Blitar Kawentar – Rekomendasi mobil bekas Rp100–150 juta non-LCGC kini semakin banyak diburu masyarakat. Dengan budget tersebut, konsumen tak hanya mendapatkan kendaraan, tetapi juga kenyamanan, fitur lengkap, dan performa yang jauh lebih baik dibanding mobil LCGC. Hal ini menjadi alasan utama mengapa banyak orang mulai melirik mobil bekas kelas menengah ketimbang mobil baru murah.
Dalam rekomendasi mobil bekas Rp100–150 juta non-LCGC, terdapat sejumlah pilihan menarik dari berbagai segmen, mulai dari sedan hingga SUV. Selain harga yang relatif terjangkau, mobil-mobil ini menawarkan kualitas material, fitur keselamatan, serta kenyamanan berkendara yang lebih unggul.
Pilihan mobil bekas Rp100–150 juta non-LCGC juga dinilai lebih “worth it” karena umumnya berasal dari segmen yang lebih tinggi saat pertama kali diluncurkan. Meski usia kendaraan sudah di atas 5–10 tahun, kualitasnya masih mampu bersaing, terutama jika kondisi terawat.
SUV Tangguh dengan Mesin Besar
Salah satu pilihan menarik adalah Honda CR-V 2.4 tahun 2011 yang dikenal dengan julukan “CR-V Kodok”. Mobil ini mengusung mesin 2.400 cc dengan tenaga mencapai 170 HP. Dari sisi kenyamanan, CR-V menawarkan interior luas, jok kulit, serta fitur dual zone AC yang jarang ditemukan di mobil LCGC.
Selain itu, fitur keselamatan seperti ABS dan Vehicle Stability Assist (VSA) turut melengkapi SUV ini. Meski konsumsi bahan bakarnya tergolong boros, performa dan kenyamanannya menjadi nilai jual utama.
Pilihan lain di segmen SUV adalah Mitsubishi Outlander. Dengan mesin 2.000 cc dan transmisi CVT, mobil ini menawarkan pengalaman berkendara yang halus. Fitur seperti panoramic roof, kamera parkir, hingga paddle shift membuat Outlander terasa modern dan premium di kelasnya.
Sedan Nyaman dan Elegan
Bagi pecinta sedan, Honda Accord menjadi opsi yang sangat menarik. Dengan mesin 2.400 cc dan tenaga hingga 180 PS, Accord menawarkan performa tinggi sekaligus kenyamanan maksimal. Interiornya dilengkapi jok elektrik, cruise control, hingga paddle shift.
Tak hanya itu, fitur keselamatan seperti ABS, EBD, dan Vehicle Stability Control membuat sedan ini tetap relevan digunakan hingga saat ini. Dengan harga di kisaran Rp110 jutaan, Accord menjadi salah satu pilihan terbaik di kelasnya.
Sementara itu, Toyota Vios tipe G menjadi alternatif yang lebih ekonomis. Mengusung mesin 1.500 cc, mobil ini dikenal irit bahan bakar dan biaya perawatan. Fitur seperti head unit touchscreen, AC digital, dan sensor parkir membuatnya tetap nyaman digunakan untuk mobilitas harian.
SUV Keluarga yang Fungsional
Di segmen SUV keluarga, Toyota Rush tahun 2015 juga layak dipertimbangkan. Mobil ini menggunakan penggerak roda belakang (RWD) yang membuatnya lebih tangguh di berbagai kondisi jalan.
Dari sisi fitur, Rush sudah dilengkapi AC double blower, sensor parkir, dan kabin yang cukup luas untuk penumpang. Meski suspensinya cenderung keras, karakter ini justru memberikan kesan kokoh saat dikendarai.
Lebih Worth It dari LCGC
Dibandingkan mobil LCGC, pilihan mobil bekas Rp100–150 juta non-LCGC jelas menawarkan lebih banyak keunggulan. Mulai dari material interior yang lebih baik, fitur keselamatan lengkap, hingga performa mesin yang lebih bertenaga.
Meski demikian, calon pembeli tetap perlu memperhatikan kondisi kendaraan sebelum membeli. Pastikan mobil memiliki riwayat servis jelas dan telah melalui inspeksi menyeluruh untuk menghindari biaya perbaikan yang besar di kemudian hari.
Dengan pilihan yang beragam, konsumen kini memiliki banyak opsi untuk mendapatkan mobil nyaman tanpa harus mengeluarkan biaya besar. Selama selektif dan cermat, mobil bekas di rentang harga ini bisa menjadi investasi kendaraan yang sangat menguntungkan.
Editor : M. Helmi Nurhisam