Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Chevrolet Spin Bekas Kian Diburu, MPV “Terlupakan” Ini Ternyata Lebih Nyaman dari LCGC?

Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari • Senin, 4 Mei 2026 | 17:40 WIB
Chevrolet Spin bekas kembali dilirik! MPV nyaman dengan fitur lengkap ini jadi alternatif menarik dibanding LCGC. (Pinterest.com)
Chevrolet Spin bekas kembali dilirik! MPV nyaman dengan fitur lengkap ini jadi alternatif menarik dibanding LCGC. (Pinterest.com)

 
JAKARTA - Chevrolet Spin bekas mulai kembali dilirik pasar otomotif Indonesia. MPV tujuh penumpang yang sempat “terlupakan” ini kini justru menarik perhatian karena kenyamanan dan fitur yang dinilai lebih unggul dibanding mobil LCGC sekelasnya.

Chevrolet Spin merupakan produk global dari pabrikan Amerika Serikat yang dikembangkan di Brasil. Untuk pasar Asia Tenggara, mobil ini sempat dirakit di Bekasi dan dipasarkan di Indonesia sejak 2013 hingga akhirnya dihentikan produksinya pada 2015. Meski hanya memiliki satu generasi, Chevrolet Spin bekas masih banyak ditemukan di pasar mobil second.

Di awal kemunculannya, Chevrolet Spin hadir dengan pilihan mesin yang cukup beragam untuk kelasnya. Tersedia varian bensin 1.500 cc serta mesin diesel kecil 1.200 cc dan 1.300 cc—yang kala itu cukup langka di segmen Low MPV. Hal ini menjadi salah satu daya tarik utama Chevrolet Spin bekas di mata konsumen.

Baca Juga: Kia Picanto 2008 Bekas Harga 55 Jutaan, City Car Irit BBM dengan Fitur Lengkap, Masih Layak Diburu?

Desain Masih Relevan, Dimensi Lebih Stabil

Secara tampilan, Chevrolet Spin masih terlihat modern meski usianya sudah lebih dari satu dekade. Desain grille khas Chevrolet dengan dua bagian serta dimensi panjang sekitar 4,3 meter membuat mobil ini terlihat proporsional.

Wheelbase yang mencapai sekitar 2.620 mm membuat Spin lebih stabil dibanding rival Jepang di kelasnya yang rata-rata berada di angka 2.500 mm. Efeknya terasa pada kabin yang lebih lega dan kenyamanan berkendara yang lebih baik.

Material bodi juga tergolong tebal, memberikan kesan kokoh dan tidak “ringkih” seperti beberapa mobil LCGC. Ini menjadi nilai tambah bagi konsumen yang mengutamakan durability.

Baca Juga: Cara BRI Maknai Momen Hardiknas: Peduli Gelar Kelas Inspirasi hingga Berbagi Alat Tulis di SDN 104 Langensari Bandung

Interior Fungsional, Fitur Cukup Lengkap

Masuk ke dalam kabin, Chevrolet Spin menawarkan berbagai fitur yang tergolong lengkap di masanya. Salah satu keunggulan utama adalah hadirnya double blower AC hingga baris ketiga—fitur yang bahkan belum tentu ditemukan di kompetitor saat itu.

Kapasitas bagasi cukup standar untuk MPV tujuh penumpang, mampu menampung dua koper ukuran sedang. Namun, konfigurasi kursi baris ketiga yang tidak bisa dilipat rata menjadi sedikit kekurangan.

Dari sisi kenyamanan, jok terasa cukup keras, namun masih nyaman untuk perjalanan jarak menengah. Posisi duduk pengemudi juga dinilai ergonomis dengan visibilitas luas berkat kaca depan yang besar.

Baca Juga: Harga Honda Brio 2026 Mulai Rp170 Jutaan, Masih Layak Jadi Raja City Car di Tengah Gempuran Rival ?

Performa Mesin dan Handling

Untuk varian 1.200 cc, Chevrolet Spin dibekali mesin 4 silinder dengan tenaga sekitar 86 hp dan torsi 115 Nm. Tenaga tersebut disalurkan ke roda depan melalui transmisi manual 5 percepatan.

Secara performa, akselerasi memang tidak seagresif kompetitor seperti Toyota Calya atau Daihatsu Sigra. Namun, karakter mesin yang halus dan stabil menjadi nilai plus tersendiri.

Suspensi menjadi salah satu keunggulan utama Chevrolet Spin. Karakternya empuk namun tetap stabil, sehingga nyaman digunakan baik di dalam kota maupun perjalanan luar kota. Handling juga terasa lebih solid, khas mobil Eropa atau Amerika.

Baca Juga: Chevrolet Spark LTZ 2017 Bekas Kini Rp120 Jutaan, City Car 1400 CC Ini Disebut Lebih Nyaman dari Brio RS

Kelemahan: Sparepart dan Durabilitas AC

Di balik berbagai kelebihan tersebut, Chevrolet Spin bekas juga memiliki beberapa catatan penting. Salah satunya adalah ketersediaan sparepart yang tidak sebanyak mobil Jepang.

Sejak General Motors menghentikan operasionalnya di Indonesia, konsumen harus lebih aktif mencari suku cadang, terutama melalui platform online. Meski tidak tergolong langka, proses pencarian bisa lebih rumit.

Selain itu, sektor AC juga kerap menjadi keluhan pengguna. Beberapa laporan menyebutkan komponen AC seperti evaporator memiliki durabilitas yang kurang baik dan membutuhkan perawatan ekstra.

Baca Juga: Harga Chevrolet Spark LTZ 2017 Bekas Anjlok, Fiturnya Disebut Lebih Lengkap dan Nyaman Dibanding Honda Brio

Layak Dibeli?

Secara keseluruhan, Chevrolet Spin bekas masih menjadi pilihan menarik bagi konsumen yang mengutamakan kenyamanan dan fitur. Dengan harga yang kini semakin terjangkau, mobil ini menawarkan value yang sulit ditandingi di kelasnya.

Namun, calon pembeli tetap harus mempertimbangkan aspek perawatan dan ketersediaan sparepart sebelum memutuskan meminang Chevrolet Spin bekas.

Bagi yang lebih mengutamakan kenyamanan berkendara dibanding kemudahan perawatan, Chevrolet Spin bisa menjadi opsi yang sangat menggoda di pasar mobil bekas Indonesia.

Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari
#MPV murah Indonesia #mobil bekas nyaman #Chevrolet Spin bekas #review Chevrolet Spin #spesifikasi Chevrolet Spin