low MPV terbaik untuk konsumen yang lebih mengutamakan kenyamanan dibanding kecepatan.
Editor : Dyah Wulandari