BLITAR KAWENTAR- Suzuki Ertiga Hybrid 2022 menjadi sorotan di segmen Low MPV setelah hadir membawa teknologi elektrifikasi Smart Hybrid. Di tengah persaingan ketat dengan model seperti Avanza, Xenia, hingga Xpander, Suzuki mencoba menawarkan sesuatu yang berbeda lewat efisiensi bahan bakar.
Suzuki Ertiga Hybrid 2022 tidak hanya mengandalkan desain atau fitur, tetapi juga fokus pada peningkatan konsumsi BBM. Teknologi hybrid ringan yang diusung diklaim mampu membuat mobil ini lebih hemat dibanding versi non-hybrid, terutama untuk penggunaan dalam kota.
Dalam pengujian yang dilakukan, Suzuki Ertiga Hybrid 2022 menunjukkan peningkatan efisiensi yang cukup signifikan. Hal ini menjadi daya tarik utama, terutama di tengah naiknya harga bahan bakar dan kebutuhan mobil keluarga yang ekonomis.
Teknologi Smart Hybrid Jadi Andalan
Suzuki Ertiga Hybrid 2022 menggunakan sistem Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS), yang berbeda dari hybrid penuh seperti milik Toyota. Sistem ini mengandalkan Integrated Starter Generator (ISG), baterai, serta motor listrik kecil.
Motor listrik tidak bekerja secara mandiri, melainkan membantu mesin bensin saat akselerasi awal. Selain itu, sistem ini juga dilengkapi fitur auto start-stop yang mematikan mesin saat berhenti, seperti di lampu merah, untuk menghemat bahan bakar.
Baterai akan terisi melalui regenerative braking saat mobil melakukan deselerasi. Energi yang biasanya terbuang ini dikonversi menjadi listrik dan disimpan untuk digunakan kembali.
Hasil Tes Konsumsi BBM Dalam Kota
Pengujian dilakukan dalam kondisi lalu lintas padat di perkotaan. Hasilnya, Suzuki Ertiga Hybrid 2022 mencatat konsumsi BBM mencapai 14,4 km per liter.
Angka ini lebih baik dibandingkan versi non-hybrid yang hanya mencatat sekitar 12,3 km per liter. Artinya, ada peningkatan efisiensi sekitar 2,1 km per liter.
Kontribusi terbesar datang dari motor listrik yang membantu kerja mesin saat akselerasi. Selain itu, fitur auto start-stop juga berperan meski dampaknya tidak terlalu besar secara keseluruhan.
Performa dan Pengendaraan
Secara performa, Suzuki Ertiga Hybrid 2022 masih mengandalkan mesin K15B 1.500 cc dengan tenaga 104 PS dan torsi 138 Nm. Secara angka tidak berubah, namun terasa ada tambahan dorongan di putaran bawah.
Dalam pengujian akselerasi, mobil ini mampu mencatat waktu 0-100 km/jam dalam 13,3 detik. Lebih cepat sekitar 0,4 detik dibanding versi non-hybrid.
Dari sisi kenyamanan, kabin terasa cukup kedap dibanding rival seperti Avanza dan Xenia. Suspensi tergolong nyaman meski sedikit terasa keras saat melewati sambungan jalan tol.
Konsumsi BBM di Jalan Tol
Berbeda dengan dalam kota, performa efisiensi Suzuki Ertiga Hybrid 2022 di jalan tol tidak terlalu menonjol. Dalam pengujian, konsumsi BBM berada di angka 17 km per liter.
Hal ini disebabkan motor listrik yang tidak aktif pada kecepatan tinggi. Selain itu, penggunaan transmisi otomatis 4-percepatan juga membuat putaran mesin relatif lebih tinggi dibanding rival yang sudah menggunakan CVT.
Akibatnya, efisiensi di kecepatan konstan tidak seoptimal saat kondisi stop and go di dalam kota.
Fitur dan Interior
Dari sisi fitur, Suzuki Ertiga Hybrid 2022 mendapatkan beberapa peningkatan seperti cruise control, tampilan MID khusus hybrid, serta interior bernuansa hitam yang lebih sporty.
Namun, masih ada beberapa kekurangan seperti belum adanya Android Auto dan Apple CarPlay. Selain itu, lampu utama masih menggunakan halogen, bukan LED.
Meski begitu, kabin tetap menjadi keunggulan dengan ruang lega hingga baris ketiga serta fitur pendingin udara yang cukup merata.
Harga dan Posisi di Pasar
Suzuki Ertiga Hybrid 2022 ditawarkan dengan harga mulai Rp270 jutaan hingga di bawah Rp300 juta untuk varian tertinggi Suzuki Sport.
Harga ini membuatnya menjadi salah satu LMPV hybrid paling terjangkau di Indonesia. Dibandingkan rival seperti Mitsubishi Xpander atau Toyota Avanza terbaru, Ertiga Hybrid menawarkan nilai lebih dari sisi efisiensi.
Kesimpulan
Suzuki Ertiga Hybrid 2022 berhasil membuktikan diri sebagai LMPV yang lebih hemat bahan bakar, terutama untuk penggunaan dalam kota. Teknologi Smart Hybrid memang bukan yang paling canggih, namun cukup efektif meningkatkan efisiensi.
Bagi konsumen yang mencari mobil keluarga irit dengan harga kompetitif, Ertiga Hybrid bisa menjadi pilihan menarik. Meski masih memiliki beberapa kekurangan, keunggulan konsumsi BBM menjadi nilai jual utama di tengah persaingan ketat segmen LMPV.
Editor : Dinar Ananda Putri