Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Dokter Mobil Blak-blakan soal Mobil China, Wuling Almaz dan DFSK Glory Disebut Tak Cocok Buat Ngebut

Muhamad Ahsanul Wildan • Sabtu, 2 Mei 2026 | 18:54 WIB
Mobil China seperti Wuling Almaz dan DFSK Glory dibongkar Dokter Mobil, dari fitur lengkap sampai kelemahan mesin. (Pinterest)
Mobil China seperti Wuling Almaz dan DFSK Glory dibongkar Dokter Mobil, dari fitur lengkap sampai kelemahan mesin. (Pinterest)

BLITAR KAWENTAR - Pembahasan soal mobil China kembali viral setelah kanal YouTube Dokter Mobil mengulas Wuling Almaz dan DFSK Glory secara terbuka.

Dalam video tersebut, reviewer menyampaikan berbagai kelebihan sekaligus kelemahan SUV asal Tiongkok yang kini semakin populer di Indonesia.

Keyword “mobil China” menjadi topik hangat karena penjualan kendaraan asal Negeri Tirai Bambu terus meningkat.

Banyak konsumen tertarik karena harga lebih murah dibanding rival Jepang, namun tetap dibekali fitur modern dan tampilan mewah.

Dalam video itu, reviewer menegaskan Wuling sebenarnya merupakan perusahaan otomotif besar di China dengan pengalaman panjang di industri kendaraan roda empat.

Karena itu, ia tidak meragukan kualitas dasar mesin maupun teknologi yang dibawa Wuling Almaz.

Apalagi SUV tersebut dikenal memiliki fitur yang sangat lengkap di kelasnya.

Baca Juga: Chevrolet Spark LTZ 2017 Bekas Kini Rp120 Jutaan, City Car Bermesin 1.400 CC Ini Disebut Lebih Nyaman dari Brio

Fitur Lengkap Jadi Senjata Utama

Menurut ulasan tersebut, alasan utama masyarakat membeli Wuling Almaz maupun DFSK Glory adalah kelengkapan fitur yang sulit ditemukan di mobil lain dengan harga serupa.

Mulai dari desain interior modern, tampilan eksterior gagah, hingga teknologi hiburan canggih menjadi daya tarik utama SUV China.

“Ketika keluar mereka dibeli karena fiturnya jauh lebih lengkap,” ujarnya.

Wuling Almaz bahkan disebut memiliki kabin yang terasa lebih nyaman dan futuristik dibanding DFSK Glory. Dari sisi desain, reviewer juga menilai Almaz lebih unggul.

Namun, di balik fitur melimpah tersebut, terdapat sejumlah kelemahan yang mulai dirasakan pengguna setelah pemakaian beberapa tahun.

Suspensi Cepat Menurun

Salah satu kritik terbesar diarahkan pada kualitas suspensi dan kaki-kaki mobil China.

Reviewer menyebut kenyamanan suspensi Wuling Almaz mengalami penurunan cukup cepat setelah dua tahun penggunaan.

Penurunan itu disebut terasa signifikan, terutama ketika mobil digunakan harian di jalanan perkotaan.

Selain suspensi, karakter turbo lag pada mesin Almaz juga menjadi sorotan. Respons tenaga dinilai kurang spontan sehingga beberapa pengguna memilih melakukan modifikasi ECU tambahan.

Meski begitu, reviewer mengakui secara umum mesin Wuling masih cukup baik untuk penggunaan normal sehari-hari.

DFSK Glory Pernah Viral Gara-gara Transmisi

Di sisi lain, DFSK Glory sempat tersandung masalah transmisi yang membuat mobil sulit menanjak.

Persoalan itu bahkan ramai diperbincangkan konsumen dan disebut sempat memicu class action.

Meski demikian, reviewer mengatakan masalah tersebut kini sudah diperbaiki oleh pihak DFSK.

“Sekarang sudah di-fix, mobil bisa naik gunung,” katanya.

Namun secara keseluruhan, DFSK Glory dinilai masih kalah dari Wuling Almaz dalam hal fitur dan kenyamanan interior.

Mobil China Fokus Kenyamanan, Bukan Performa

Hal menarik lain dari ulasan tersebut adalah penilaian bahwa mobil China memang tidak dirancang untuk performa tinggi.

Reviewer menegaskan kendaraan seperti Wuling Almaz dan DFSK Glory lebih cocok digunakan sebagai mobil keluarga dengan orientasi kenyamanan.

“Mobil China tidak didesain untuk kencangan,” ucapnya.

Karena itu, ia mengingatkan konsumen agar tidak berharap performa layaknya mobil sport atau kendaraan balap.

Selain nyaman digunakan di dalam kota, biaya sparepart mobil China juga disebut relatif murah. Namun, jaringan dealer Wuling dinilai jauh lebih luas dibanding DFSK yang masih terbatas di kota besar.

Di akhir video, reviewer mengaku lebih memilih Wuling Almaz karena fitur lebih lengkap dan pengalaman berkendara yang dianggap lebih nyaman dibanding DFSK Glory.

Baca Juga: Chevrolet Spark LTZ 2017 Bekas Kini Rp120 Jutaan, City Car Bermesin 1.400 CC Ini Disebut Lebih Nyaman dari Brio

Editor : Muhamad Ahsanul Wildan
#dokter mobil #Wuling Almaz #SUV China #DFSK Glory #Mobil China