(screenshot youtube)
JAKARTA - Mobil bekas paling irit harga Rp90-112 jutaan semakin diburu masyarakat yang ingin kendaraan hemat BBM, biaya servis murah, namun tetap nyaman dipakai harian. Menariknya, di rentang harga tersebut konsumen sudah bisa mendapatkan mobil tahun muda dengan fitur modern dan kondisi yang masih layak pakai.
Persaingan di segmen city car dan LCGC bekas kini semakin ketat. Nama-nama seperti Honda Brio, Suzuki Ignis, Toyota Agya, Daihatsu Ayla, hingga Karimun Wagon R menjadi pilihan utama karena terkenal hemat bahan bakar dan mudah dirawat.
Bagi pembeli yang mencari mobil bekas paling irit harga Rp90-112 jutaan, faktor konsumsi BBM, ketersediaan spare part, serta biaya pajak tahunan menjadi pertimbangan utama sebelum membeli kendaraan.
Honda Brio Tetap Jadi Favorit Anak Muda
Honda Brio generasi 2014-2015 masih menjadi salah satu city car bekas paling diminati. Mobil ini menggunakan mesin 1.200 cc i-VTEC empat silinder dengan tenaga 89 dk dan torsi 110 Nm.
Dibanding rivalnya, Brio dikenal memiliki performa paling responsif dan handling lincah sehingga cocok bagi pengemudi muda yang menyukai sensasi fun to drive.
Untuk konsumsi BBM, Honda Brio manual mampu mencatat angka sekitar 13-15 km per liter dalam kota dan hingga 20 km per liter untuk perjalanan luar kota. Sementara varian matik sedikit lebih boros.
Kelebihan lain Brio ada pada jaringan servis Honda yang luas serta spare part yang relatif mudah ditemukan. Namun, mobil ini memiliki kelemahan pada kabin belakang dan bagasi yang tergolong sempit.
Harga Honda Brio bekas di pasar saat ini berada di kisaran Rp90 juta hingga Rp112 jutaan tergantung tipe dan kondisi kendaraan.
Suzuki Ignis Disebut Mobil Paling Irit
Suzuki Ignis GL manual tahun 2017 menjadi salah satu mobil paling menarik di segmen ini. Mengusung mesin 1.200 cc empat silinder K12M, Ignis memang kalah tenaga dari Brio, tetapi unggul dalam efisiensi bahan bakar.
Dalam penggunaan perkotaan, konsumsi BBM Suzuki Ignis disebut mampu mencapai 15-17 km per liter. Sedangkan perjalanan luar kota bisa tembus 22 km per liter.
Desain crossover bergaya tolboy membuat headroom dan ruang kabin terasa lega. Ground clearance setinggi 180 mm juga membuat Ignis lebih nyaman melintasi jalan rusak maupun polisi tidur tinggi.
Selain irit, biaya perawatan Suzuki Ignis juga terkenal murah berkat harga spare part Suzuki Genuine Parts yang cukup terjangkau.
Kekurangan mobil ini ada pada material interior yang masih didominasi plastik keras dan karakter suspensi yang terasa agak kaku.
Toyota Agya dan Daihatsu Ayla Jadi Pilihan Rasional
Toyota Agya 1.0 G manual 2016 dan Daihatsu Ayla 1.2 R manual 2017 menjadi pilihan paling aman untuk konsumen yang mengutamakan biaya operasional murah.
Agya 1.0 memakai mesin tiga silinder 1.000 cc dengan konsumsi BBM sekitar 14-16 km per liter di dalam kota. Sedangkan Ayla 1.2 menggunakan mesin empat silinder yang lebih halus dan bertenaga.
Meski konsumsi BBM Ayla sedikit lebih boros, performanya dinilai jauh lebih nyaman untuk penggunaan harian maupun perjalanan luar kota.
Kelebihan utama kedua mobil ini adalah spare part yang sangat melimpah dan mudah ditemukan hingga bengkel kecil di daerah.
Pajak tahunan Agya dan Ayla juga tergolong murah, yakni sekitar Rp1,7 juta hingga Rp1,9 jutaan per tahun.
Baca Juga: Waspada Penipuan KUR lewat Tautan Medsos, BRI Ungkap Modus Operandi Pelakunya Seperti Ini
Datsun Go Plus dan Karimun Wagon R Punya Kelebihan Sendiri
Datsun Go Plus Panca menjadi satu-satunya mobil tujuh penumpang dalam daftar ini. Mobil produksi 2019-2020 tersebut menawarkan konfigurasi 5+2 dengan bagasi cukup luas jika kursi belakang dilipat.
Namun, konsumen diminta berhati-hati karena Datsun sudah menghentikan operasionalnya di Indonesia. Spare part fast moving memang masih tersedia karena berbasis Nissan March, tetapi komponen bodi dan interior mulai sulit dicari.
Dari sisi konsumsi BBM, Datsun Go Plus menjadi yang paling boros di daftar ini dengan rata-rata 11-13 km per liter dalam kota.
Sementara itu, Suzuki Karimun Wagon R 1.0 GL manual 2019 justru disebut sebagai salah satu mobil paling praktis dan hemat BBM.
Mesin tiga silinder 1.000 cc miliknya mampu mencatat konsumsi hingga 16 km per liter dalam kota dan lebih dari 20 km per liter untuk perjalanan luar kota.
Keunggulan utama Karimun Wagon R ada pada desain kabin tolboy yang memberikan ruang kepala sangat lega meski dimensi mobil tergolong mungil.
Editor : Dyah Wulandari